ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Habar

Jumat, 6 Desember 2019 - 06:30 WIB

Lawan Pembakaran, Lembaga Muslim Bagikan Alquran Gratis

Redaksi - apahabar.com

Kitab suci Alquran. Foto-The Independent

Kitab suci Alquran. Foto-The Independent

apahabar.com, OSLO – Tiga organisasi Muslim di Norwegia akan mendistribusikan Alquran secara gratis ke berbagai tempat di negara itu. Ini dilakukan pasca terjadinya pembakaran Alquran yang dilakukan dalam sebuah demonstrasi aktivis anti Islam di Norwegia beberapa waktu lalu yang telah menuai reaksi umat Islam.

Tiga organisasi itu yakni Asosiasi Seni dan Budaya Muslim Norwegia, Asosiasi Sastra Islam dan Masjid Minhaj-Quran yang berbasis di ibu kota Oslo. Organisasi-organisasi itu rencananya akan mendistribusikan total 10 ribu mushaf Alquran di beberapa stand di ibukota Norwegia  serta di Bergen yang menjadi kota terbesar kedua negara itu.

Pendistribusian Alquran itu didanai ketiga organisasi itu serta para donatur per orangan. Pendistribusian Alquran itu dimaksudkan sebagai respons terhadap pembakaran Alquran oleh organisasi Stop Islamisasi Norwegia (SIAN) dalam demonstrasi di Kristiansand yang berlangsung lebih dari dua pekan lalu.

“Saya percaya banyak orang ingin tahu tentang apa isi Alquran dan apa yang diperjuangkan umat Islam,”kata anggota Dewan Masjid Norwegia-Pakistan Minhaj-ul-Quran di Oslo, Hamza Ansari, seperti dilansir Sputnik News pada Kamis (5/12)

Sementara Asosiasi Sastra Islam, mengatakan Alquran telah mengajarkan bagaimana menunjukkan cinta dan menyebarkan pengetahuan, itu dipandang sebagai kendaraan yang efektif untuk melawan kebencian dan rasisme.

Pembakaran Alquran di Kristiansand yang mengakibatkan bentrokan dan penangkapan disertai kekerasan, memicu perdebatan sengit di Norwegia mengenai batas antara kebebasan berbicara dan kebencian terhadap agama.

Sementara beberapa orang berpendapat bahwa tindakan seperti itu merusak. Aksi pembakaran Alquran telah mengirimkan riak-riak ke seluruh dunia Muslim, Turki, Pakistan dan Iran mengeluarkan kecaman formalnya.

Selain itu, bendera Norwegia dibakar selama demonstrasi di Karachi, selain itu seruan untuk memboikot dan mengucilkan Norwegia dilakukan di media sosial.

Saat ini terdapat 5,7 persen populasi Muslim di Norwegia menyusul imigrasi massal yang terjadi dalam beberapa dekade terakhir. Norwegia telah membuat terjemahan Alquran lengkap pertama pada 2013.

Menurut  Aqil Qadir dari Asosiasi Seni dan Budaya Norwegia-Muslim, terjemahan Alquran itu berisi penjelasan Alquran berdasarkan dunia modern dalam gaya interpretatif yang unik.

Baca Juga: 1.000 Jemaah Korban First Travel Bakal Diberangkatkan Umrah

Baca Juga: Menelusuri Sejarah Islam di Museum Islam Australia

Sumber: Khazanah Republika.co.id
Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Masjid Pusaka, Masjid Tertua di Kabupaten Tabalong
apahabar.com

Habar

Ibadah Haji 2020 Selesai, Jemaah Puji Kerja Keras Pemerintah Arab Saudi
apahabar.com

Habar

Cerita Yulida dari London; Beratnya Puasa di Negeri Orang, Kangen Suasana Ramadan di Banua
apahabar.com

Habar

Lestarikan Tradisi Ulama, LDNU Banjar Gelar Kajian ‘Dakwah dengan Tulisan’
apahabar.com

Habar

Muslim Etnis Hui di China Rayakan Maulid Nabi
apahabar.com

Habar

Batal Berangkat, 278 Calon Jemaah Haji Tarik Setoran Pelunasan
apahabar.com

Habar

Arab Saudi Berlakukan New Normal, Umrah Masih Ditangguhkan
apahabar.com

Habar

Kaligrafi Arab Segera Didaftarkan Sebagai Warisan UNESCO
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com