Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Gedung Parkir DM Tanpa IMB, Sikap Tegas Pemkot Banjarmasin Dipertanyakan

- Apahabar.com Kamis, 12 Desember 2019 - 18:20 WIB

Gedung Parkir DM Tanpa IMB, Sikap Tegas Pemkot Banjarmasin Dipertanyakan

Sebuah rumah warga dengan latar pembangunan gedung baru pusat perbelanjaan milik Duta Mall Banjarmasin. Jarak antara rumah warga sekitar dengan lokasi pembangunan yang hanya selemparan batu jadi persoalan. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pembangunan gedung parkir Duta Mall (DM) Banjarmasin tanpa mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) telah melabrak aturan. Lantas, sikap tegas Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin pun kini mulai dipertanyakan.

“Masalahnya bangunan itu sudah jelas-jelas tanpa mengantongi IMB, sehingga wajar jika tindakan tegas Pemko Banjarmasin dipertanyakan,” kata pengamat pemerintah dan kebijakan publik, Arif Rahman Hakim saat dihubungi, Kamis (12/12).

Dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Univeritas Lambung Mangkurat (ULM) ini mengatakan, setidaknya ada dua prinsip yang harus dilaksanakan dalam menjalankan roda pemerintahan, pertama yaitu prinsip kesamaan.

Prinsip kesamaan ini menurutnya ketika berhadapan di mata hukum terutama dalam penegakan sebuah aturan. Pemerintah sebut Arif tidak boleh tebang pilih jika ada aturan atau Perda yang dilanggar.

“Jelasnya, siapapun yang melanggar, apakah itu orang kaya atau orang miskin, bahkan sekalipun pengusaha besar haruslah disikapi sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menerangkan, prinsip kesamaan di mata hukum merupakan pondasi penting bagi pemerintah daerah dalam hal ini Wali Kota Banjarmasin, terutama dalam menegakkan Perda Nomor: 15 Tahun 2012 tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB) 

Kemudian dikatakannya, pemerintah harus menilai dengan prinsip kebenaran. Artinya, pemerintah harus jujur dan berani dalam melaksanakan dan menenggakan aturan.

“Katakalah dengan jujur siapa salah dan siapa yang benar. Jangan sebaliknya dicarikan alasan pembenar,” tandasnya.

Dari pantauan apahabar.com, proyek milik pusat perbelanjaan terbesar di Kalsel itu nyaris rampung. Padahal di tengah jalan proyek bangunan 11 lantai ini sempat dikeluhan warga sekitar.

Lantaran rumah warga Jalan Veteran, Gang 5 Sejati, Kelurahan Melayu yang hanya selemparan batu dengan proyek itu rusak. Diduga akibat imbas pemasangan paku bumi.

apahabar.com

Spanduk sosialisasi perihal Perda IMB. Foto- apahabar.com/ Ahya Firmansyah

Baca Juga: Duta Mall Beber Alasan Bangun Gedung Parkir Tanpa IMB

Baca Juga: Potensi di Balik Kontroversi Gedung Parkir Duta Mall Banjarmasin

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Libur Natal, Lalu Lintas di Martapura Lancar
apahabar.com

Kalsel

Tampil Ala Muslimah India, MAN Kotabaru Juarai Festival Syair Maulid

Kalsel

Update Covid-19 Kotabaru: 15 Orang Sembuh, 6 Lagi Positif
apahabar.com

Kalsel

Di PN Tanjung, Mohon Izin Hakim Kini Bisa dari Rumah
apahabar.com

Kalsel

Jelang Hari Raya, Indocement Bagikan Sembako ke 10 Desa Binaan di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Dugaan Pungli di Banjarmasin, Ombudsman Kalsel Kontongi Laporan dari SD hingga MAN

Kalsel

Apresiasi untuk Tenaga Kesehatan, Pengunjung Duta Mall Banjarmasin Tepuk Tangan 56 Detik
apahabar.com

Kalsel

Giliran Kampung Nelayan di Pulau Laut ‘Dielangi’ Sayed Jafar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com