Banjarmasin Timur Tegang, Remaja Bersajam Kejar-kejaran di Kafe Arwana Sasar Mahasiswi Tanah Bumbu, Gembong Jambret Banjarmasin Bertekuk Lutut 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Sungai Hantakan Meluap, 12 Pondok di Pulau Mas HST Larut Terbawa Arus Libur Panjang di Marabahan, Kelotok Susur Sungai Barito Dibikin Kewalahan

Ditahan Imbang Tarakan Putra Banten Jaya, Persetala Gagal Tembus 32 Besar Liga Tiga Nasional

- Apahabar.com Selasa, 3 Desember 2019 - 11:06 WIB

Ditahan Imbang Tarakan Putra Banten Jaya, Persetala Gagal Tembus 32 Besar Liga Tiga Nasional

Kendati Tampil menyerang Persetala harus mengubur mimpi untuk lanjut di 32 Besar Liga 3 Nasional. apahabar.com/Ali Chandra

apahabar.com, PELAIHARI – Persetala harus menelan pil pahit setelah ditahan imbang Tarakan Putra Banten Jaya dengan skor 0-0. Dengan hasil imbang tersebut, Persetala gagal masuk 32 besar liga tiga Nasional 2019.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Pertasi Kencana Pelaihari, Senin (02/12) itu, Persetala mencari kemenangan untuk masuk ke 32 besar zona nasional. Sebab sebelumnya, saat bermain di kandang Tarakan Putra Banten Jaya, Persetala sudah kalah 0-1.

Sayangnya, saat berlaga di Pertasi Kencana, Dewi Fortuna tidak berpihak pada timPersetala. Serangan demi serangan dilancarkan para pemain Persetala, baik melalui sayap maupun di barisan tengah,tidak mampu menembus rapatnya pertahanan Tarakan Putra Banten Jaya.

Memasuki babak kedua, tim tamu cenderung bertahan. Serangan yang terus dilancarkan Persetala terus dipentalkan. Skor kacamata tetap tak berubah hingga peluit akhir ditiupkan.

Dengan hasil itu, Tarakan Putra Banten Jayaasal Kalimantan Timur yang berhak meraih tiket melaju ke zona Nasional Liga Tiga.

Usai pertandingan, pelatih Tarakan Putra Banten Jaya, Slamet Riyadi mengaku sangat beruntung mampu menahan imbang Persetala.

“Kami tahu tuan rumah bakal bermain menyerang sebab sama-sama punya peluang untuk lolos. Namun kami sudah mengantisipasinya,” katanya.

“Apalagi kapten tim tuan rumah tidak bermain lantaran akumulasi kartu kuning. Ini menjadi keberuntungan buat kami. Sebab pemain yang satu itu cukup kuat dan mampu menjadi Jendral lapangan terbaik kami pikir,”sebutnya.

Sementara itu,pelatih Persetala Edy Porwanto mengatakan keberuntungan belum menghampiri mereka, pasalnya sejumlah peluang belum bisdimaksimalkan.

“Taktik dan strategi sudah sejalan dengan apa yang kita instruksikan, bahkan sejumlah peluang hadir. Namun lagi-lagi penyelesaian akhir yang belum tepat sasaran,”bebernya.

Dia mengakui, akan mengevaluasi kembali permainan timnya, meski sudah tidak lolos ke zona nasional.

Baca Juga: Hadapi Liga 3, Persetala Launching Jersey Tim

Baca Juga: Sambut Kompetisi Liga 3 2019, Persetala Disuntik Pengusaha Lokal

Reporter: Ahc14
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pemuda di Barabai Tewas Ditusuk Berkali-Kali, Pelaku Serahkan Diri
apahabar.com

Kalsel

Guru Besar ULM Nilai Putusan Majelis Hakim PTUN Aneh
apahabar.com

Kalsel

Penabrak Lari yang Ngaku Polisi di Banjarmasin Ternyata Sudah Diamankan
apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Kartini, Pengendara Wanita Dapat Helm dan Bingkisan
apahabar.com

Kalsel

Dokter Halim Gaet Kader Gerindra Maju Pilwali Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Jembatan Antasari Jadi Lautan Eceng Gondok, Juragan Klotok Sampai Terjebak
apahabar.com

Kalsel

Alhamdulillah! Gerimis Turun di Pagatan
apahabar.com

Kalsel

Pilwali Banjarmasin 2020, Ananda-Mushaffa Susul Paslon Lain Serahkan Akun ke KPU
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com