Curi Susu Demi Keponakan, Perkara Remaja Banjarmasin Dihentikan Lewat Restorasi Justice Fakta Baru Pembacokan di SPBU Banjar, Tak Ada Duit yang Hilang Dear KPK! Jangan Sia-siakan Pengorbanan Kades Aisyah Kotabaru Anies Baswedan untuk Presiden 2024 Mulai Bergaung di Kalsel Diterjang Banjir Rob, Pemukiman Warga Pesisir Pantai Tala Porak Poranda

Kasus Pemenggalan Kepala Bocah di Kalteng, Polisi Tepis Isu ‘Kayau’

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Polisi menepis isu yang mengaitkan kasus pemenggalan kepala bocah H (12) di
- Apahabar.com     Rabu, 11 Desember 2019 - 13:59 WITA

Kasus Pemenggalan Kepala Bocah di Kalteng, Polisi Tepis Isu ‘Kayau’

Amat Bin Suud (baju tahanan) saat berada di Markas Polda Kalimantan Tengah, di Palangka Raya, Selasa (10/12). Foto-Antara

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Polisi menepis isu yang mengaitkan kasus pemenggalan kepala bocah H (12) di Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng), dengan isu ‘kayau’.

Polisi memastikan mayat bocah H yang ditemukan tanpa kepala merupakan korban pembunuhan setelah disodomi.

“Kami rilis (kasus sodomi dan pembunuhan) karena ini (informasi) sifatnya viral dan di Kalteng ada isu ‘kayau’. ‘Kayau’ itu pemenggalan kepala yang sifatnya digunakan untuk ritual adat, nah itu kita tepis isu itu,” tegas Kabid Humas Polda KaltengKombesHendraRochmawandikutip apahabar.com dari detik.com, Rabu (11/12).

Dikabarkan bocah H disodomi tersangka berinisial A. Setelah disodomi, bocah H dipenggal kepalanya oleh pelaku di bekas penambangan emas tanpa izin di Tumbang Mahop, Katingan Hulu.

Sodomi dan pemenggalan kepala bocah terjadi pada Selasa (03/12). Namun mayat bocah tanpa kepala baru ditemukan pada Jumat (06/12).

Dari penyelidikan, polisi mengejar pelaku A yang sempat kabur. Pengejaran A berdasarkan informasi soal salah satu keluarga yang menyebut A memiliki kelainan seksual dan menghilang dalam waktu yang bersamaan dengan bocah H.

Kombes Hendra mengatakan pelaku A ditangkap pada Senin (09/12) sore. Dari penangkapan ini, polisi menemukan lokasi kepala yang dipendam pelaku 100 meter dari lokasi temuan mayat bocah H.

“(Diamankan juga) barang bukti berupa parang yang digunakan untuk memenggal kepala,” sambung Hendra.

Dari hasil autopsi ditemukan bekas pelecehan seksual di tubuh bocah H. Pelaku dijerat dengan Pasal 340 KUHP dan UU Perlindungan Anak.

Baca Juga: Pemenggal Kepala Anak di Kalteng Terancam Penjara Seumur Hidup

Baca Juga: Mayat Tanpa Kepala di Kalteng Korban Sodomi

Sumber: Detik.com
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Bakal Dibuka Menkominfo, Riau Tuan Rumah Munas JMSI
JCH

Nasional

Batal Berangkat, Kemenag: JCH Dapat Ajukan Pengembalian Setoran Lunas
apahabar.com

Nasional

Sikap Resmi Syekh Ali Jaber, Simak Link Live Konferensi Pers di Channel YouTube-nya Sekarang
Jokowi

Nasional

Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi di Samarinda Didampingi Menhan Prabowo

Nasional

BMKG: Potensi Hujan Lebat Terjadi di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
apahabar.com

Nasional

Minta Negara Sebut Dalang Kerusuhan Demo Omnibus Law, SBY : Saya Nggak Yakin BIN Anggap Saya Musuh Negara

Nasional

Permintaan Keluarga, Vanessa Angel dan Suami Dimakamkan Satu Liang Lahad
apahabar.com

Nasional

Di Munas Alim Ulama dan Konbes NU Jokowi Cerita Konflik Afghanistan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com