Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang Isi Tuntutan Lengkap Demo #SAVEKPK di Banjarmasin: Pecat Firli hingga Ketua BKN! RESMI! H2D Daftarkan Gugatan Pilgub Kalsel Jilid II ke MK Memanas! Aksi #SAVEKPK di Banjarmasin Diwarnai Saling Dorong

Menhub Tinjau Kesiapan KA Bandara Adi Soemarno

- Apahabar.com Sabtu, 28 Desember 2019 - 21:33 WIB

Menhub Tinjau Kesiapan KA Bandara Adi Soemarno

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Dirut PT KAI (Persero) Edi Sukmoro saat meninjau kesiapan KA Bandara di Stasiun Solobalapan. Foto-Antara/Aris Wasita

apahabar.com, SOLO – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau kesiapan kereta api (KA) bandara yang menghubungkan Stasiun Solobalapan dengan Bandara Adi Soemarmo Boyolali, Jawa Tengah.

“KA Bandara dari Balapan (Stasiun Solobalapan) ke Adi Soemarmo sudah siap 100 persen,” kata Budi Karya di sela peninjauan di Solo, Sabtu (28/12).

Peluncuran awal akan dilakukan pada Minggu (29/12) dan akan dilakukan pengoperasian secara terbatas.

“Mungkin pengoperasian setiap satu jam. Pak Dirut (Direktur Utama PT KAI) sudah kasih gratis untuk dua bulan,” katanya.

Mengenai KA Bandara tersebut, pihaknya ingin ke depan bisa menjadi contoh integrasi antarmoda. Dengan demikian, dikatakannya, masyarakat tidak perlu berkeliling dulu untuk bisa sampai ke bandara dari stasiun.

“Orang dari Wonogiri, dari Madiun yang turun ke Terminal Tirtonadi maupun Stasiun Solobalapan bisa langsung ke bandara. Tidak perlu ke mana-mana lagi,” katanya.

Transportasi terintegrasi tersebut juga merupakan wujud komitmen pemerintah untuk menjadikan kawasan wisata Borobudur sebagai Bali Baru.

“Jadi kami buat cincin, di antaranya menghubungkan Solo, Semarang, Cirebon, Jogja. Turis bisa ‘landing’ (mendarat) di Adi Soemarmo setelah itu naik KA lagi ke Jogja,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT KAI (Persero) Edi Sukmoro, mengatakan sejauh ini ada dua armada yang dioperasikan untuk KA Bandara. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan ke depan jumlah armada akan ditambah lagi.

“Sementara ini dua kereta. Nanti dipertimbangkan dari bandara (Adi Soemarmo) ke Jogja. Selain itu, untuk memastikan kelancaran operasi, dari sisi keamanan akan kami berikan penjagaan terutama di perlintasan sebidang,” katanya.

Baca Juga: PT Pusri Bukukan Kinerja Positif Selama 2019

Baca Juga: 6 Tahun, Tunggakan Retribusi Pasar Sentuh Ratusan Juta

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ekbis

Eksportir Timteng dan Asia Beli Ikan Patin Indonesia Rp145 M
apahabar.com

Ekbis

Sepi, Fave Hotel Banjarmasin Masih Tampung Ratusan Tim Medis Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Bursa Saham Australia Dibuka Melemah
Arutmin

Ekbis

Izin Tambang PT Arutmin Indonesia Habis, ESDM Kalsel Tak Berkutik

Ekbis

Covid-19 ‘Meledak’ Lagi, IHSG Diprediksi Anjlok
Uang Rupiah

Ekbis

Didukung Sentimen Positif Global, Rupiah Awal Tahun Menguat Tajam
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Menguat, Efek Stimulus Jumbo AS
apahabar.com

Ekbis

Jika Normal Baru Berlangsung Lama, Garuda Pertimbangkan Kenaikan Tarif Tiket
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com