Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Mediasi Warga Antar Baru dan PT BPP Ditunda

- Apahabar.com Selasa, 17 Desember 2019 - 20:52 WIB

Mediasi Warga Antar Baru dan PT BPP Ditunda

Mediasi yang difasilitasi Pemkab Barito Kuala gagal mempertemukan penerima kuasa warga Desa Antar Baru dengan PT BPP. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Difasilitasi Pemkab Barito Kuala, mediasi antara warga Desa Antar Baru di Kecamatan Marabahan dengan PT Barito Putera Plantation (BPP), Selasa (17/12), berakhir tanpa hasil.

Mediasi seyogyanya dipanduPenjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Batola, Abdul Manaf, di ruang rapat Kantor Bupati Batola sekitar pukul 10.30 Wita.

Terlihat beberapa perwakilan PT BPP, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Batola, Nor Ipani, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Batola, Ahmad Suhaimi, Kepala Desa Antar Baru, Mahdi, serta beberapa warga.

Sebagian warga Antar Baru yang hadir merupakan anggota tim pemberian tali asih dan santunan dari PT BPP.

Namun sekitar 1 jam berlalu, pihak yang diberi kuasa warga Antar Baru untuk menyelesaikan masalah tersebut tidak hadir.

Akhirnya pertemuan tertutup itu hanya mendengarkan keterangan dari PT BPP, Kades Antar Baru dan warga yang pernah mendapat tali asih dan santunan.

“Oleh karena penerima kuasa tidak hadir, tak banyak yang bisa dibahas. Selanjutnya kami sepakat meminta penjadwalan ulang kepada pemberi kuasa, supaya penerima kuasa bisa datang,” paparSekda AbdulManaf.

“Selanjutnya kami menunggu jadwal berikutnya dari pihak yang mensomasi guna melanjutkan mediasi. Mudahan persoalan bisa segera selesai dan situasi tetap kondusif,” imbuhnya.

Dihubungi secara terpisah, salah seorang perwakilan warga yang mensomasi, Rahmadi, mengkritik ketidakjelasan undangan mediasi.

“Seharusnya undangan mediasi tersebut dikirimkan kepada pihak yang sudah kami beri kuasa untuk menyelesaikan persoalan ini,” papar Rahmadi.

“Mereka (penerima kuasa) sebenarnya sudah datang ke Antar Baru. Tetapi kembali pulang, karena tidak menerima undangan resmi,” sambungnya.

Selain undangan yang harus tepat sasaran, mereka juga menginginkan PT BPP menghadirkan pengambil kebijakan tertinggi dari perusahaan.

“Mediasi sudah sering dilakukan selama sepuluh tahun terakhir, tetapi tidak dihadiri langsung oleh pemilik perusahaan,” timpal warga penggugat lain bernama Said.

Mediasi ini diawali pemblokiran lahan sawit PT BPP oleh sejumlah warga Desa Antar Baru, Kamis (12/12). Mereka mengklaim 3.006 hektar lahan yang sudah digarap PT BPP, sah milik mereka. Keabsahan itu juga dibuktikan sejumlah sertifikat dan surat tanah lain.

Menyikapi pemblokiran tersebut, PT BPP sepenuhnya menyerahkan penyelesaian kepada hukum yang berlaku, karena juga merasa sah sebagai pemilik Hak Guna Usaha (HGU).

Sengketa ini dua kali dibawa warga Antar Baru ke meja hijau. Putusan pertama berakhir dengan gugatan ditolak, karena cacat formil.

Beberapa tahun kemudian dengan bukti baru, persoalan ini disidangkan kembali. Namun sampai putusan kasasi, hakim menyatakan tanah tersebut memang milik negara yang dikuasakan kepada pemegang HGU.

Baca Juga: Lahan Diblokir Warga, PT BPP Bertahan Dalam Koridor Hukum

Baca Juga: Portal Jalan Sawit PT BPP, Warga Antar Baru Didampingi Dayak Meratus

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Heboh Nabi Terakhir di Benawa HST, Polisi Segera Tetapkan Tersangka
apahabar.com

Kalsel

Tren Penularan Meningkat, Waspada Ledakan Kasus Covid-19 di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Dapat Mobil Hibah, Banjar Siap Salurkan 4 Ton Ikan Segar
apahabar.com

Kalsel

Tabrakan Beruntun di Anjir Pasar, Empat Pemotor Terkapar

Kalsel

Nekat, Kurir 2 Kg Sabu Tabrakan Mobil ke Portal Syamsudin Noor
apahabar.com

Kalsel

Penanganan Banjir Masuk Musrenbang Pemurus Dalam
apahabar.com

Kalsel

Debat Kandidat Pilwali Banjarmasin 2020: Khairul-Habib Pertama Datang, Ananda-Mushaffa Terakhir
apahabar.com

Kalsel

Kabar Baik, Warga Kalsel Sembuh dari Covid-19 Nambah lagi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com