MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel Tersetrum, Petugas PLN di Kandangan Nyangkut di Tiang Listrik Angin Puting Beliung Ngamuk, Puluhan Rumah di Banjar Poran Poranda Pak Jokowi, Kawasan Industri Jorong Tanah Laut Butuh Investor Baru! Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem

Pilgub Kalsel: Repnas Ingin Pemimpin Menasional dan Peduli Investasi Banua

- Apahabar.com Selasa, 31 Desember 2019 - 15:00 WIB

Pilgub Kalsel: Repnas Ingin Pemimpin Menasional dan Peduli Investasi Banua

Ketua Umum BPP Hipmi Mardani H Maming. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan (Pilgub Kalsel) 2020 tinggal menghitung bulan. Nama kandidat bakal calon mulai bermunculan.

Selain petahana Sahbirin Noor, terdapat pula mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana.

Menyusul keduanya, mencuat nama Rosehan Noor, Rudy Resnawan, Muhidin, hingga Mardani H Maming (MHM).

Untuk diingat, Rosehan merupakan anggota aktif DPRD Kalsel dan pernah menjabat wakil gubernur Kalsel.

Sementara, Rudy Resnawan wakil gubernur aktif Kalsel. Muhidin adalah eks wali kota Banjarmasin, sekaligus ketua Partai Amanat Nasional wilayah Kalsel.

Sedangkan, MHM adalah Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda (Hipmi) sekaligus eks bupati Tanah Bumbu dua periode.

Lantas, sosok seperti apa yang diinginkan masyarakat untuk lima tahun ke depan?

Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Kalsel meihat sosok yang paling tepat adalah tokoh muda yang menasional. Dan, peduli dengan pembangunan serta investasi di Banua.

Sebagaimana diketahui, Kalsel akan menjadi calon penyangga ibu kota negara baru di Kaltim.

“Apalagi teman-teman saya dari luar daerah sangat banyak ingin berinvestasi di Kalsel,” ucap Ketua Repnas Kalsel, Nawang Wijayati kepada apahabar.com, Selasa (31/12) siang.

Repnas, kata dia, melihat Kalsel butuh sosok yang mampu mengembangkan potensi ekonomi. Khususnya di sekitar kawasan Hulu Sungai.

Hulu Sungai atau Banua Anam merupakan akses utama dari Kalsel menuju ibu kota baru di Kaltim, yakni Penajam Paser Utara.

“Kalau mau ke ibu kota negara baru pasti melewati Kalsel terlebih dahulu. Dari sini pemimpin harus mampu mengembangkan potensi ekonomi seperti perhotelan,” bebernya.

Selain itu, Nawang ingin pemimpin nanti memberikan kemudahan di sektor perizinan dalam membangun bisnis. Dalam artian tak berbelit-belit dan tak ada nepotisme.

“Kepemimpinan sekarang sudah baik, mudah saja pejabatnya ditemui. Semoga nantinya semakin mudah lagi,” ujar Nawang.

Selanjutnya, sambung dia, sangat penting adalah sosok yang memiliki jaringan luas di tingkat nasional. Sehingga, mampu menjadi penyambung kebijakan antara pusat dan daerah.

“Kita sangat mengapresiasi tokoh yang memiliki nama di nasional, tapi tetap memiliki niat untuk membangun daerah. Jadi apabila ada informasi penting terkait bisnis, maka disampaikan kepada pengusaha di Kalsel,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Di HUT ke-67 SMAN 1 Banjarmasin, Paman Birin Bicara Pilgub
apahabar.com

Politik

Bupati Kotabaru Ungkap Sosok Pendampingnya di Pilbup 2020
apahabar.com

Politik

Pilkada Kalsel, Jalur Independen Lebih Memikat Para Penantang Petahana
apahabar.com

Politik

Tim BirinMu Mentahkan Deretan Laporan Denny Indrayana, 1 Tudingan Rontok Lagi?
apahabar.com

Politik

Ansharuddin Mencari Celah Lewat Partai Nasdem
apahabar.com

Politik

Ratusan Warga di Kalsel Masuk Daftar Pemilih Khusus
apahabar.com

Politik

Warga Sungai Andai Diajak Kenali Kertas Surat Suara dan Tata Cara Mencoblos
apahabar.com

Politik

Pilkada Balangan, Pasangan ANIS dan HAS Kompak Mendaftar Minggu Besok
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com