Breaking News: PDP Kabur di Banjarbaru Akhirnya Ditemukan! Pertama, Kalsel Uji Terapi Pengobatan Pasien Covid-19 Pengganti Vaksin Toko Buah di Teweh Diserbu Pria Bersajam, Dua Perempuan Terluka Polisi Bongkar Makam Korban Pembunuhan Ibu Kandung di Teweh PSBB Berakhir, Banjarmasin Perpanjang Darurat Covid-19




Home Religi Sirah

Selasa, 24 Desember 2019 - 09:33 WIB

Kesultanan Samudra Pasai Sebarkan Islam Lebih Dulu dari Turki Utsmani

nazmudin - Apahabar.com

Ilustrasi, Kesultanan Samudra Pasai. Foto-net

Ilustrasi, Kesultanan Samudra Pasai. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Kesultanan Samudera Pasai yang dipimpin Sultan Malik as-Saleh menurut referensi sejarah sudah menyebarkan Islam jauh sebelum berdirinya Kesultanan Turki Utsmani.

Ketua Umum Lembaga Masyarakat Peduli Sejarah Aceh, Mizuar Mahdi mengatakan, Sultan Malik as Saleh adalah sultan pertama Kesultanan Samudera Pasai yang wafat tahun 1297 M. Sementara Pendiri Kesultanan Turki Utsmani, Osman I atau Osman Ghazi memulai kekuasaannya pada tahun 1299 M.

Jadi, lanjutnya, gerakan penyebaran Islam di wilayah utara Sumatra sudah lebih dulu dilakukan Kesultanan Samudera Pasai sebelum Turki Utsmani didirikan.

“Baru pada abad ke-15 pengaruh Islamisasi di Asia Tenggara berlangsung dengan sangat menakjubkan,” kata Mizuar seperti dilansir apahabar.com dari Republika.co.id, Selasa (24/12).

Ia menceritakan, pada masa Ratu Nahrasyiyah yang berkuasa sekitar tahun 1406-1428 M di Kesultanan Samudera Pasai, diduga Samudera Pasai sedang berkembang. Kemudian Sultan Zainal Abidin II atau Sultan Zainal Abidin Ra-Ubabdar yang dikenal sebagai penakluk gelombang melanjutkan kepemimpinan Ratu Nahrasyiyah.

Baca juga :  Fatwa MUI tentang Pedoman Pengurusan Jenazah Muslim Terinfeksi Covid-19

Pada masa Sultan Zainal Abidin Ra-Ubabdar yang berkuasa sekitar tahun 1428-1438 M ini proses Islamisasi menyebar ke sejumlah pulau di kawasan Asia Tenggara. “Di masa itu daerah-daerah yang menuturkan bahasa Melayu hampir dapat dipastikan masyarakatnya memeluk agama Islam,” ujarnya.

Mizuar mengatakan, pada masa keemasan Kesultanan Samudera Pasai, banyak tokoh-tokoh Islam dan cendekiawan Muslim dari berbagai negara yang menetap dan meninggal di wilayah Samudera Pasai. Berdasarkan nama-nama tokoh Muslim yang tercatat dalam batu nisan besar kemungkinan mereka berasal dari Turki, Persia, India, Baghdad dan daerah-daerah lain di Timur Tengah.

Bahkan ditemukan makam seorang tokoh Islam dari keturunan Khalifah Abbasiyah. Besar kemungkinan tokoh-tokoh Islam dan cendekiawan Muslim dari berbagai negara yang datang ke Samudera Pasai turut memajukan Islam.

“Kemungkinan karena kemasyhuran Kesultanan Samudera Pasai pada masa itu menjadi daya tarik bagi tokoh-tokoh Muslim dari berbagai wilayah mendatanginya,” ujarnya.

Baca juga :  Tidak Mudah Menjadi Pendakwah di Zaman Dulu, Tunji Abbas Mengalaminya

Menurut Mizuar, mungkin di wilayah tempat tinggal para tokoh Islam dan cendekiawan Muslim sedang terjadi peperangan atau sedang tidak stabil. Sehingga mereka merasa Kesultanan Samudra Pasai bisa menjadi tempat hidup dan berlindung yang sangat aman untuk syiar Islam.

Kesultanan Samudera Pasai runtuh akibat terpengaruh invasi Portugis yang menginginkan menguasai kekayaan dan potensi yang dimiliki Samudera Pasai dan Selat Malaka. Kemudian berdiri Kesultanan Aceh Darussalam yang menghadang Portugis.

Aceh Darussalam juga pernah mencapai masa keemasan seperti yang telah dicapai Samudera Pasai. Aceh Darussalam maju di berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, kemajuan bertambah saat Aceh Darussalam menjalin hubungan yang erat dengan Kesultanan Turki Utsmani.

Baca Juga: Beruntungnya Berteman Orang Baik, Abu Darda Mengalaminya

Baca Juga: Karomah Syekh Ali Berau Nampak Saat Gantikan Syekh Jamaluddin Jadi Mufti Banjar

Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Religi

Ramadan Disambut Suka Cita, Berikut Lima Selebritas Dunia yang Jalankan Puasa
apahabar.com

Hikmah

Pelajaran Berharga Dari Sang Wali Allah Habib Basirih
apahabar.com

Sirah

Kenali 11 Hal yang Membatalkan Puasa
apahabar.com

Religi

Penjelasan Hubungan Sebab Akibat dalam Islam
apahabar.com

Habar

Semarak Maulid Nabi SAW di Penjuru Dunia
apahabar.com

Sirah

Tidak Mudah Menjadi Pendakwah di Zaman Dulu, Tunji Abbas Mengalaminya
apahabar.com

Religi

Siapa Dilembu Mangku Rat yang Disebut Penyebar Islam di Banjarmasin?
apahabar.com

Habar

Kabar Hoaks Bengkel Gratis di Haul Sekumpul ke 15 Tersebar, Tim Posko Induk Sekumpul Minta Di-stop