BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Honorer Balangan Berharap Kesejahteraan dan Kepastian

- Apahabar.com Kamis, 19 Desember 2019 - 06:30 WIB

Honorer Balangan Berharap Kesejahteraan dan Kepastian

Ilustrasi honorer. Foto-HarapanRakyat.com

apahabar.com, PARINGIN– Keputusan pemerintah membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) secara besar-besaran kerap menuai kritik dari berbagai kalangan, tak terkecuali para honorer.

Salah satunya di Kabupaten Balangan. Mereka menilai keputusan tersebut tidak adil. Sebab ada honorer yang bertugas di atas 35 tahun, namun belum jelas kapan diangkat menjadi PNS.

Ryan, honorer PemkabBalanganmengharap, tenaga honorer agar mendapatkan status PNS dengan mengikuti seleksi CPNS yang diadakan pemerintah secara umum.

“Kalau ingin jadi PNS harus ikut tes (CPNS), seperti pelamar pada umumnya. Kalau menunggu pengangkatan waktunya tidak pasti kapan,” ucapnya Ryan.

Menurutnya, masuknya tenaga honorer ke lingkup pemerintahan itu sendiri, dikarenakan instansi tersebut memerlukan tenaga kerja.

“Tidak cuma sampai saat ini, masih banyak pegawai honorer yang usianya diatas 35 tahun tidak bisa mengikuti CPNS. Bahkan ada juga lebih puluhan dari 35 tahun mengabdi namun hingga saat ini tidak ada kejelasan pasti kapan menjadi PNS,” jelasnya Ryan.

Ia mengatakan harusnya kepala daerah lebih memperhatikan tenaga honorer, dalam memperjuangkan kesejahteraan honorer agar dapat menjadi CPNS atau mampu memberi rekomendasi agar tenaga honorer bisa mengikuti seleksi seperti pelamar pada umumnya.

Pada kesempatan berbeda Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pegawai dan Mutasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Balangan, Sumedi mengemukakan,pemerintah akan perjuangkan nasib para honorer. Terutama mereka yang sudah mengabdi minimal 20 tahun dan maksimal satu tahun sebelum masa pensiun.

“Pemerintah daerah akan berencana mengapresiasi pengabdian mereka dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),”terangnya.

Sumedi, juga menampik komentar para honorer mengapa harus dibuka secara umum bukan hanya honorer saja yang diikut sertakan dalam CPNS.

“CPNS itu secara nasional dibuka, semua WNI boleh mendaftar yang penting memenuhi syarat. Saat ini kan pemerintah daerah terus perjuangkan, selain mengangkat sebagai tenaga kontrak juga memberi tunjangan pada sebagiantenaga kontrak walau belum sesuai harapan,”pungkasnyaSumedi.

Baca Juga: Pengumuman CPNS Batola, 119 Pelamar Gagal Administrasi

Baca Juga: Akhirnya Laman BKD Kalsel Baru Bisa Diakses, 1.270 Pelamar CPNS Terdata TMS

Reporter: AgusSuhadi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

ISNU Kalsel Gelar Madrasah Kader NU, Berperan Dalam Pembangunan Daerah
apahabar.com

Kalsel

Gelar Bimtek, RSUD Ansari Saleh Tingkatkan Layanan Aduan Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Tak Butuh Kajian Drainase, Pemkot Banjarmasin Pilih Fokus Pengerukan
apahabar.com

Kalsel

Jasadnya Tergantung, Polisi Belum Simpulkan Penyebab Kematian Dayat
apahabar.com

Kalsel

Pesan Ma’ruf Amin untuk Generasi Milenial, Ini Harapannya
apahabar.com

Kalsel

Dicurangi, Caleg Demokrat Gugat KPU ke MK
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Si Jago Merah Mengamuk di Desa Baliuk Marabahan

Kalsel

Masyarakat Kalsel Diimbau Tak Agunkan Sertifikat Tanah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com