Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Ikan Haruan Penyumbang Inflasi Paling Banyak untuk Kalsel  

- Apahabar.com Selasa, 3 Desember 2019 - 18:39 WIB

Ikan Haruan Penyumbang Inflasi Paling Banyak untuk Kalsel   

Ikan Gabus. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan merilis lima jenis kebutuhan pokok yang menyumbang inflasi di bulan November 2019.

Dari dua kota indikator inflasi di Kalsel yakni di Tanjung dan Banjarmasin, ternyata ikan air tawar jenis gabus atau haruan yang menjadi penyumbang inflasi terbanyak.

Di Banjarmasin ikan haruan menyumbang inflasi terbesar yakni 0,12 persen atau berada di urutan pertama. Sementara di Tanjung Haruan mendorong inflasi 0,17 persen di urutan kedua setelah daging ayam ras 0,27 persen.

Dalam keterangan Pers, Selasa (3/12). Kepala BPS Kalsel Diah Utami mengatakan, selain ikan haruan dan daging ayam ras, ikan nila, bawang merah dan telur ayam juga menjadi pendorong inflasi di Banjarmasin.

“Pada bulan November 2019 Kota Banjarmasin mengalami inflasi sebesar 0,17 persen,” ujarnya.

Namun, sambungnya, beda halnya dengan Tanjung. Di kota itu inflasi disumbang paling tinggi dari jenis daging ayam ras, disusul Ikan haruan, jagung manis, bawang merah dan tomat.

Untuk inflasi yang terjadi di Tanjung pada bulan November sebesar 0,97 persen.

Baca Juga: Momen Natal dan Tahun Baru, Kadis Perdagangan Kalsel Wanti-Wanti Pelaku Usaha

Baca Juga: Buka Kelas Difabel, Trio Motor Jembatani Akses Kerja di Banjarmasin

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Dipicu Pelemahan Dolar, Rupiah Ditutup Menguat
apahabar.com

Ekbis

Erick Thohir Tunjuk Amien Sunaryadi dan Zulkifli Zaini Jadi Bos PLN
apahabar.com

Ekbis

BUMN Dituntut Cepat Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman
apahabar.com

Ekbis

Cegah Kehadiran Calo, PT DLU Sediakan Loket Pembelian Tiket Berbasis Mobile
apahabar.com

Ekbis

Khawatir Inflasi, Bupati HST: Lakukan Inventarisasi Supplier
apahabar.com

Ekbis

Menteri ESDM Kaji Fleksibilitas Skema Investasi Migas
apahabar.com

Ekbis

WhatsApp Bukan Aplikasi Pesan Terbaik, Ini 5 Alasannya
apahabar.com

Ekbis

Data Ekonomi Global Membaik, Harga Minyak Dunia Naik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com