ga('send', 'pageview');
Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI




Home Ekbis

Senin, 23 Desember 2019 - 17:09 WIB

Menteri ESDM: Peluncuran B30 untuk Perkenalan

Redaksi - apahabar.com

Menteri BUMN Erick Thohir bersama menteri Kabinet Indonesia Maju saat menghadiri peluncuran B30 di SPBU MT Haryono, Jakarta, Senin. Foto-Antara/Sella Panduarsa Gareta/aa.

Menteri BUMN Erick Thohir bersama menteri Kabinet Indonesia Maju saat menghadiri peluncuran B30 di SPBU MT Haryono, Jakarta, Senin. Foto-Antara/Sella Panduarsa Gareta/aa.

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyampaikan bahwa peluncuran B30 secara mandatori di SPBU MT Haryono, Jakarta, oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai ajang perkenalan bahan bakar biodiesel dengan campuran 30 persen sawit ini kepada masyarakat.

“Tanggal 1 Januari (berlaku), sebagian kan namanya launching memperkenalkan,” kata Arifin Tasrif usai menghadiri acara peluncuran tersebut di Jakarta, Senin (23/12).

Pada kesempatan tersebut, Arifin Tasrif bersama Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, dan Dirut Pertamina Nicke Widyawati, serta Komisaris Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendampingi Presiden Jokowi.

Airlangga Hartarto menyampaikan mulai saat ini B30 sudah dapat digunakan oleh masyarakat, kendati pemberlakuannya secara resmi dimulai awal Januari 2020.

Baca juga :  Jakarta Catat Investasi Tertinggi Nasional di Masa Pandemi

“Target Januari, tapi sekarang sudah bisa dipakai di semua titik,” ujar Airlangga.

Sementara itu, Menteri Erick Thohir menyampaikan bahwa terwujudnya program B30 di Indonesia merupakan kerja sama antara pemerintah, BUMN, dan swasta.

“B30 ini juga tidak akan jalan kalau tidak ada peran swasta. Kalau swastanya tidak mau, ya tidak bisa. Tapi, untuk kepentingan nasional, Pertamina dan swasta bekerja sama melakukannya. SPBU ini bukan semuanya milik Pertamina, banyak juga yang punya individu,” jelas Erick.

Penerapan mandatori B30 menjadi satu dari sekian program quick win yang disiapkan pemerintah, di mana harapannya bisa segera diselesaikan. Pemerintah akan terus mengembangkan biodiesel lanjutan yakni B50, B70, hingga B100.

Baca juga :  Di Tengah Pandemi, Telkom Cetak Laba Rp10,99 Triliun

Di samping itu, pemerintah juga menyiapkan peta jalan untuk green avtur yang dalam satu tahun bisa menghemat hingga 2 juta dolar AS atau Rp26 triliun.

Baca Juga: Jokowi Senang Implementasi B30 Hemat Devisa 4,8 Miliar Dolar

Baca Juga: Erick Thohir Tunjuk Amien Sunaryadi dan Zulkifli Zaini Jadi Bos PLN

Baca Juga: Erick Thohir Tegaskan Butuh Tim Bagus Pimpin 142 BUMN

Baca Juga: Jangan Mudah Tergoda Diskon Dompet Digital di Akhir Tahun

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Bank Dunia: Pandemi Covid-19 Pukul Pertumbuhan Ekonomi Asia
apahabar.com

Ekbis

Jokowi: Pacul Masa Masih Impor?
apahabar.com

Ekbis

Tak Ramah Lingkungan, Ini Alasan Pertamina Berencana Hapus BBM Premium
apahabar.com

Ekbis

Jelang Pengumuman Data PDB Kuartal I 2020, Rupiah Menguat
apahabar.com

Ekbis

Jelang Lebaran, Bulog Jamin Stok Bapok Kalsel Aman
apahabar.com

Ekbis

Pertumbuhan Ekonomi China Picu Naiknya Nilai Ekspor Kalsel hingga 3,11 Persen
apahabar.com

Ekbis

Wakil Walikota Darmawan Jaya Ingin Lahirkan Interpreuner Muda di Banjarbaru
apahabar.com

Ekbis

Awal Pekan, Rupiah Diperkirakan Masih Melemah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com