Armada Batu Bara Nebeng Fasum, Puluhan Pemuda Kotabaru Turun ke Jalan Megaproyek 4 Smelter Haji Isam, Prof Mutia Bilang Begini  Kata Pemprov Soal Megaproyek 4 Smelter Haji Isam di Kalsel Bersih-bersih Badut Jalanan di Kapuas, Satu dari Banjarmasin Terjaring Resmi Dubes, Pengganti ‘Urang Banua’ Jadi Jubir Jokowi Masih Tanda Tanya

Dua Proyek Rampung, H. Upi : Kalau Tak Ada Sidak, Tak Mungkin Selesai

- Apahabar.com     Senin, 30 Desember 2019 - 19:30 WITA

Dua Proyek Rampung, H. Upi : Kalau Tak Ada Sidak, Tak Mungkin Selesai

Ketua DPRD Tanbu, H. Supiansyah. Foto-apahabar.com/Syahriadi

apahabar.com, BATULICIN – Dua proyek pemerintah daerah yang mampu diselesaikan di penghujung tahun 2019 mendapat apresiasi positif sejumlah pihak. Apresiasi juga datang dari Ketua DPRD Tanah Bumbu, H. Supiansyah.

Dua proyek tersebut yaitu Gedung Rawat Inap Kelas III RSUD Tanbu dan Gedung Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI).

“Alhamdulillah selesai. Tujuan kita turun melakukan sidak kemarin memang supaya pekerjaan selesai. Seandainya kita tidak turun sidak, tidak mungkin selesai. Dan ini memang harapan kita,” kata H. Upi, sapaan akrabnya.

Meski mengapresiasi, tetapi dia memberikan catatan untuk proyek Ruang Kelas III RSUD dr. Andi Abdurrahman Noor. Ia menilai jika melihat kontrak, mestinya pekerjaan tersebut sudah harus selesai pada 17 Desember 2019.

Politisi PDI Perjuangan itu menyebut penyelesaian dua proyek itu melampaui batas kontrak. Namun, kata dia, kontraktor bertanggungjawab untuk menyelesaikan semua itu walaupun ada denda.

“Kalau kita berbicara persentase mengenai 100 persen bangunan selesai, tidak juga. Paling-paling sekira 90 persen sekian, akan tetapi bisa dikatakan atau disebut 100 persen,” ujarnya.

Sebelumnya H Supiansyah memang sempat menyangsikan selesainya 2 proyek itu. Ia juga sempat menggelar sidak ke lokasi proyek tersebut.

Setelah sidak dilakukan, dia baru melihat pihak kontraktor langsung menggenjot pekerjaan dengan menambah tenaga pekerja dan jam kerja.

“Sehingga akhirnya dapat terselesaikan, walaupun melampaui batas kontrak,” katanya.

Berbeda dengan statemen H. Supiansyah, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Tanah Bumbu, Fery Hariyanto, mengungkapkan kontrak awal memang sampai 17 Desember. Namun, ada adendum kontrak sekaligus perpanjangan waktu pelaksanaan menjadi 30 Desember 2019.

“Kalau adendum waktu tidak ada denda selama tidak melampaui waktu yang disepakati dalam adendum penambahan waktu dan atau melampaui tahun anggaran,” kata Fery.

Baca Juga: 1 Desa 1 Rumah Tahfiz Diklaim Mampu Wujudkan Tanbu yang Intelektual

Baca Juga: H. Damrah Apresiasi Pembangunan Gedung Unit Transfusi Darah di Tanbu

Baca Juga: Berhalangan Hadir, Jemaah Doakan Kesembuhan Habib Luthfi Bin Yahya

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri “Tanah Bumbu Berselawat” di Masjid Al Falah

Reporter: Syahriadi
Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

April, 330 ASN di Tanbu Naik Pangkat
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Wajah-wajah Baru Diprediksi Isi Kursi DPRD Tanbu
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Bagikan Hand Sanitizer dan Masker
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Sudian Noor : Pencegahan Stunting Perlu Sinergisitas
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Hadirkan Sentra UMKM dan Pusat Kuliner, Hipmi Tanah Bumbu Gandeng Perbankan
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Kenang Pejuang, Cucu Raja Pagatan Baca Nukilan Sejarah
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Kampanye Anti Ilegal Fishing di Lomba “Maunjun Papuyu”
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Peserta SKB CPNS Wajib Daftar Ulang, Catat Tanggalnya!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com