Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki Benny Wenda Deklarasi Papua Merdeka, Pemerintah RI Jangan Diam!

Hipmi Dukung Perkuat Pasar Domestik Minyak Sawit

- Apahabar.com Kamis, 12 Desember 2019 - 11:05 WIB

Hipmi Dukung Perkuat Pasar Domestik Minyak Sawit

Mardani H Maming bertemu Menteri Sekretaris Negara Pratikno untuk menyampaikan dukungan HIPMI terhadap sikap Presiden Jokowi soal sawit. Foto-Antara/Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Mardani H Maming mendukung diperkuatnya pasar domestik minyak sawit, sehingga pasar alternatif siap menyerap produksi sawit untuk diolah menjadi biodiesel.

“Kita dukung penyerapan CPO dari B-20, B-30, hingga B-100. Kebijakan ini tentunya mengurangi ketergantungan akan bahan bakar minyak (BBM) impor yang masih sangat tinggi,” kata Mardani di Banjarmasin dikutip dari Antara, Kamis (12/12).

Menurut dia, saatnya industri sawit menjadi raja di negeri sendiri tanpa harus bergantung ekspor yang belakangan terus digembosi Uni Eropa dengan segala diskriminasinya.

“Masa depan pasar minyak sawit dunia ada di Indonesia dengan konsumsi terbesar bisa mencapai 25 juta ton. Untuk itu, pasar dalam negeri justru harus diperkuat mulai sekarang,” tegasnya.

Di sisi lain, Mardani mengapresiasi sikap Presiden Joko Widodo yang melayangkan protes kepada Uni Eropa-ASEAN (EU-ABC) atas diskriminasi kelapa sawit Indonesia saat menerima delegasi Konsil Bisnis EU-ABC di Istana Merdeka, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Mardani menegaskan, Uni Eropa harus melaksanakan cara-cara berdagang yang adil atau fair trade. Dimana perdagangan semestinya ditentukan oleh daya saing produk dan jasa. Bukan akal-akalan politik dagang internasional.

Perdagangan yang adil, tambah dia, semestinya mengandung asas resiprokal alias timbal balik. Dimana selama ini Indonesia tidak pernah mempermasalahkan masuknya produk-produk Eropa.

“Sehingga susah diterima akal sehat apabila sawit Indonesia dipersulit sedemikian rupa. Pelaku sawit sudah ikut sertifikasi yang dia buat. Begitu dipenuhi, Eropa buat standar-standar baru lagi. Ini jelas ada faktor X yang intinya menjegal sawit masuk Eropa,” tandas mantan Bupati Tanah Bumbu itu.

Sementara Ketua Bidang Komunikasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Tofan Mahdi memastikan, diplomasi sawit terus dilakukan agar pasar global tak semena-mena melakukan diskriminasi terhadap sawit Indonesia.

“Pemerintah telah menggugat ke World Trade Organization (WTO) demi melindungi 17 juta rakyat Indonesia yang bergantung pada industri sawit,” bebernya.

Apalagi, ungkap Tofan, sejumlah pakar internasional telah menyatakan jika hanya sawit menjadi komoditas yang mampu membawa dunia mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

“Komitmen GAPKI juga ditunjukkan dengan 372 anggotanya telah mengantongi sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil System (ISPO). Angka ini terus bertambah ditargetkan pada 2020 seluruh anggota GAPKI yang berjumlah 725 perusahaan memegang sertifikasi ISPO,” pungkasnya.

apahabar.com

Ketua Bidang Komunikasi GAPKI Tofan Mahdi. Foto-Antara/Istimewa

Baca Juga: Dukung Inpres Jokowi, Hipmi Minta Menteri Tak Seenaknya Buat Regulasi Baru

Baca Juga: Diskriminasi Sawit Indonesia, Hipmi Dukung Jokowi Protes Eropa

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Virus Corona Mengganas, Rupiah Awal Pekan Melemah
apahabar.com

Ekbis

Jelang Pemilu, Orderan Danu Meningkat
apahabar.com

Ekbis

Dolar Berubah Tipis di Perdagangan Jelang Libur Natal
Tak Ada Rute Penerbangan yang Ditutup di Syamsudin Noor

Ekbis

Tak Ada Rute Penerbangan yang Ditutup di Syamsudin Noor
apahabar.com

Ekbis

Didominasi Bahan Bakar Mineral dari Singapura, Impor Kalsel Naik 66,13 Persen
apahabar.com

Ekbis

Garuda Buka Penerbangan Manado–Davao
apahabar.com

Ekbis

Saham Regional Asia Naik, IHSG Ikut Menguat
apahabar.com

Ekbis

Data Tenaga Kerja AS Membaik Dorong Penguatan Rupiah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com