Kebakaran Jalan Manggis, Los Bedakan Diduga Sengaja Dibakar Sopir di Banjarmasin Setop Logistik ke Palangka Raya, Ada Apa? Resmi, Batola Laksanakan PSBB Jilid Kedua Horee, Insentif Tenaga Medis di Banjarmasin Segera Dibayar Kebakaran Jalan Manggis, Korban Tinggal Baju di Badan




Home Kalsel

Senin, 2 Desember 2019 - 12:00 WIB

Dugaan Penipuan, Bupati Balangan Bantah Pertemuan 23 April

rifad - Apahabar.com

Bupati Balangan Ansharuddin usai menjalani sidang lanjutan dugaan penipuan cek kosong senilai Rp1 miliar, Senin siang. Foto-apahabar.com/Robby

Bupati Balangan Ansharuddin usai menjalani sidang lanjutan dugaan penipuan cek kosong senilai Rp1 miliar, Senin siang. Foto-apahabar.com/Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Sidang lanjutan dugaan penipuan cek kosong senilai Rp1 miliar yang melibatkan Bupati Balangan Ansharuddin kembali digelar di Pengadilan Negeri Banjarmasin. Keterangan terbaru, sang bupati menyebut nama Habib Abdurahman Bahasyim atau Habib Banua.

Sebelumnya, berdasarkan pantauan apahabar.com, Ansharuddin mengenakan batik berwarna cokelat.

Ia tampak tenang mendengarkan eksepsi atau nota pembelaan yang dibacakan Kuasa Hukum, Mauliddin.

Selama kurang lebih 45 menit, persidangan dipimpin langsung Ketua Hakim Sutarjo.

Suasana berlangsung kondusif. Puluhan mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) mengawal proses persidangan.

Dalam eksepsi, Kuasa Hukum Terdakwa, Mauliddin mengatakan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terindikasi kabur.

Mengingat, JPU tak menyertakan secara detail jam atas pokok perkara terkait transaksi uang Rp1 miliar itu.

Baca juga :  786 Paket Sembako Dibagikan ke Warga Pelabuhan Trisakti

“Namun JPU tak menyertakan jam itu, sehingga dakwaan kabur,” tegasnya.

Pascaditelaah, berkas perkara yang secara formil diminta dari berita acara pemeriksaan saksi atau korban, Dwi Putra Husnie, Mukhlisin, Rusian menyatakan transaksi dilakukan pada Senin, 2 April 2019, pukul 11.00.

Padahal, pada 2 April 2019, pukul 11.00 hingga malam hari, Bupati melantik 65 BPD se-Kecamatan Halong, Balangan.

Bahkan terbaru, Kuasa Hukum berhasil menemukan BAP lengkap milik pelapor.

Dalam BAP itu, kata dia, pelapor mengakui pada 23 April 2018 telah menerima cek dari terdakwa.

Padahal, pada 23-24 April 2018, terdakwa berada di Jakarta. Bertemu langsung dengan beberapa saksi, salah satunya Habib Abdurahman Bahasyim atau Habib Banua.

Baca juga :  Temukan Uang di Laci Menteri Agama, KPK Usut dari Mana Asalnya

“Silakan saja konfirmasi kepada beliau,” pungkasnya.

Dikonfirmasi, Habib Banua belum ingat persis pertemuan tersebut. Pun dengan isi pertemuan.

“Habib lupa,” ujar Habib Banua dihubungi via seluler.

Baca Juga: “Bergerak Bersama Untuk Sesama” Kumpulkan Dana Rp57 Juta Lebih untuk Pulau Sebuku

Baca Juga: Jualan hingga Terlelap, Tas Pedagang Pasar di Kotabaru Raib

Baca Juga: Keluarga Desa Kersik Putih Gandeng TNI AL Distribusikan Bantuan ke Sebuku

Baca Juga: Tragedi Malam Hari Jadi di Tapin, Pelakunya Remaja Mabuk

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

2 Tewas, PLN Beber Alasan Listrik Tak Padam Saat Banjir Martapura
apahabar.com

Kalsel

Pelajar SMKN 1 Banjarmasin Ini Ungkap Rahasianya Raih Nilai Tertinggi Tingkat SMK se Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Bak Uji Nyali, Warga Abaikan Masker di Sentral Antasari
apahabar.com

Kalsel

Definitif Sudah Unsur Pimpinan DPRD Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin: Silakan Merayakan Tahun Baru, Tetap Waspadai Keamanan
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Alalak Selatan, Dinsos Kalsel Salurkan Bantuan Ratusan Juta
apahabar.com

Kalsel

Takut Stok Darah Kosong Selama PSBB, PMI Banjarmasin Berharap Ada Kebijakan Pemerintah
Pemkab Barut Siapkan Rp10 Milyar Tangani Covid-19

Kalsel

Pemkab Barut Siapkan Rp10 Milyar Tangani Covid-19