Kalsel Kedatangan Pejabat Pusat, Ibnu Sina Minta Laboratorium Bertambah Belasan, 6 Positif Covid-19 di Kotabaru Pejuang Medis dan WNA Sosok AS, Terduga Teroris di Tanbu yang Diamankan Densus 88 Densus 88 Beraksi di Tanah Bumbu, Buku Jihad dan Syal Diamankan Tagihan Listrik di Kalsel-Teng Membengkak? PLN Ungkap Penyebabnya




Home Kalsel

Minggu, 1 Desember 2019 - 10:08 WIB

Lawan Perundungan, ‘Kopi’ Siap Jadikan Banjarmasin Kota Inklusi

Aam - Apahabar.com

Wali Kota Ibnu Sina dalam dialog bertemakan peran pemuda dan masyarakat dalam mewujudkan Banjarmasin sebagai Kota Inklusi di Balai Kota, Sabtu siang. apahabar.com/Musnita Sari

Wali Kota Ibnu Sina dalam dialog bertemakan peran pemuda dan masyarakat dalam mewujudkan Banjarmasin sebagai Kota Inklusi di Balai Kota, Sabtu siang. apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Kolaborasi Pemuda Indonesia (KOPI) dengan Pemerintah Kota Banjarmasin semakin mantap.

Mereka siap bersama-sama menjadi agen perubahan untuk menjadikan Banjarmasin Kota Inklusi.

Untuk itu, menyambut momen Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang jatuh setiap 3 Desember, serangkaian acara digelar.

“KOPI berkomitmen untuk terus bersinergi. Apalagi Pak Ibnu welcome dengan komunitas dan organisasi kepemudaan yang ingin berkolaborasi demi kemajuan kota kita ini,” ungkap Ketua DPD KOPI Banjarmasin, Dian Firdaus Yusuf kepada apahabar.com usai dialog HDI 2019 di Balai Kota, Sabtu (30/11) siang.

Tahun ini, isu bullying atau perundungan menjadi perhatian serius dalam momen HDI ini.

Baca juga :  Kopi Liberka Bisa Tumbuh di Sawah

Karenanya, kegiatan siang tadi sekaligus pelantikan KOPI chapter pelajar.

Sebagai role model dari teman sebayanya, Daus berharap isu-isu tentang disabilitas terus digaungkan.

“Kopi melihat ada isu-isu bullying atau isu-isu yang terlihat di pelajar, mereka dikucilkan. Di sini kita ingin mereka teredukasi agar melakukan pencegahan yang bersifat preventif,” ujarnya.

Menyambut baik sinergi itu, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina siap berkolaborasi dengan para milenial tersebut.

Banjarmasin sejauh ini memiliki komitmen untuk membangun Kota Inklusi. Memperhatikan dan menunaikan hak-hak disabilitas.

“Termasuk juga yang menjadi PR ke depan adalah bagaimana sarana pariwisata kita terutama yang berbasis sungai,” bebernya.

Baca juga :  Catatan Sejarah (2); Erat Kaitan dengan Sultan Banjar, Strategi Tionghoa Menetap di Banjarmasin

Dialog bertemakan peran pemuda dan masyarakat dalam mewujudkan Banjarmasin sebagai kota inklusi.

Dialog diselenggarakan bersama Yayasan Pensil Waja Banua, Lesehan Sehat Banua, PPDI Banjarmasin, Forum Anak, dan Forum OSIS Banjarmasin.

Narasumbernya perwakilan Dinas Sosial Banjarmasin, PPDI Banjarmasin, Honda Trio Motor, serta Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kalsel.

Baca Juga: AMPG Beberkan Alasan Mendukung Koalisi Hj Ananda dan Ibnu Sina

Baca Juga: Lepas Atlet Futsal SMADA ke Thailand, Ibnu Sina Beri Uang Saku Tambahan

Reporter: Musnita Sari
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Dukung Sineas Muda Banua
apahabar.com

Kalsel

Pilbup HST: Kuda Hitam Tunjukkan Eksistensi, Berry Jalin Komunikasi
apahabar.com

Kalsel

PDAM Diminta Cepat Atasi Kesulitan Air Bersih di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Belajar Tingkatkan PAD Retribusi Parkir, DPRD Ponorogo ke Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Niat Beli Handphone, Pemuda di Basirih Tewas Dilindas Truck
apahabar.com

Kalsel

Dua Kabupaten Ini Beruntung, Hujan Diprediksi Akan Turun
apahabar.com

Kalsel

Wakil Rakyat Dorong Tingkatkan Kebersihan di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Brakkk, Truk Fuso Tabrak Sebuah Warung di Tapin