Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru

Kaltara Alokasikan Rp1,2 Miliar untuk Kelompok Tani Hutan

- Apahabar.com     Kamis, 26 Desember 2019 - 09:13 WITA

Kaltara Alokasikan Rp1,2 Miliar untuk Kelompok Tani Hutan

Guna meningkatkan usaha ekonomi produktif bagi Kelompok Tani Hutan (KTH), Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengalokasikan Rp1,2 miliar. Foto- Istimewa

apahabar.com, TANJUNG SELOR -Guna meningkatkan usaha ekonomi produktif bagi Kelompok Tani Hutan (KTH), Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengalokasikan Rp1,2 miliar.

Itu terdiri atas bantuan berupa bibit, pupuk hingga peralatan pertanian.

“Alhamdulillah, tahun ini melalui APBD Kaltara, kami telah menyalurkan untuk 4 bentuk bantuan kepada KTH. Nilainya Rp 1.299.779.650 (Rp1,29 miliar),” ungkap Kepala Dinas Kehutanan Kaltara, Syarifuddin, dilansir halaman resmi Humas Pemprov Kaltara, Kamis (26/12).

Empat bentuk bantuan kepada KTH tahun ini, antara lain berupa bantuan sarana prasarana usaha ekonomi produktif, bantuan pengembangan hutan tanaman rakyat (HTR), serta bantuan pengembangan agroforestry atau agrosilvopastura, dan bantuan untuk pengembangan usaha perhutanan sosial.

“Masing-masing bentuk bantuan itu, sudah tersalurkan dari jumlah anggaran yang dialokasikan tiap bentuk bantuan. Seperti bantuan sarana prasarana usaha ekonomi produktif yang telah terealisasi Rp 273.010.000. Bantuan pengembangan HTR Rp 473.819.650, dan pengembangan agroferstry atau agrosilvopastura telah tersalurkan Rp 198.900.000. Demikian pula bantuan untuk pengembangan usaha perhutanan sosial sebesar Rp 354.050.000,“ beber Sayrifuddin.

Untuk bantuan sarana prasarana usaha ekonomi produktif telah disalurkan kepada 4 KTH di Kabupaten Bulungan, yakni KTH Tangen, Desa Mara Satu, KTH Mu’ung Jaya Desa Long Sam, KTH Lasan Belua Desa Long Lasan, KTH Keluh Sejahtera Desa Long Beluah.

KTH yang menerima bantuan itu, dengan berdasarkan dari hasil verifikasi dari Dishut.

“Sebelumnya kami menargetkan 5 KTH di Bulungan, namun yang terakomodir itu hanya 4 KTH saja karena ada salah satu KTH yang kurang lengkap persyaratannya. Teknisnya, bantuan sarpras ini sesuai dengan usulan yang diajukan tiap KTH. Masing-masing KTH akan menerima sesuai dengan usulannya,” papar Syarifuddin.

Sementara, bantuan pengembangan HTR diberikan kepada KTH di Bulungan yakni KTH Nu’ung Jaya, Desa Long Sam dan KTH Keluh Sejahtera, Desa Long Beluah. Masing-masing KTH mendapatkan jenis bantuan bibit tanaman budidaya dan bantuan bahan kimia dan pupuk untuk pemeliharaannya.
“Bantuan untuk KTH ini agak berbeda teknis penyalurannya atau syaratnya. Di mana, bantuan ini diberikan kepada KTH yang memiliki izin usaha pengelolaan hutan kayu, yang bergerak di HTR. Untuk izinnya per orang, namun dibuat per kelompok, minimal satu kelompok 15 orang termasuk dengan pengurus,” ujarnya.

Bantuan untuk pengembangan agroforestry atau agrosilvopastura hanya diberikan kepada satu KTH saja. Yaitu KTH Slipi Makdekpon di Kelurahan Kampung Satu/Skip, Kecamatan Tarakan Tengah. Untuk jenis bantuannya berupa bibit, pupuk, hingga sarpras dalam pengembangan agroforestry atau agrosilvopastura.

“Bantuan pengembangan usaha perhutanan sosial, kita berikan kepada 3 kelompok, yakni LPHD Binalawan-KUPS HHBK, Desa Binalawan Kecamatan Sebatik, LPHD Binusan-KUPS Agroforestry, Desa Binusan Kecamatan Nunukan, KTH Florestas-KUPS Sadar Wisata, Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan Barat,” tambah Sjarifuddin.

Semua bantuan yang disalurkan, imbuhnya, mengacu pada peraturan Menteri LHK, dan berdasarkan SK (Surat Keputusan) Gubernur Kaltara H Irianto Lambrie.

Baca Juga: Bantu Kelompok Tani Hutan, Pemprov Kalsel Distribusikan Alat Asap Cair

Baca juga: Kelompok Tani Hutan di Tabalong Terima Bantuan Alat Pengolah Asap Cair

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Inflasi Kalsel Agustus 2019 0,03 Persen
apahabar.com

Ekbis

Imbas Banjir Jabodetabek, Sejumlah KA Terlambat
apahabar.com

Ekbis

Kecemasan Terhadap Pandemi Mereda, Rupiah Ditutup Menguat
apahabar.com

Ekbis

Pagi Ini, Harga Emas Naik 9,4 Dolar AS
apahabar.com

Ekbis

Awal Pekan, Harga Emas Antam Dibuka Turun Jadi Rp 931.000 per Gram
apahabar.com

Ekbis

Imbas Lockdown di India, Impor Daging Kalsel Tertunda
apahabar.com

Ekbis

Mulai Agustus, PPN Bahan Baku Kertas untuk Media Ditanggung Pemerintah
apahabar.com

Ekbis

Virus Corona Sebab Utama Harga Batu Bara Anjlok
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com