ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Pemkab Batola

Senin, 2 Desember 2019 - 21:53 WIB

Noormiliyani Dukung Pendidikan Inklusif

Redaksi - apahabar.com

Tari Giring-Giring dari ABK berhasil memukau perhatian Bupati Barito Kuala, Hj Noormiliyani AS, Senin (2/12). Foto-Istimewa

Tari Giring-Giring dari ABK berhasil memukau perhatian Bupati Barito Kuala, Hj Noormiliyani AS, Senin (2/12). Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Keterbatasan jangkauan Sekolah Luar Biasa (SLB), sudah sepantasnya ditutupi sekolah inklusif sebagai solusi pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Pendidikan inklusif adalah sistem pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik berkebutuhan khusus.

Berbeda dengan SLB, siswa ABK dalam jenjang SD dan SMP dapat mengikuti pembelajaran dalam lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan peserta didik umum.

Namun dalam pelaksanaan kebijakan penyelenggaraan pendidikan inklusif, ditemukan beberapa masalah klasik.

Hal inilah yang berusaha dipecahkan Forum Komunikasi Pendidikan Inklusi (FKPI) Barito Kuala melalui Sosialisasi Penguatan Kelembagaan Sekolah Penyelenggara Pendidikan Iklusi, Senin (2/12).

Di antara masalah yang muncul dalam penerapan pendidikan inklusif di Batola adalah kekurangan tenaga pengajar, hingga pengetahuan guru reguler tentang ABK.

“Demi peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan inklusif di Batola, kami berharap dilakukan penambahan Guru Pembimbing Khusus (GPK),” papar Zainuddin Sidik, ketua panitia penyelenggara sosialisasi.

“Sampai sekarang GPK yang berstatus honor daerah hanya 5 orang. Kami juga menginginkan semakin bertambah penyelenggara pendidikan inklusif,” tambahnya.

Cita-cita mulia FKPI seiring dengan keinginan Bupati Hj Noormiliyani AS. Pun Noormiliyani begitu antusias menyaksikan Tari Giring-Giring dan pantomim yang ditampilkan ABK.

“Saya berharap momentum ini memperkuat komitmen untuk bersama-sama meningkatkan mutu pelayanan pendidikan kepada ABK, termasuk aktif mengembangkan potensi dalam lingkungan yang sama,” tegas Noormiliyani.

“Bagaimanapun mereka bisa belajar di sekolah dan kelas yang sama. Hal yang membedakan cuma indikator pengajaran, karena sekolah menyesuaikan dengan kondisi anak,” tandasnya.

Baca Juga: Dilepas Tapung Tawar, Bantuan dari Batola Meluncur ke Pulau Sebuku

Baca Juga: Batola Terima Predikat Kepatuhan dari Ombudsman RI

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Batola

Tiga Kades Dilantik, Begini Pesan Bupati Batola
apahabar.com

Pemkab Batola

Selama PSBB Jilid Kedua, Batola Adaptasi Penerapan New Normal
apahabar.com

Pemkab Batola

Bupati Balangan Teken Hibah Pilkada untuk Bawaslu, Intip Nilainya
apahabar.com

Pemkab Batola

Memperbaiki Hulu Ke Hilir, Batola Launching Perbup Produk Unggulan
apahabar.com

Pemkab Batola

Seleksi CPNS Kalsel Dilanjutkan, Peserta Bisa Memilih Lokasi Tes
apahabar.com

Pemkab Batola

Maklumat Dicabut, Polres Batola Tetap Kawal Protokol Kesehatan
apahabar.com

Pemkab Batola

Juara MTQ Batola Ditunggu Hadiah Umrah
apahabar.com

Pemkab Batola

Peringatan Sumpah Pemuda Di Batola Penuh Warna
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com