Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Pulau Patai di Barito Timur Potensial untuk Pengembangan Kerbau Rawa

- Apahabar.com Senin, 30 Desember 2019 - 18:55 WIB

Pulau Patai di Barito Timur Potensial untuk Pengembangan Kerbau Rawa

Kepala Dinas Pertanian Barito Timur Riza Rahmadi memeriksa bantuan kerbau dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalteng di Desa Pulau Patai Kecamatan Dusun Timur, Minggu (29/12). Foto-Antara/HO-Distan Bartim

apahabar.com, TAMIYANG LAYANG – Desa Pulau Patai, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah dinilai potensial untuk dijadikan lokasi pengembangan kerbau rawa untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Pengembangan kerbau sebagai hewan ternak sangat potensial karena didukung faktor alam dan jika dikembangkan dengan serius akan mampu meningkatkan perekonomian warga,” kata Kepala Dinas Pertanian Barito Timur Riza Rahmadi di Tamiang Layang, Senin (30/12).

Pengembangan kerbau rawa di Pulai Patai sangat potensial karena didukung beberapa seperti faktor kondisi alam serta ketersediaan tumbuhan hijauan sebagai pakan kerbau.

Menurutnya, diperlukan strategi dalam upaya pengembangan ternak kerbau di Desa Pulai Patai yakni mulai dari rekayasa sosial untuk mengubah pola pemeliharaan ekstensifikasi ke semi intensifikasi. Disamping itu perlu ditingkatkan ketersediaan pejantan bermutu serta penanggulangan pemotongan ternak betina produktif.

Ditambahkan Riza, dari data Badan Pusat Statistik Barito Timur diketahui populasi kerbau rawa di Barito Timur mengalami penurunan setiap tiap tahunnya selama lima tahun terakhir ini.

Hal tersebut disebabkan persentase pemotongan meningkat pada periode yang sama. Oleh karena itu permasalahan utama pengembangan ternak kerbau di Barito Timur adalah pengurangan jumlah populasi.

Ada beberapa faktor penentu utama yang wajib dipertimbangkan untuk pengembangan kerbau rawa diantaranya kekuatan kerbau telah menyatu dengan kehidupan masyarakat Desa Pulau Patai serta memiliki kemampuan adaptasi dan daya guna yang tinggi. Sarana transportasi yang semakin lancar juga memberikan kemudahan.

Faktor yang dinilai menjadi kelemahan adalah dikarenakan pemeliharan ekstensifikasi atau dilepasliarkan sepanjang hari. Dari faktor peluang karena ketersediaan hijauan pakan ternak yang tinggi melalui integrasi dengan perkebunan.

Selain itu, ada pula ancaman munculnya berbagai masalah sosial seperti konflik dengan pemilik kebun dan pencurian, rendahnya ketersediaan pejantan serta tingginya pemotongan ternak betina produktif.

“Strategi pengembangan ternak kerbau perlu dilakukan perubahan. Selain itu perlu ditingkatkan ketersediaan pejantan bermutu serta penanggulangan pemotongan ternak betina produktif,” katanya.

Selain itu, pemanfaatan lahan semakin intensif sehingga ketersediaan areal untuk penggembalaan ternak semakin terbatas. Perlu pula ada upaya untuk mengatasinya.

Salah satu upaya yang dilakukan Dinas Pertanian Barito Timur dalam meningkatkan populasi kerbau rawa yakni program inseminasi buatan (IB).

“Semoga dengan adanya perhatian dan pengembangan ternak kerbau ini mampu meningkatkan populasi dan ekonomi kerakyatan masyarakat Kabupaten Barito Timur,” pungkas Riza.

Baca Juga: Edarkan Sabu di Barito Timur, 3 Warga Banjarmasin Ditangkap Polisi

Baca Juga: Kendaraan Tambang Melintas di Jalan Umum, Bupati Barut Dibuat Gerah

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Raperda PBBKD Harus Fokus Suku Dayak
Korban Banjir Kalsel

Kalteng

Peduli Korban Banjir Kalsel, Forum Ketua RT Selat Hulu Kapuas Galang Bantuan
Kobar

Kalteng

Tertinggi di Kalteng, Covid-19 di Kobar Capai 1.762 Kasus
apahabar.com

Kalteng

Disdik Kapuas Gencar Sosialisasikan Belajar dari Rumah
apahabar.com

Kalteng

Jelang Nataru, Harga Sembako di Muara Teweh Stabil
apahabar.com

Kalteng

Nadalsyah Putuskan Mundur dari Pencalonan Gubernur Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Nadalsyah Dinobatkan Sebagai Tokoh Ekonomi Syariah Kalteng  
apahabar.com

Kalteng

Tengah Malam, Api Mengamuk di SMP 4 Pangkalan Banteng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com