VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Per Oktober 2019, Nilai Ekspor Kalsel Meningkat

- Apahabar.com Senin, 2 Desember 2019 - 16:55 WIB

Per Oktober 2019, Nilai Ekspor Kalsel Meningkat

Kepala BPS Kalsel Diah Utami (tengah) saat menggelar jumpa pers di kantor BPS provinsi Kalsel, Selasa (02/12) siang. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kalimantan Selatan, nilai ekspor melalui pelabuhan di Kalsel per Oktober 2019 mencapai US$669,80 juta atau naik 21,90 persen dibanding ekspor September 2019 yang mencapai US$549,47 juta.

“Turun 12,86 persen jika dibandingkan dengan nilai ekspor Oktober 2018 yang mencapai US$768,69 juta,” ujar kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel, Diah Utami saat konferensi pers di kantor BPS Kalsel, Banjarbaru, Selasa (02/12) siang.

Adapun, kelompok komoditas barang berdasarkan HS 2 digit yang paling banyak diekspor adalah kelompok bahan bakar mineral (HS 27) sebesar US$570,62 juta.

Sedangkan untuk negara tujuan ekspor terbesar adalah Tiongkok dengan nilai US$255,09 juta.

Sementara itu, nilai impor Kalimantan Selatan pada Oktober 2019 sebesar US$78,57 juta atau turun sebesar 10,95 persen dibanding impor September 2019 yang mencapai US$88,23 juta.

“Turun 67,55 persen dari Oktober 2018 yang pada saat itu nilainya mencapai US$242,15 juta. ,” ujarnya lagi.

Komoditas barang berdasarkan HS 2 digit yang paling banyak diimpor adalah kelompok bahan bakar mineral (HS 27) sebesar US$70,13 juta.

Negara asal impor dengan nilai terbesar adalah Malaysia sebesar US$ 32,34 juta.

“Pangsa impor tertinggi bulan ini dari Malaysia diikuti Korea Selatan, dan ketiga dari Singapura,” jelas Diah.

Sehingga, neraca perdagangan ekspor impor Kalimantan Selatan pada Oktober 2019 surplus US591,23 juta.

“Lebih besar daripada neraca perdagangan ekspor impor Kalimantan Selatan bulan lalu yang surplus US$461,24 juta,” tutupnya.

Baca Juga: Alat Pengukur Kualitas Udara di Banjarmasin ‘Menyesatkan’

Baca Juga: Hari Jadi Korpri, Sekda: Korpri Harus Tetap Berinovasi

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

JMSI Ajukan Penangguhan Penahanan Eks Pemred Banjarhits
apahabar.com

Kalsel

Eks Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto Terima Kado Istimewa dari Kapolri
apahabar.com

Kalsel

Kabar Gembira, PLN Turunkan Tarif Listrik Pelanggan Golongan Tegangan Rendah
apahabar.com

Kalsel

Tragedi Sungai Andai: Usai Membunuh, Arrafiq Ucap Istighfar
apahabar.com

Kalsel

Mahasiswi Akademi Perawat Diduga Bunuh Diri, Polisi: Masih Diselidiki
apahabar.com

Kalsel

Wisata Susur Sungai Martapura Saat Harganas 24 Jam
Satu Mahasiswa ODP, ULM Perpanjang Kuliah Online

Kalsel

Satu Mahasiswa ODP, ULM Perpanjang Kuliah Online  
apahabar.com

Kalsel

Bati-Bati, Jorong dan Tambang Ulang ‘Penyumbang’ Terbanyak Karhutla
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com