Jadwal Penumpang Banjarmasin Tujuan Bali Transit di Surabaya Berubah, Begini Respons Lion Air Mulai Berlaku, Syarat Wajib PCR Bikin Warga Kalsel Terbang ke Bali Berpikir Dua Kali Pembacok Jurkani di Tanbu Juga Rampas Barang Pribadi, Pelaku Disebut Berhalusinasi Jasad Wanita Muda Banjarmasin dengan Luka Tusuk di Dada Itu Ternyata… Sosok Pembacok Advokat Jurkani di Tanah Bumbu, dan Detik-Detik Penganiayaan

Mengenal Garuda Indonesia yang Bawa Harley dan Brompton  

- Apahabar.com     Selasa, 10 Desember 2019 - 06:30 WITA

Mengenal Garuda Indonesia yang Bawa Harley dan Brompton   

Pesawat baru Garuda Indonesia, A330-900 Foto-Dok. Airbus

apahabar.com, JAKARTA – Maskapai Garuda Indonesia kini tengah dalam sorotan. Sebab armada angkutan udara plat merah itu digunakan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, yang saat itu menjabat sebagai Direktur Utama untuk membawa moge Harley Davidson dan 2 sepeda Brompton secara ilegal.

Berikut sekilas pandang tentang pesawat baru Garuda Indonesia bertipe Airbus A330-900 itu:

Dalam rilis resminya, Garuda Indonesia telah menerima A330-900 pertamanya. Pesawat berbadan lebar generasi baru ini merupakan satu dari 14 pesawat A330-900 yang dipesan oleh Garuda Indonesia.

Garuda Indonesia saat ini mengoperasikan 24 pesawat keluarga A330 untuk penerbangan regional dan jarak jauh. Peningkatan rentang jarak dan efisiensi yang ditawarkan pesawat A330-900 akan berkontribusi terhadap peremajaan armada dan rencana perkembangan Garuda Indonesia.

Hal tersebut membuka peluang bagi Garuda Indonesia untuk menyediakan rute penerbangan tanpa henti dari Jakarta ke berbagai destinasi favorit di Eropa. A330-900 milik Garuda Indonesia dikonfigurasi untuk 301 penumpang yang terbagi menjadi dua kelas, dengan 24 kursi di kelas bisnis dan 277 kursi di kelas ekonomi.

Keluarga A330neo merupakan generasi baru A330 yang tersedia dalam dua versi, yaitu A330-800 dan A330-900. Keluarga A330neo memiliki tingkat kesamaan sebanyak 95% dengan versi A330 sebelumnya.

A330neo dibangun berdasarkan efisiensi, beragam kemampuan, dan keandalan dari keluarga A330. Keluarga A330neo dapat memangkas konsumsi bahan bakar hingga 25% per kursi dibandingkan kompetitor generasi sebelumnya dan menawarkan rentang jarak lebih jauh sebesar 1.500 mil laut dibandingkan mayoritas A330 yang beroperasi saat ini.

A330neo digerakkan oleh mesin Rolls-Royce Trent 7000 generasi terbaru dan menampilkan sayap baru dengan rentang yang lebih lebar, serta Sharklet (ujung sayap) yang mengadopsi teknologi A350 XWB. Kabin A330neo menghadirkan kenyamanan dari fasilitas kabin Airspace, termasuk sistem hiburan in-flight dan konektivitas Wi-Fi generasi terbaru.

Sebelumnya, di bulan Juli, maskapai Lion Air telah lebih dulu mendatangkan lebih armada terbaru dari Airbus itu. Ia jadi pemilik pertama jenis A330-900 di Asia Pasifik.

Tahun ini, Lion Air akan menerima dua pesawat tersebut. Pesawat pertama melengkapi tiga pesawat wide body Airbus 330-300. Lion Air pada 2018 telah memesan sepuluh (10) unit Airbus 330-900 dan mempunyai opsi memperoleh empat pesawat sejenis.

Kesepuluh unit direncanakan dikirim bertahap pada 2019 dan 2020. Seluruh pesawat yang dipesan oleh Lion Air adalah jenis armada berkapasitas lebih besar.

Setibanya di Indonesia dan setelah menjalani tahapan administrasi, pesawat ini akan beroperasi untuk layanan penerbangan haji ke Timur Tengah. Lion Air menegaskan Airbus 330-900 di waktu mendatang, akan melayani penerbangan berbagai jaringan populer yang membutuhkan waktu tempuh hingga lebih dari 13 jam non-stop.

Airbus 330-900 milik Lion Air mempunyai tata letak (konfigurasi) kursi lorong ganda (double aisle) dengan 436 kursi kelas ekonomi. Pesawat ini dilengkapi fitur utama dari kabin airspace agar bisa menikmati suasana penerbangan yang santai.

Ada pula desain baru bagasi kabin yang memudahkan pengaturan dan menyimpan lebih banyak barang bawaan.

Baca Juga: Dukung Menteri BUMN, Mardani: Pemerintah Harus Berantas Monopoli Maskapai!

Baca Juga: Skandal Harley, Erick Thohir Copot Semua Direksi Garuda

Sumber: Detik.com
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kapolda Semangati Polisi di Lokasi Longsor Penambangan
apahabar.com

Nasional

Kasihan, Kaki Harimau Sumatra Terancam Amputasi
apahabar.com

Nasional

Wagub Bali: Diharapkan Hipmi Mampu Imbangi Cepatnya Pembangunan Ekonomi
apahabar.com

Nasional

Apkasi Dukung Mendagri tentang Pencairan THR PNS dan Gaji Ke-13

Nasional

Beredar Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah Saat Demo Anti UU Omnibus Law, Sosok Pelaku Terekam?
apahabar.com

Nasional

Update Virus Corona: 1.016 Korban Meninggal, 42.638 Terinfeksi di China
apahabar.com

Nasional

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka
BMKG: Munculnya Ribuan Cacing di Solo Belum Tentu Pertanda Gempa

Nasional

BMKG: Munculnya Ribuan Cacing di Solo Belum Tentu Pertanda Gempa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com