Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Lawan Perundungan, ‘Kopi’ Siap Jadikan Banjarmasin Kota Inklusi

- Apahabar.com Minggu, 1 Desember 2019 - 10:08 WIB

Lawan Perundungan, ‘Kopi’ Siap Jadikan Banjarmasin Kota Inklusi

Wali Kota Ibnu Sina dalam dialog bertemakan peran pemuda dan masyarakat dalam mewujudkan Banjarmasin sebagai Kota Inklusi di Balai Kota, Sabtu siang. apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Kolaborasi Pemuda Indonesia (KOPI) dengan Pemerintah Kota Banjarmasin semakin mantap.

Mereka siap bersama-sama menjadi agen perubahan untuk menjadikan Banjarmasin Kota Inklusi.

Untuk itu, menyambut momen Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang jatuh setiap 3 Desember, serangkaian acara digelar.

“KOPI berkomitmen untuk terus bersinergi. Apalagi Pak Ibnu welcome dengan komunitas dan organisasi kepemudaan yang ingin berkolaborasi demi kemajuan kota kita ini,” ungkap Ketua DPD KOPI Banjarmasin, Dian Firdaus Yusuf kepada apahabar.com usai dialog HDI 2019 di Balai Kota, Sabtu (30/11) siang.

Tahun ini, isu bullying atau perundungan menjadi perhatian serius dalam momen HDI ini.

Karenanya, kegiatan siang tadi sekaligus pelantikan KOPI chapter pelajar.

Sebagai role model dari teman sebayanya, Daus berharap isu-isu tentang disabilitas terus digaungkan.

“Kopi melihat ada isu-isu bullying atau isu-isu yang terlihat di pelajar, mereka dikucilkan. Di sini kita ingin mereka teredukasi agar melakukan pencegahan yang bersifat preventif,” ujarnya.

Menyambut baik sinergi itu, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina siap berkolaborasi dengan para milenial tersebut.

Banjarmasin sejauh ini memiliki komitmen untuk membangun Kota Inklusi. Memperhatikan dan menunaikan hak-hak disabilitas.

“Termasuk juga yang menjadi PR ke depan adalah bagaimana sarana pariwisata kita terutama yang berbasis sungai,” bebernya.

Dialog bertemakan peran pemuda dan masyarakat dalam mewujudkan Banjarmasin sebagai kota inklusi.

Dialog diselenggarakan bersama Yayasan Pensil Waja Banua, Lesehan Sehat Banua, PPDI Banjarmasin, Forum Anak, dan Forum OSIS Banjarmasin.

Narasumbernya perwakilan Dinas Sosial Banjarmasin, PPDI Banjarmasin, Honda Trio Motor, serta Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kalsel.

Baca Juga: AMPG Beberkan Alasan Mendukung Koalisi Hj Ananda dan Ibnu Sina

Baca Juga: Lepas Atlet Futsal SMADA ke Thailand, Ibnu Sina Beri Uang Saku Tambahan

Reporter: Musnita Sari
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

DPS di HST Turun 427, TPS Tambah Satu di Rutan Barabai
apahabar.com

Kalsel

RTH Nol Kilometer Siap Digunakan Untuk HUT Kalsel ke-69
apahabar.com

Kalsel

Apes! Mobil Dispencapil Tanbu Tabrak Tiang Listrik  
apahabar.com

Kalsel

Ditambah Marabahan, Cuma Dua Puskesmas Paripurna di Kalsel
apahabar,com

Kalsel

Polisi Minta Kasus Mahendra Jadi Pembelajaran Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Kisah Perjuangan Badut di Kotabaru Mencari Nafkah di Tengah Pandemi
apahabar.com

Kalsel

HUT Ke-75 TNI, Bupati HST Beri Potongan Tumpeng Pertama ke Serka Abdul Hamid
apahabar.com

Kalsel

Sulap Kontainer Jadi Perpustakaan untuk Taman Kamboja  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com