BREAKING! Banjiri Kamboja Banjarmasin, Massa #SAVEKPK Long March ke DPRD Kalsel Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Gugatan Jilid II H2D ke MK Siang Ini, Denny Gandeng Lawyer “Level Dewa” Somasi Tim BirinMu ke Uhaib, Komnas HAM hingga H2D Pasang Badan Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi

H. Damrah Apresiasi Pembangunan Gedung Unit Transfusi Darah di Tanbu

- Apahabar.com Senin, 30 Desember 2019 - 11:10 WIB

H. Damrah Apresiasi Pembangunan Gedung Unit Transfusi Darah di Tanbu

Gedung UTD PMI Tanbu. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Proyek pembangunan Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia Kabupaten Tanah Bumbu yang selesai sesuai target mendapat apresiasi positif dari Kepala Dinas Kesehatan, H. Damrah.

“Tentu kita sangat mengapresiasi, karena memang sebelumnya ada banyak pihak yang meragukan proyek itu akan selesai sesuai target,” sebut H. Damrah kepada apahabar.com, Senin (30/12).

Ia menilai keberadaan gedung itu akan sangat mendukung pelayanan donor darah di Tanah Bumbu. Apalagi kebutuhan darah masyarakat Bumi Bersujud tergolong besar, yakni mencapai 200 sampai 300 kantong darah per bulan.

Pemerintah daerah, kata H. Damrah, akan terus berupaya memenuhi kebutuhan darah masyarakat. Meskipun saat ini sudah ada pendonor tetap yang terdaftar di PMI Tanah Bumbu, tetapi ia tetap mendorong agar ada lebih banyak pihak yang terlibat untuk mendonorkan darahnya.

apahabar.com

Gedung UTD PMI Tanbu. Foto-Istimewa

“Di PMI itu sudah ada daftar pendonor tetapnya. Juga sudah ada kerjasama dengan perusahaan. Ke depan mungkin bisa diberikan kesempatan kepada masyarakat lainnya agar bisa mendonorkan darahnya. Apalagi, kan, sudah ada bank darah,” jelasnya.

Seorang pendonor, Deni Erwin, menilai gedung Unit Transfusi Darah yang dimiliki Tanah Bumbu dibangun dengan mewah. Ia pun sudah siap untuk mendonorkan darahnya di sana.

“Gedungnya bagus sekali. Saya siap mendonorkan darah. Kebetulan saya pendonor rutin setiap 3 bulan sekali,” kata Deni yang dikenal sebagai aktivis sosial.

Warga Desa Pagaruyung, Kecamatan Kusan Hilir itu mengaku sudah menjadi pendonor sejak 10 tahun lalu saat usianya 24 tahun. Saat itu ia mendonor setiap 6 bulan sekali. Tapi sekarang ia sudah bisa mendonorkan darahnya setiap 3 bulan lewat 10 hari.

Motivasinya untuk mendonorkan darah karena ingin menjadi bagian dari pejuang kemanusiaan di Indonesia.

“Saya ingin membantu saudara-saudara yang membutuhkan sekaligus meringankan beban mereka,” ucap Deni.

Baca Juga: Diprediksi Molor, Proyek Gedung UTD PMI Tanbu Selesai 100 Persen

Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Rumah Kontrakan 4 Pintu Ludes Terbakar, Hj. Amnah Rugi Ratusan Juta Rupiah

Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Salurkan Bantuan Jaring Pengaman Sosial
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Gali Sejarah, Dispersip Tanbu Kunjungi Legiun Veteran
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Jelang Idul Adha, 800 Hewan Kurban di Tanbu Dinyatakan Sehat
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Membaca Peluang Kabupaten Tanah Bumbu Menjadi Ibu Kota Negara
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Usai Nyoblos, Sudian Noor Ingatkan Masyarakat Jaga Persatuan
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Tiga Hari Operasi Zebra di Tanbu, 52 Pengendara Terjaring Razia
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Ada Pasar Murah untuk Pegawai Non ASN di Tanah Bumbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com