Gelar Aksi Saat Jokowi ke Banjarmasin, BEM Kalsel: Hanya Kebetulan Kecelakaan Maut di Sepagar Kotabaru, 2 Orang Tewas di Tempat Besok Jokowi ke Tanbu, Pangdam VI Mulawarman Turun Cek Pasukan Datang ke Banjarmasin, Jokowi Bakal Disambut Unjuk Rasa Kedok Perusahaan Pinjol Kotabaru Terbongkar: Nagihnya Pakai Ancaman, Kantor Jadi Tontonan

Jika Bersalah, Erick Thohir Minta Karyawan Garuda Mundur

- Apahabar.com     Rabu, 4 Desember 2019 - 13:22 WITA

Jika Bersalah, Erick Thohir Minta Karyawan Garuda Mundur

Menteri BUMN Erick Thohir usai menerima memberikan penghargaan Marketeer Award yang diselenggarakan Mark Plus di Jakarta, Rabu (04/12). Foto – Antara

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir meminta karyawan PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) untuk mengundurkan diri jika dinyatakan bersalah atas kasus penyelundupan barang mewah menggunakan pesawat baru Garuda Indonesia, yakni Airbus A330-900.

“Sebelum ketahuan lebih baik mengundurkan diri. Nah, itu kita seperti Samurai Jepang. Tapi kalau memang bersalah ya. Kita juga musti ada praduga tak bersalah tapi kalau memang bersalah ya kami copot lah,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Rabu (04/12).

Dalam kasus itu, ia menyampaikan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

“Biarkan petugas Bea dan Cukai melihat, apakah ada kasus-kasusnya yang benar-benar seperti yang dilakukan, jika benar ya harus dicopot,” ucap Erick.

Sebelumnya, PT Garuda Indonesia menyampaikan bahwa salah satu pegawai yang kedapatan membawa onderdil seri terbatas (limited edition) motor Harley Davidson dan sepeda Brompton telah melakukan ‘self declare’ atau pernyataan tentang dokumen impor.

“Saya sampaikan bahwa ada ‘sparepart‘ yang dibawa karyawan. Dari barang yang dibawa itu, karyawan sudah melakukan ‘self declare‘ ke Bea Cukai,” ujar Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan di Jakarta, Selasa (3/12).

Ia mengemukakan Garuda Indonesia menerbangkan pesawat baru, yakni Airbus A330-900 yang bertolak dari Toulouse, Prancis, pada Sabtu 16 November 2019 dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng pada Minggu, 17 November siang. Pesawat itu mendarat di hanggar nomor 4 milik Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia.

“Jadi ketika pesawat tiba, petugas Bea Cukai dan Imigrasi sudah hadir di situ karena GMF ini bukan kawasan eksklusif. Jadi dia memang mengacu pada pabean internasional,” katanya.

Ikhsan menegaskan pihaknya siap menaati dan memenuhi semua peraturan yang berlaku terkait pegawai yang membawa barang yang diberlakukan khusus.

“Dalam kaitan itu, petugas yang on board di pesawat akan mengikuti aturan dari Bea Cukai. Akan memenuhi kalau harus membayar bea masuk dari pajak akan dibayarkan, kalau harus melakukan re-ekspor karena tidak boleh masuk maka akan dilakukan,” katanya.

Baca Juga: Raker Perdana dengan Komisi VI, Erick Thohir Didampingi 5 Dirut BUMN

Baca Juga: Bertemu Erick Thohir, Ini yang Dibahas Mantan Pimpinan KPK Chandra Hamzah

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Dolar AS

Ekbis

Rupiah Melemah Sore Ini, Rp14.312 per Dolar AS
Pertamina

Ekbis

Lakukan Penyimpangan Solar Subsidi, Pertamina Tindak Puluhan SPBU Termasuk 12 di Regional Kalimantan
apahabar.com

Ekbis

Dirut Bank Kalsel: Kredit Macet Sampai 30 Persen Hoax
apahabar.com

Ekbis

Jelang Pemilu, Orderan Danu Meningkat
apahabar.com

Ekbis

Bersamaan dengan Debat Capres AS, IHSG Diprediksi Bergerak Variatif
apahabar.com

Ekbis

Undang Semua Investor, Batola Hapus 3 Perizinan Sekaligus
apahabar.com

Ekbis

Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun ke Rp 1.006.000/Gram
apahabar.com

Ekbis

Pasca-Imlek, Harga Sawi Keriting di Pontianak Melonjak Drastis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com