BREAKING NEWS: BNN Benarkan Tangkap Oknum DPRD Tala Saat Pesta Sabu Bisnis Terselubung, Polisi Kotabaru Tangkap 2 Pelaku TV Kabel Rekonstruksi Pembunuhan di Buncit Indah, Satu Pelaku Sakit Dikabarkan Tertangkap Pesta Sabu, SRN Anggota DPRD Tanah Laut Buka Suara MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel

Harga Komoditas di Tala Mulai Naik, Sukamta: Masih Wajar

- Apahabar.com Minggu, 22 Desember 2019 - 11:42 WIB

Harga Komoditas di Tala Mulai Naik, Sukamta: Masih Wajar

Bupati Tanah Laut, Sukamta, bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah melakukan peninjauan di Pasar Tapandang, Sabtu (21/12) kemarin. Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sejumlah komoditas di Kabupaten Tanah Laut mengalami kenaikan harga.

Hal itu diketahui saat Bupati Tanah Laut, Sukamta, bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah melakukan peninjauan di Pasar Tapandang, Sabtu (21/12) kemarin.

“Masih dalam batas wajar ada kenaikan Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu. Karena memang sebentar lagi perayaan Natal sekaligus Tahun Baru 2020,” jelas Sukamta.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga antara lain bawang merah yang sebelumnya berada pada kisaran Rp 30 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 35 ribu per kilogram. Begitu pun dengan cabai, dari Rp 25 ribu per kilogram, menjadi menjadi Rp 30 ribu.

Harga telur ayam ras juga mengalami lonjakan harga. Seperti yang diungkapkan, seorang pedagang, Raudhah. Satu minggu lalu, harga telur ayam ras berada di kisaran Rp 20 ribu per kilogram, saat ini harganya Rp 27 per kilogram.

Karena kenaikan harga tersebut, penjualan pun sepi. “Biasanya yang beli satu kilogram. Sekarang cuma setengah kilogram. Sepi sekarang,” ujarnya.

Kenaikan cukup drastis dialami ikan air tawar seperti haruan, papuyu, dan nila. Stok ikannya pun langka. Kalau pun ada, harga jualnya tinggi, mencapai Rp 90 ribu per kilogram. Naik Rp 30 ribu dari harga ikan haruan di hari biasa.

Sementara papuyu juga mulai langka. Hanya sedikit pedagang yang menjualnya. Pum begitu dengan ikan nila. Jika sebelumnya Rp 35 ribu per kilogram, sekarang di angka Rp 55 hingga Rp 60 ribu.

Ke depan, tim TPID Tala akan terus memantau harga kebutuhan pokok. Jika inflasi tak terkendali dan harga-harga komoditas naik, Pemkab Tala akan mengadakan intervensi harga melalui kegiatan pasar murah.

Baca Juga: Sukamta Ingatkan Masyarakat Tala Fokus Kembangkan Sektor Pangan

Baca Juga: Pemkab Tala Raih Penghargaan KUR Terbaik Nasional

Reporter: Ahc14
Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Di Desa Kayu Abang, Sukamta Ingatkan Pentingnya Tugas Kepala Desa
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Tala Launching Desa Tertib Administrasi Kependudukan
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Gandeng Maxwin Group, Tala Optimistis Jadi Pusat Perekonomian di Kalsel
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Sukamta Imbau Warga Tala Ciptakan Lapangan Kerja Sendiri
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Sukamta Tekankan Pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Bareng Warga Batu Tungku, Sukamta Peringati Maulid Nabi
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Orang Tua Berperan Penting Bentuk Karakter Anak

Kab. Tanah Laut

Hadapi Pilgub Kalsel 2020, Bupati Tala dan Forkopimda Gelar Rakor Lintas Vertikal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com