Belum Ada Pasokan, BBM di Tabalong Mulai Langka Terdakwa Bantah Polisi, Sidang Sabu 300 Kg Banjarmasin Memanas Masuk Balikpapan Bakal Wajib Rapid Test Antigen Pascabanjir HST, 2 Desa di Hantakan Masih Terisolir Sapa Pengungsi di Martapura, Menko PMK Minta Perketat Prokes

Pilu Korban Kebakaran di Tapin, Mengais Buku demi Belajar

- Apahabar.com Jumat, 20 Desember 2019 - 18:08 WIB
  • apahabar.com, RANTAU – Kebakaran hebat menerjang kawasan Linuh, Kabupaten Tapin, Jumat (20/12) siang, sekitar pukul 13.00 tadi. Terselip kisah pilu di balik kebakaran.

    Pantauan apahabar.com, dua bocah SD sedang memunguti sisa-sisa buku pelajaran pascakebakaran. Sekolah mereka, yakni SDN 2 Linuh ludes dilalap si jago merah.

    Pada sisi lain, dinding empat ruangan yang berjejer tampak juga hangus. Ruangan itu tempat belajar anak kelas 1, 2, 3. Pun, dengan ruangan Unit Kesehatan Siswa (UKS), serta 2 bangunan rumah beserta kantin milik warga bernama Ijul.

    Lanjut, dua bocah yang mengais sisa puing kebakaran tadi adalah Mia dan Rizky. Masing-masing duduk di bangku kelas 3 dan 5.

    Mengais benda sisa kebakaran sembari mencari alat-alat pelajaran yang masih bisa digunakan. Tumpukan buku berasap dan basah sedikit sisa gosong terbakar juga dipunguti mereka.

    Menginjak sore, tak hanya Mia dan Rizky yang mengais buku-buku di reruntuhan sisa kebakaran. Anak anak lain juga sibuk. Membantu guru guru dan warga membersihkan serta mengevakuasi meja, kursi dan menjemur buku buku yang basah terkena semprotan pemadam.

    Tampak beberapa murid perempuan menangis di sekitaran lokasi. Juga terlihat ibu ibu berdaster hijau yang syok di depan ruangan kepala sekolah. Rupanya ibu itu adalah istri si pemilik kantin, Izul, sekaligus empunya rumah.

    “4 ruangan [kelas] berjejer ludes terbakar dan rumah juga kantin saya hampir rata dengan tanah. Satu unit mobil Pikap juga terbakar 100 persen,” lirih Istri Izul di lokasi kebakaran.

    apahabar.com coba menghimpun informasi asal muasal api. Rupanya, menurut warga setempat api diduga berasal dari rumah sekaligus kantin yang berjarak sekitar 2 loncatan kaki dari sekolah. Di sampingnya juga ada rumah dinas guru yang berjarak beberapa kaki, namun api tak melalap rumah dinas itu.

    “Tadi aku sambil rebahan, sama anak sambil nonton TV pada saat di rumah. Terlihat api di belakang (dapur), padahal saat itu tidak memasak yang menggunakan api,” ujar Istri Izul sambil memeluk salah satu guru perempuan di muka ruang kepala sekolah.

    SDN 2 Linuh juga satu kompleks dengan SMPN 2 Linuh. Tak berapa lama usai salat Jumat terdengar suara sirine di Kota Rantau. Puluhan unit pemadam kebakaran pun beraksi memadamkan api. Jarak antara Rantau dan Desa Linuh Kecamatan Bungur sekitar 16 kilometer, melalui jalan sempit.

    Pascakebakaran, sejumlah utusan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin turun mengecek lokasi. Mereka siap mencarikan solusi atas kebakaran tadi.

    “Sementara akan kita buat berita acara dulu atas kerugian dari dampak kebakaran ini baru kita usulkan ke kepala dinas dan kita teruskan ke Kementrian Pendidikan,” jelas Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan Muhammad Ilham di lokasi kejadian.

    “Bagaimanapun caranya akan kita usahakan agar kegiatan belajar dan mengajar tetap berjalan. Yang jelas untuk sementara libur sekolah Kita cari solusinya. Untuk tahun ajaran baru nanti kegiatan mengajar dan belajar tetap dilaksanakan, pastinya kita rencanakan dulu solusi ke depannya,” ujar Ilham mengakhiri.

    Sejatinya, besok akan digelar pembagian rapor dan setelahnya akan libur sekolah di SDN 2 Linuh.

    Baca Juga: Biadab, Ayah di Kotabaru Gauli Anak Sendiri hingga Hamil

    Baca Juga: Andil Relawan Bencana, Pecahkan Rekor MURI di Kalsel

    Reporter: Muhammad Fauzi Fadilah
    Editor: Fariz Fadhillah

    Editor: Amrullah - Apahabar.com

    Share :

    Baca Juga

    apahabar.com

    Kalsel

    2 Rumah di Pekapuran Laut Terbakar, Simak Cerita Korban
    apahabar.com

    Kalsel

    Jumlah Penumpang Pesawat Turun Drastis, Begini Tanggapan PT Angkasa Pura I
    apahabar.com

    Kalsel

    PWNU Kalsel Minta Warga NU Tak Terprovokasi Ajakan Golput
    apahabar.com

    Kalsel

    Prihatin Dampak Corona, Dit Intelkam Polda Kalsel Salurkan Bantuan untuk Warga Jorong
    apahabar.com

    Kalsel

    FKMKB Siap Gelar Dialog Publik Bersama Bapaslon Bupati Banjar
    apahabar.com

    Kalsel

    Kantor Imigrasi Perketat Pengawasan, TKI Ilegal Bisa Diancam Penjara serta Denda Rp1 Miliar
    apahabar.com

    Kalsel

    Lagi, PDAM Bandarmasih ‘Siram’ Bantuan ke Warga Terdampak Covid-19
    Nenek

    Kalsel

    Daging Bersarang di Antara Bibir dan Hidung, Nenek Hajah Butuh Biaya Operasi
    error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com