Sudah Minta Maaf, Sekda Tala Tetap Dipolisikan Live Streaming SCTV PSG vs Man United Liga Champions Malam Ini, Link Siaran Langsung Vidio.com Demo Setahun Jokowi di Banjarmasin: 5 Remaja Diamankan, Mahasiswa Respons Santuy Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan Terduga Penyusup Diamankan, Kapolda Kalsel Angkat Bicara

Pengurus PC ISNU Kabupaten/Kota di Kalsel Dilantik

- Apahabar.com Minggu, 1 Desember 2019 - 13:02 WIB

Pengurus PC ISNU Kabupaten/Kota di Kalsel Dilantik

Pelantikan Pengurus PC ISNU Kabupaten dan Kota di Kalsel digelar di di Hotel Tree Park, Kabupaten Banjar. Foto-ISNU for apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) se-Kalimantan Selatan 2019 gelombang pertama yang digelar Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) berakhir pada hari ini, Minggu (01/12).

MKNU yang berlangsung selama tiga hari sejak Jumat (29/11) lalu digelar di Hotel Tree Park, Kabupaten Banjar.

Pasca mengikuti madrasah yang menjadi kewajiban bagi kader NU sebelum menjadi pengurus organisasi tersebut, sebanyak 75 peserta membentuk kepengurusan di tujuh kabupaten atau kota se-Kalsel.

Di antaranya Pimpinan Cabang (PC) ISNU Banjarmasin, Banjarbaru, Barito Kuala, Hulu Sungai Utara, Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru.

Kepengurusan itu dilantik Ketua Umum PP ISNU, Ali Masykur Musa. Ia meminta pengurus ISNU di daerah harus segera bekerja.

Pertama, kata dia, ISNU harus hadir melawan opini–opini yang pandangan keagamaannya tak sejalan dengan Pancasila. Karena, menurut politisi PKB ini, Indonesia merupakan negara Pancasila.  Sehingga, bila ada pandangan yang ingin mengganti Pancasila, maka jangan menjadi bagian dari negara ini.

“ISNU harus bisa menjadi tempat bertemunya orang bertanya Islam yang benar itu yang bagaimana? Hubungan negara dengan Islam yang benar itu bagaimana? ISNU harus bisa menjawab itu,” ucap Ali Masykur Musa melalui siaran pers yang diterima apahabar.com.

Poin berikutnya, sambung dia, ISNU harus bisa mengembangkan kemandirian ekonomi. Alasannya, dengan kemandirian ekonomi, maka ISNU tak bisa diintervensi pihak lain.

“Ketiga, ISNU mengembangkan SDM. Kalau SDM-nya kuat dan hebat, ISNU akan mendapat kepercayaan. Itulah tiga poin yang saya tekankan kepada pengurus ISNU. Khususnya yang baru dilantik ini,” ujar tokoh yang pernah menjadi anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI periode 2009 -2014 ini.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) ISNU Kalsel, Muhammad Ahsin Rifa’i mengatakan dalam waktu segera kembali menggelar MKNU gelombang berikutnya.

Karena, kader NU yang ingin masuk dalam kepengurusan NU wajib mengikuti MKNU. Begitu pula pengurus dan anggota ISNU.

“Di gelombang berikutnya, kami juga berharap terbentuk lagi PC ISNU yang saat ini belum ada. Kita tahu, di Kalsel ada 13 kabupaten–kota. Saat ini, baru ada tujuh PC ISNU yang terbentuk. Sehingga ke depan, akan dibentuk 6 PC ISNU lagi di Kalsel,” kata akademisi ULM ini.

Sekedar diketahui, pada gelombang pertama, MKNU Kalsel yang merupakan angkatan ke-187 secara nasional ini, ada 75 peserta yang mengikuti. Namun dari 30 jam pelaksanaan, hanya 63 kader yang dinyatakan lulus. Sisanya, dinyatakan tidak lulus.

Baca Juga: Mengail Kesejahteraan, DPRD Berencana Manjakan Investor

Baca Juga:  Lawan Perundungan, ‘Kopi’ Siap Jadikan Banjarmasin Kota Inklusi

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

MTQ Nasional ke-51 Tingkat Kota, Juara Umum Tahfiz dan Tilawah Diraih Peserta Asal Banjarmasin Selatan
apahabar.com

Kalsel

Per 29 Mei, Kapal Penumpang Akan Beroperasi di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Wakil Rakyat Soroti Penanganan Pendidikan Kalsel di Masa Pandemi
apahabar.com

Kalsel

Geger! Pria di Sungai Andai Tewas di Tangan Anak Sendiri
apahabar.com

Kalsel

Tiga Santri Terbaik HST ke Timur Tengah

Kalsel

VIDEO Penangkapan WN Malaysia di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Dinas Perindustrian Kalsel Dorong IKM Lokal Produksi APD
apahabar.com

Kalsel

Menuju New Normal, DPRD Banjar Minta Masjid yang Pertama Dilonggarkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com