Banjarmasin Timur Tegang, Remaja Bersajam Kejar-kejaran di Kafe Arwana Sasar Mahasiswi Tanah Bumbu, Gembong Jambret Banjarmasin Bertekuk Lutut 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Sungai Hantakan Meluap, 12 Pondok di Pulau Mas HST Larut Terbawa Arus Libur Panjang di Marabahan, Kelotok Susur Sungai Barito Dibikin Kewalahan

KH Ma’ruf Amin Apresiasi Standardisasi Dai MUI

- Apahabar.com Selasa, 3 Desember 2019 - 07:30 WIB

KH Ma’ruf Amin Apresiasi Standardisasi Dai MUI

Ilustrasi dai. Foto-NU Online

apahabar.com, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) RI, KH Ma’ruf Amin mengapresiasi program standarisasi dai yang dilakukan Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi pada Komisi Dakwah yang telah berhasil melaksanakan sertifikasi atau melaksanakan program dakwah bersertifikat dalam rangka standarisasi dai,” ujar Kiai Ma’ruf di hadapan seratusan lebih dai berkompetensi.

Mantan Ketua Umum MUI ini mengatakan, program standarisasi dai tersebut sudah lama direncanakan oleh MUI. Menurut dia, para dai di Indonesia perlu distandarisasi. Alasannya seorang dai itu setidaknya harus memiliki dua hal, yaitu kompetensi dan integritas.

“Kenapa perlu distandarkan? Karena untuk dai ini diperlukan dua hal pertama kompetensi dan kedua integritas,” ucap Kiai Ma’ruf.

Dengan adanya program standarisasi dai tersebut, Kiai Ma’ruf berharap kedepannya para dai bisa menguasai seluruh materi dakwahnya, sehingga jamaahnya bisa mendapatkan ajaran Islam yang benar. Karena itu, tambah dia, kompetensi sangat penting untuk dimiliki dai.

“Kompetensi ini penting jangan sampai dai tidak menguasai materi-materi yang didakwakan apalagi salah,” kata Kiai Ma’ruf.

Selain kompentensi, menurut dia, seorang dai juga perlu memiliki integritas sebagai warga bangsa, sehingga dakwahnya tidak boleh bertentangan dengan sesuatu yang sudah disepakati bersama di dalam kehidupan berbangsa bernegara.

“Jadi yang kedua itu yang penting memiliki integritas, ini penting,” jelasnya.

Baca Juga: Mahasiswa Asal Bogor Wafat Saat Jadi Imam Shalat

Baca Juga: Kecelakaan di Tol Cipali Kembali Memakan Korban

Sumber: Republika
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Lapas Rusuh: Empat Napi Diamankan, Ratusan Masih Kabur
apahabar.com

Nasional

Sempat Tak Percaya Suami Meninggal, Begini Firasat Istri Herman Seventeen
apahabar.com

Nasional

101 Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RS Darurat Wisma Atlet
apahabar.com

Nasional

Dua Hari Sempat Turun, Kasus Baru Corona di China Naik Lagi
Jokowi Harap Proyek Penanganan Banjir Hulu Citarum Beres Tepat Waktu

Nasional

Jokowi Harap Proyek Penanganan Banjir Hulu Citarum Beres Tepat Waktu
apahabar.com

Nasional

Artis VS Pasang Tarif Rp30 Juta
apahabar.com

Nasional

Ketika Penggali Kubur Dilantik Jadi Kepala Desa
apahabar.com

Nasional

Bermasalah, Dikti Tutup Ratusan Kampus Swasta!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com