Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Dongkrak Sektor Pariwisata, Pemprov Kalteng Terima DAK Rp3,4 M

- Apahabar.com Senin, 2 Desember 2019 - 07:00 WIB

Dongkrak Sektor Pariwisata, Pemprov Kalteng Terima DAK Rp3,4 M

Pantai Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawarigin Timur, Kalteng. Foto-Istimewa.

apahabar.com, SAMPIT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) berupaya mengembangkan potensi sejumlah wisata alam di sana. Tak sedikit dana yang akan dialakosikan untuk pengembangan sektor pariwisata.

“Ada dana alokasi khusus (DAK) cukup besar untuk membantu pengembangan pariwisata di daerah ini, sekitar Rp3,4 miliar dan ada yang lainnya juga yang bisa dibantu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat meresmikan Kemah Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif atau Kemah ELY 2019 yang dilaksanakan di bumi perkemahan yang terletak di pinggir pantai tersebut, Minggu (1/12).

Salah satunya pantai Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawarigin Timur. Melihat dari potensinya, pantai ini sering jadi destinasi wisata masyarakat dari dan luar Kalteng.

Sugianto yang didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng, Guntur Talajan mengatakan Pantai Ujung Pandaran merupakan aset pariwisata yang baik dan harus dikelola secara profesional.

Pemerintah provinsi siap membantu pengembangan pantai yang membentang dari Kotawaringin Timur hingga Seruyan tersambung. Sugianto mengajak kedua kabupaten tersebut untuk mengembangkan potensi wisata pantai.

Sugianto menilai pariwisata akan menjadi kekuatan ekonomi ke depan akan dikelola secara profesional. Sektor pariwisata akan membuka banyak lapangan kerja bagi masyarakat sehingga bisa menyerap sekitar 4.000 sarjana yang bertambah setiap tahunnya.

“Pemerintah provinsi akan masuk untuk membantu pengembangannya, misalkan Kotawaringin Timur dan Seruyan masing-masing mengeluarkan Rp20 miliar maka Pemerintah Provinsi Kalteng mungkin bisa membantu Rp50 miliar untuk mengembangkan pariwisata ini,” jelas Sugianto.

Kearifan dan budaya lokal juga harus diperhitungkan karena merupakan daya tari pariwisata Kalimantan Tengah. Pariwisata juga akan membantu sektor lain seperti jasa angkutan, perdagangan dan lainnya.

Sugianto mengajak masyarakat untuk ramah dan terbuka menyambut kedatangan turis asing. Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan ini yang diberikan anugerah Pantai Ujung Pandaran yang sangat luar biasa maka harus selalu dijaga.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng Guntur Talajan mengatakan tahun 2020 nanti ada DAK dari pemerintah pusat sebesar Rp3,4 miliar dan DAK dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Rp600 juta.

“Ini terbesar di Kalteng untuk pengembangan dan peningkatan sarana pariwisata. Kami sangat yakin Pantai Ujung Pandaran ini bisa terus dikembangkan dan menjadi andalan Kalteng,” kata Guntur.

Baca Juga: Aniaya Eks Istri, Kerabat Legislator DPRD Barito Utara Ditangkap

Baca Juga: Polres Barut Musnahkan 27 Gram Sabu

Sumber: Antara
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

DWP Kapuas

Kalteng

Apollonia Septedy Pimpin DWP Kapuas Periode 2020-2025
apahabar.com

Kalteng

Tim Aksi Sosial Demokrat Kalteng Bantu Pemerintah Lawan Corona
apahabar.com

Kalteng

Sebarkan Ujaran Kebencian, SR Dipanggil Aparat Polres Barito Utara
apahabar.com

Kalteng

Kapolda Tegaskan Karhutla Kalteng Bukan karena Faktor Alam
Polres Barut Ringkus Pemilik 36 Paket Sabu

Kalteng

Polres Barut Ringkus Pemilik 36 Paket Sabu
apahabar.com

Kalteng

Danrem 102 Panju Panjung Tinjau Program Bedah Rumah di Kapuas
Kalteng

Kalteng

Warga Kapuas Kalteng Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
apahabar.com

Kalteng

Belum Termasuk Kapuas, Belasan Ribu Jiwa Terdampak Banjir Kalteng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com