Hitungan Hari, Kasus Covid-19 di Banjarmasin Diprediksi Tembus 300 Kasus PSBB Berakhir Esok, Banjarbaru Siap Menuju ‘New Normal’ via PKM Banjarmasin ‘New Normal’: Wali Kota Tunggu Pusat , Pakar Tak Sepakat Puncak Covid-19 di Kalsel, Jutaan Warga Diprediksi Terjangkit Tambah Satu Lagi, Balita di Kotabaru Positif Covid-19




Home Nasional

Selasa, 3 Desember 2019 - 13:45 WIB

Ma’ruf Amin: Pemerintah Tingkatkan Akses Lapangan Kerja Bagi Difabel

nazmudin - Apahabar.com

Wakil Presiden Ma’ruf Amin diwawancarai jurnalis dengan disabilitas usai menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2019 di Plaza Barat Senayan Jakarta, Selasa (03/12). Foto–Antara/FransiskaNinditya

Wakil Presiden Ma’ruf Amin diwawancarai jurnalis dengan disabilitas usai menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2019 di Plaza Barat Senayan Jakarta, Selasa (03/12). Foto–Antara/FransiskaNinditya

apahabar.com, JAKARTA – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan pemerintah akan terus meningkatkan akses lapangan kerja bagi para penyandang disabilitas sehingga mereka dapat meningkatkan kesejahteraan hidup dengan keterbatasannya.

“Pemerintah akan terus berupaya meningkatkan akses ke layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas; sebagai upaya untuk memastikan terpenuhinya hak dasar dan meningkatkan martabat dan kemandirian penyandang disabilitas,” kata Ma’ruf saat menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2019 di Plaza Barat Senayan Jakarta, Selasa (03/12).

Dengan memiliki lapangan kerja dan berpenghasilan, para penyandang disabilitas diharapkan dapat mandiri dan tingkat kesejahteraan hidupnya meningkat.

Baca juga :  Bawa Ganja Cair, Warga Negara AS Diamankan di Kalbar

Menurut Wapres Ma’ruf masyarakat dengan disabilitas lebih rentan hidup di bawah garis kemiskinan, karena keterbatasan akses dan tingginya beban pengeluaran.

“Data menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk tidak bersekolah dan memiliki kesempatan yang lebih kecil untuk berpartisipasi dalam pasar kerja. Selain itu, juga memiliki tingkat pengeluaran 30 persen lebih tinggi dibandingkan dengan keluarga lainnya,” jelasnya.

Pemerintah sebenarnya telah menganggarkan santunan untuk warga penyandang disabilitas, namun Wapres mengakui nilai tersebut masih sangat terbatas.

Oleh karena itu, dukungan pemerintah agar para difabel dapat mengakses lapangan pekerjaan untuk mandiri akan terus diberikan.

Baca juga :  Korban Tsunami Selat Sunda Butuh Biskuit

Ma’ruf juga mengapresiasi kepada pihak pengusaha swasta yang memberikan kesempatan bagi para difabel untuk bekerja. Perlakuan khusus yang diberikan para pengusaha tersebut antara lain pengendalian stres di tempat kerja serta penerapan target produksi sesuai kemampuan.

“Saya mendapatkan informasi adanya berbagai kiat dan perlakuan khusus yang diberikan oleh dunia usaha dalam memberdayakan pekerja penyandang disabilitas. Terima kasih kepada dunia usaha,” ujarnya.

Baca Juga: Pasca-ledakan Granat Asap, Monas Tetap Buka dan Beroperasi Normal untuk Umum

Baca Juga: Aparat Pastikan Tidak Ada Penyerangan Dalam Ledakan Granat Asap di Monas

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Teken Perpres, Jokowi Kembali Hidupkan Jabatan Wakil Panglima TNI
apahabar.com

Nasional

Dua Bersaudara Asal Sidoarjo Ciptakan Aplikasi Bimbingan Belajar Mandiri
apahabar.com

Nasional

Semburan Air di Azzikra Bogor Mengandung Gas
apahabar.com

Nasional

3.204 Rumah Terendam, Mensos Kucurkan Bantuan Rp482 Juta
apahabar.com

Nasional

Natal dan Tahun Baru 2018: Intip Cara Pertamina Perkuat Distribusi BBM
apahabar.com

Nasional

Pakar AS Bicara Penyebab Peringatan Tsunami Banten tak Aktif
apahabar.com

Nasional

Soal Perlindungan Keselamatan, Grab Diminta Tiru Gojek
apahabar.com

Nasional

KPU: Total 225 Petugas KPPS Meninggal dan 1.470 Orang Sakit