Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

H. Damrah Apresiasi Pembangunan Gedung Unit Transfusi Darah di Tanbu

- Apahabar.com Senin, 30 Desember 2019 - 11:10 WIB

H. Damrah Apresiasi Pembangunan Gedung Unit Transfusi Darah di Tanbu

Gedung UTD PMI Tanbu. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Proyek pembangunan Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia Kabupaten Tanah Bumbu yang selesai sesuai target mendapat apresiasi positif dari Kepala Dinas Kesehatan, H. Damrah.

“Tentu kita sangat mengapresiasi, karena memang sebelumnya ada banyak pihak yang meragukan proyek itu akan selesai sesuai target,” sebut H. Damrah kepada apahabar.com, Senin (30/12).

Ia menilai keberadaan gedung itu akan sangat mendukung pelayanan donor darah di Tanah Bumbu. Apalagi kebutuhan darah masyarakat Bumi Bersujud tergolong besar, yakni mencapai 200 sampai 300 kantong darah per bulan.

Pemerintah daerah, kata H. Damrah, akan terus berupaya memenuhi kebutuhan darah masyarakat. Meskipun saat ini sudah ada pendonor tetap yang terdaftar di PMI Tanah Bumbu, tetapi ia tetap mendorong agar ada lebih banyak pihak yang terlibat untuk mendonorkan darahnya.

apahabar.com

Gedung UTD PMI Tanbu. Foto-Istimewa

“Di PMI itu sudah ada daftar pendonor tetapnya. Juga sudah ada kerjasama dengan perusahaan. Ke depan mungkin bisa diberikan kesempatan kepada masyarakat lainnya agar bisa mendonorkan darahnya. Apalagi, kan, sudah ada bank darah,” jelasnya.

Seorang pendonor, Deni Erwin, menilai gedung Unit Transfusi Darah yang dimiliki Tanah Bumbu dibangun dengan mewah. Ia pun sudah siap untuk mendonorkan darahnya di sana.

“Gedungnya bagus sekali. Saya siap mendonorkan darah. Kebetulan saya pendonor rutin setiap 3 bulan sekali,” kata Deni yang dikenal sebagai aktivis sosial.

Warga Desa Pagaruyung, Kecamatan Kusan Hilir itu mengaku sudah menjadi pendonor sejak 10 tahun lalu saat usianya 24 tahun. Saat itu ia mendonor setiap 6 bulan sekali. Tapi sekarang ia sudah bisa mendonorkan darahnya setiap 3 bulan lewat 10 hari.

Motivasinya untuk mendonorkan darah karena ingin menjadi bagian dari pejuang kemanusiaan di Indonesia.

“Saya ingin membantu saudara-saudara yang membutuhkan sekaligus meringankan beban mereka,” ucap Deni.

Baca Juga: Diprediksi Molor, Proyek Gedung UTD PMI Tanbu Selesai 100 Persen

Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Ruas Jalan Penghubung Tanbu-HSS Sudah Bisa Dilewati
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Balai Jalan Nasional Tanggapi Soal Jalan Angsana yang Retak dan Bergelombang
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

PDP di Tanbu Bertambah 1, Total 2 Orang
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Sungai Kusambi Meluap, Supardi Khawatir Banjir Tahun Lalu Terulang
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Haul Haji Maming Terbuka untuk Umum
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Haul Haji Maming Ke 3, Ini Rute Menuju Lokasi
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Mayjen TNI Irwan Salurkan Bantuan Bibit Ikan di Lokasi TMMD Kodim 1022 Tanbu
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Gelar Diskusi Pengadaan Barang dan Jasa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com