Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Dugaan Penipuan, Bupati Balangan Bantah Pertemuan 23 April

- Apahabar.com Senin, 2 Desember 2019 - 12:00 WIB

Dugaan Penipuan, Bupati Balangan Bantah Pertemuan 23 April

Bupati Balangan Ansharuddin usai menjalani sidang lanjutan dugaan penipuan cek kosong senilai Rp1 miliar, Senin siang. Foto-apahabar.com/Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Sidang lanjutan dugaan penipuan cek kosong senilai Rp1 miliar yang melibatkan Bupati Balangan Ansharuddin kembali digelar di Pengadilan Negeri Banjarmasin. Keterangan terbaru, sang bupati menyebut nama Habib Abdurahman Bahasyim atau Habib Banua.

Sebelumnya, berdasarkan pantauan apahabar.com, Ansharuddin mengenakan batik berwarna cokelat.

Ia tampak tenang mendengarkan eksepsi atau nota pembelaan yang dibacakan Kuasa Hukum, Mauliddin.

Selama kurang lebih 45 menit, persidangan dipimpin langsung Ketua Hakim Sutarjo.

Suasana berlangsung kondusif. Puluhan mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) mengawal proses persidangan.

Dalam eksepsi, Kuasa Hukum Terdakwa, Mauliddin mengatakan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terindikasi kabur.

Mengingat, JPU tak menyertakan secara detail jam atas pokok perkara terkait transaksi uang Rp1 miliar itu.

“Namun JPU tak menyertakan jam itu, sehingga dakwaan kabur,” tegasnya.

Pascaditelaah, berkas perkara yang secara formil diminta dari berita acara pemeriksaan saksi atau korban, Dwi Putra Husnie, Mukhlisin, Rusian menyatakan transaksi dilakukan pada Senin, 2 April 2019, pukul 11.00.

Padahal, pada 2 April 2019, pukul 11.00 hingga malam hari, Bupati melantik 65 BPD se-Kecamatan Halong, Balangan.

Bahkan terbaru, Kuasa Hukum berhasil menemukan BAP lengkap milik pelapor.

Dalam BAP itu, kata dia, pelapor mengakui pada 23 April 2018 telah menerima cek dari terdakwa.

Padahal, pada 23-24 April 2018, terdakwa berada di Jakarta. Bertemu langsung dengan beberapa saksi, salah satunya Habib Abdurahman Bahasyim atau Habib Banua.

“Silakan saja konfirmasi kepada beliau,” pungkasnya.

Dikonfirmasi, Habib Banua belum ingat persis pertemuan tersebut. Pun dengan isi pertemuan.

“Habib lupa,” ujar Habib Banua dihubungi via seluler.

Baca Juga: “Bergerak Bersama Untuk Sesama” Kumpulkan Dana Rp57 Juta Lebih untuk Pulau Sebuku

Baca Juga: Jualan hingga Terlelap, Tas Pedagang Pasar di Kotabaru Raib

Baca Juga: Keluarga Desa Kersik Putih Gandeng TNI AL Distribusikan Bantuan ke Sebuku

Baca Juga: Tragedi Malam Hari Jadi di Tapin, Pelakunya Remaja Mabuk

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Beberapa Hari Menghilang, Indah Akhirnya Ditemukan Polsek Martapura Kota
apahabar.com

Kalsel

Esok Lusa, Eks Pendamping Jokowi Sambangi Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Ke Pasar Tak Pakai Masker, Warga Tabalong Disuruh Beli
apahabar.com

Kalsel

Cegah Sebaran Covid-19, Polsek Rantau Badauh Rutin Gelar Ops Yustisi
apahabar.com

Kalsel

Hari Pertama PSBB, Golkar Kalsel Berbagi Sembako
apahabar.com

Kalsel

Kabupaten Banjar Siap Menuju Gerakan 100 Smart City
apahabar.com

Kalsel

Setahun Jokowi-Ma’ruf, Mimbar Bebas di Banjarmasin Tanpa Restu Gugus Tugas

Kalsel

Dikepung Api, Jam Terbang Heli Water Boombing Padat!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com