‘Olahraga’ Malam, Ratusan Pemuda di Tapin Arak Motor Sampai Polres CEK FAKTA: Covid-19 Jadi Ladang Bisnis RS di Banjarmasin? Duh, Zona Hitam Covid-19 di Banjarmasin Bertambah! Selama Pandemi, Biaya Operasional Bekantan Kalsel Kian Melonjak Belasan Warga Kalsel Terimbas Penyusutan Karyawan Lion Air




Home Kalsel

Selasa, 24 Desember 2019 - 12:52 WIB

Pelajar Masih Dominasi Penyalahgunaan Narkoba di Batola

Redaksi - Apahabar.com

Kepala BNNK Barito Kuala, AKBP Agung Prabowo, menyampaikan press release hasil P4GN 2019. Foto-Istimewa

Kepala BNNK Barito Kuala, AKBP Agung Prabowo, menyampaikan press release hasil P4GN 2019. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Hasil Pencegahan Pemberantasan dan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang dilakukan BNNK Barito Kuala, harus menjadi perhatian orang tua dan sekolah.

Tercatat sepanjang 2019, pelajar di Batola masih mendominasi penyalahgunaan narkoba. Dari 110 pemakai yang telah direhabilitasi, 88 di antaranya pelajar, 16 swasta dan 2 mahasiswa.

“Narkoba yang paling banyak disalahgunakan pelajar adalah dekstro dan seledryl. Sedangkan penggunaan carnophen sudah berkurang,” papar Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batola, AKBP Agung Prabowo, Senin (23/12).

Namun demikian, secara umum penyalahgunaan carnophen masih tinggi di Batola. Dari 110 pasien rehabilitasi, 25 di antaranya pengguna carnophen. Kemudian shabu 16 orang dan lain-lain 65 orang.

Baca juga :  Dia Achmad Faruky, Jacklyn Choppers-nya Polres Tapin

Kalau dibandingkan data 2018, keterlibatan pelajar dalam penyalahgunaan narkoba cenderung meningkat. Sebelumnya dari 71 orang yang direhabilitasi, 54 di antaranya adalah pelajar.

“Walaupun hanya mengonsumsi dekstro dan seledryl, semua pelajar tetap kami rehabilitasi lantaran itu termasuk zat yang dilarang,” imbuhnya.

Rehabilitasi yang mayoritas melalui rawat jalan dilakukan di Klinik Pratama, RSUD Abdul Aziz, PKM Berangas dan Anjir Pasar serta Pondok Sehat Arrahmah dan Ponpes Tarbiyatul Furqon.

“Rehabilitasi pelajar dilakukan dalam ruangan khusus yang disediakan sekolah. Setiap sesi rehabilitasi dilakukan bersama guru Bimbingan Konseling (BK),” papar Agung.

Baca juga :  Pagi Cerah Berawan, Begini Cuaca Kalsel Siang Nanti

Sementara dalam upaya pencegahan, BNNK sudah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Batola melalui berbagai penyuluhan di sekolah, serta beberapa pemerintah desa.

“Peran pemerintah desa sebenarnya penting dalam pencegahan narkoba, sesuai Peraturan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi No 11 Tahun 2019,” beber Agung.

“Aturan itu menginstruksikan seluruh desa melakukan penganggaran P4GN dari Dana Desa. Sampai sekarang baru dua desa yang menganggarkan P4GN,” tandasnya.

Baca Juga: Polisi Tembak Mati Seorang Pengedar Narkoba

Baca Juga: Penghujung 2019, Kombes Wisnu: Kalsel Masih Jadi ‘Pasar’ Peredaran Narkoba

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Begini Rekayasa Lalu Lintas di Banjarmasin Pada Pergantian Malam Tahun Baru
apahabar.com

Kalsel

Pelantikan DPRD Kalsel: Usai Orasi, Pedemo Salat Zuhur Berjemaah
apahabar.com

Kalsel

Sebulan Di Rutan Marabahan, Begini Kondisi H Rusman
apahabar.com

Kalsel

Hujan Turun, Karhutla Masih Bayangi Kalsel

Kalsel

Pria di Tala Tewas Misterius di Jalanan, Diduga Korban Kecelakaan
apahabar.com

Kalsel

PSBB Banjarbaru-Banjar, Pengendara ini Terpaksa Harus Putar Balik

Kalsel

Breaking News! Api Masih Membara di Pekapuran Laut
apahabar.com

Kalsel

Donor Darah Secara Rutin Bisa Bikin Awet Muda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com