Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem Sidang Kasus Sabu 300 Kg di Banjarmasin, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Mati! Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif

Erick Pastikan Jiwasraya Punya Modal untuk Restrukturisasi

- Apahabar.com Sabtu, 21 Desember 2019 - 13:38 WIB

Erick Pastikan Jiwasraya Punya Modal untuk Restrukturisasi

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Foto-Kompas.com

apahabar.com, SURABAYA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan bahwa PT Asuransi Jiwasraya (persero) memiliki modal yang cukup untuk melakukan restrukturisasi.

Erick menyebutkan bahwa pemerintah sudah menyiapkan dana untuk proses penyehatan Jiwasraya.

Hanya saja Erick tak menjelaskan secara rinci mengenai skema penggunaan dana tersebut. “Kami dan Menkeu menjaga dana yang sudah ada sekarang, ini juga dana publik yang cukup besar. Kami akan konsisten melakukan restrukturisasi. Dan insya Allah dananya sebagian ada kita jalankan, tentu bukan Jiwasrayanya tapi dari kami dengan bagian restrukturisasi ini,” ujar Erick Thohir di Surabaya, Sabtu (21/12).

Sementara itu mengenai dugaan tidak kriminal dalam pengelolaan keuangan Jiwasraya, Erick menyerahkannya kepada pihak kejaksaan. Apapun proses hukum yang menyeret direksi Jiwasraya, Erick mengaku menyerahkan kepada aparat penegak hukum.

“Kami berkoordinasi dengan kejaksaan dan Menkeu di mana kalau yang proses hukum ya tentu dari kejaksaan,” katanya.

Erick juga memperjelas pernyataannya mengenai masalah keuangan PT Asuransi Jiwasraya (persero) yang sudah muncul sejak 2006. Menurutnya, sejak saat itu pemerintah sudah berupaya untuk menyelesaikan persoalan yang membelit Jiwasraya.

Restrukturisasi pun sudah dilakukan selama satu dekade ini. Artinya, upaya penyehatan perusahaan asuransi pelat merah tersebut sudah dilakukan baik oleh pemerintahan sebelumnya, hingga pemerintahan Presiden Jokowi periode pertama dan berlanjut ke periode saat ini.

“Sejak tahun 2006, pemerintah sudah coba berusaha sampai sekarang. Jadi bukan, mohon maaf, terpisah-pisah lho pemerintahannya. Jadi statement presiden kan jelas, sejak 2006 sampai sekarang. Bukan berarti melemparkan sesuatu,” ujar Erick.

Baca Juga: Erick Thohir Beraksi Lagi, Giliran Direktur Antam Kena Depak

Baca Juga: Erick Sebut dari 142 BUMN, Hanya 15 yang Berkontribusi Besar

Sumber: Republika.co.id
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Jokowi Antisipasi Tekanan Ekonomi Berlanjut Sampai 2021
apahabar.com

Ekbis

Pandemi Covid-19, Produksi Migas Pertamina Naik
apahabar,com

Ekbis

Terkait Kepemilikan Lahan Berlebihan, Luhut: Era Jokowi Tak Akan Ada Lagi
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Berpeluang Menguat Seiring Stimulus Hadapi Virus Corona
apahabar.com

Ekbis

Xiaomi Dikabarkan Kembangkan “Ponsel Pintar”
apahabar.com

Ekbis

Kebijakan Minyak Goreng Curah Ancam Produsen UMKM
apahabar.com

Ekbis

Hari Ini Rupiah Menguat Seiring Perkembangan Vaksin Covid-19 Pfizer Inc
apahabar.com

Ekbis

Fintech Tunaiku Kucurkan Kredit Satu Triliun Rupiah Selama 2018
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com