BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Kejar Target Ekspor Pertanian, Kementan Dorong Varietas Unggul

- Apahabar.com Kamis, 19 Desember 2019 - 06:00 WIB

Kejar Target Ekspor Pertanian, Kementan Dorong Varietas Unggul

Ilustrasi pertanian. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah memasang target ekspor pertanian meningkat tiga kali lipat selama 5 tahun ke depan. Untuk mencapai itu, Kementerian Pertanian (Kementan) Syahrul Yasin Limpo meminta para pemulia tanaman, baik dari internal Kementerian Pertanian ataupun perguruan tinggi dan swasta bisa melahirkan varietas-varietas unggul. Sehingga produktivitas pertanian meningkat.

“Bila kita ingin ekspor, maka kita harus berkompetisi (di pasar internasional.red) dengan harga yang bersaing, kualitas yang terjaga, dan diplomasi pertanian. Kemampuan kita berkompetisi harus didukung dengan varietas-varietas yang mampu menghasilkan kuantitas besar dan memiliki daya tahan yang tinggi,” ucap Syahrul.

Selain menargetkan ekspor pertanian bisa meningkat hingga tiga kali lipat, iajuga akan mendorong peningkatan produksi pertanian, minimal sebesar tujuh persen per tahun.
Percepatan peningkatan produksi dapat dilakukan jika para pelaku pertanian bisa memanfaatkan varietas unggul baru. Kontribusi Varietas Unggul baru disebut Syahrul, dapat memacu peningkatan produksi sampai 15 persen.

“Untuk mencapai target tersebut, maka kita harus memasifkan penerapan inovasi dalam pembangunan pertanian. Salah satu yang paling potensial untuk dapat mempercepat terjadinya peningkatan produksi tersebut adalah melalui penggunaan benih unggul atau varietas unggul baru,” sebutnya.

Pada kesempatan tersebut, Syahrul juga mengapresiasi para peneliti dan pemulia yang telah menghasilkan varietas unggul. Apalagi kegiatan pemuliaan membutuhkan waktu lama dan biaya besar.

“Pekan PVT ini adalah upaya untuk menghormati para individu atau lembaga yang telah melakukan penemuan dan pesilangan genetika sehingga mereka bisa menghasilkan varietas yang digunakan di seluruh Indonesia. Varietas yang telah menjadi energi bagi lahan kita yang begitu luas ataupun jutaan jiwa orang yang telah memanfaatkan. Jadi sangat wajar jika kami memberikan penghormatan sebagai penyemangat untuk terus melakukan penelitian,” jelas Syahrul.

Lebih lanjut, Syahrul menyebutkan Hak PVT merupakan salah satu bentuk Hak Kekayaan Intelektual yang setara dengan hak paten. Hak PVT merupakan hak eksklusif yang diberikan negara kepada para peneliti atau perusahaan yang telah berkontribusi terhadap lahirnya varietas unggul.

Sampai saat ini Kementerian Pertanian telah memproses sertifikat hak PVT sebanyak 752 sertifikat. Sertifikat pertama dieluarkan tahun 2007. Sehingga selama 12 tahun ini Kementan secara rata-rata telah memproses Hak PVT untuk sekitar 65 varietas setiap tahunnya.

Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Erizal Jamal menjelaskan Pekan PVT digelar sebagai upaya menggerakkan dan memotivasi para pemulia tanaman untuk terus berinovasi serta mengapresiasi karya mereka melalui kegiatan ini.

Erizal juga menegaskan para pemulia, pelaku industri perbenihan, dan pimpinan lembaga penelitian danperguruan tinggi yang hadir dalam Pekan PVT telahberkomitmen untuk mendukung target pemerintah untuk meningkatkan produksi dan ekspor pertanian.

“Semua yang hadir di sini siap mendukung peningkatan produksi dan ekspor pertanian. Salah satu komponen pentingnya adalah benih yang unggul. Teman-teman sudah berkomitmen untuk menghasilkan itu,” ujar Erizal.

Baca Juga: Perusahaan Makassar di Nunukan Ekspor 40 Ton Rumput Laut ke Korsel

Baca Juga: Jokowi Targetkan Ekspor Produk Otomotif Indonesia Capai 1 Juta Unit

Sumber: Republika
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Awal Ramadan, Penjualan Perlengkapan Muslim Masih Stabil
apahabar.com

Ekbis

Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Rantau Melambung
apahabar.com

Ekbis

Januari-Juli, Ekspor Kaltim Capai USD 9,65 Miliar
apahabar.com

Ekbis

Sepi, Fave Hotel Banjarmasin Masih Tampung Ratusan Tim Medis Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Ini Tarif Baru Penerbangan Domestik Lion Air
apahabar.com

Ekbis

BNI Perkuat Pembiayaan Dolar di New York
apahabar.com

Ekbis

Tiga Petinggi Bank Kalsel Dicopot Pemegang Saham
emas

Ekbis

Setelah 3 Hari, Harga Emas Akhirnya Turun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com