Ditetapkan KPK Tersangka, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Bantah Terlibat Suap INNALILLAHI! Bocah 7 Tahun di Baharu Utara Kotabaru Tewas Dipatuk Kobra Jadi Tersangka Suap, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Diduga Terima Miliar Rupiah Kebakaran Pelambuan, Puluhan Rumah Dekat Gudang Karet Ludes Pelambuan Membara, Belasan Rumah Terbakar Dini Hari

Satu Visi Politik Tanpa Mahar, Denny Optimis Peroleh Rekomendasi NasDem di Pilgub Kalsel

- Apahabar.com Minggu, 8 Desember 2019 - 11:01 WIB

Satu Visi Politik Tanpa Mahar, Denny Optimis Peroleh Rekomendasi NasDem di Pilgub Kalsel

Denny Indrayana (tengah) saat menghadiri acara silaturahmi dan Konsolidasi bersama DPP Partai NasDem. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM era presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Denny Indrayana optimis akan memperoleh rekomendasi Partai NasDem di Pilgub Kalsel 2020 nanti.

Optimisme itu lahir bukan tanpa alasan. Mengingat, Denny Indrayana dan Partai NasDem dinilai satu komitmen dalam memperjuangkan politik tanpa mahar.

“Saya pikir setiap partai politik dan calon harus punya prinsip itu (Politik tanpa mahar, red),” ucap Denny Indrayana kepada¬†apahabar.com, Sabtu (7/12) malam.

Mahar dan politik uang, kata dia, seakan meracuni demokrasi di Indonesia. Justru akan melahirkan pesta korupsi di Tanah Air.

“Itu yang harus kita perangi, termasuk semua partai politik,” tegasnya.

Secara pribadi, Denny optimis akan diusung oleh partai besutan Surya Paloh tersebut.

Apapun hasilnya nanti, mantan staf khusus presiden SBY ini sangat menghormati proses di internal Partai Nasdem.

“Saya sudah bertemu dengan pimpinan partai. Saya meyakini itu komitmen yang dijalankan secara konsisten,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Ahmad HI Ali sangat gencar menggaungkan politik tanpa mahar.

“Nasdem memilih pemimpin berdasarkan ide dan gagasan. Bukan karena uang,” bebernya.

Nasdem akan mendorong generasi terbaik agar bisa berkontribusi membangun demokrasi yang cerdas di Kalsel.

“Untuk memperoleh rekomendasi Partai Nasdem, tak perlu berkenalan dengan wakil ketua umum, atau pengurus DPP Partai NasDem. Bahkan, tak perlu juga
membawa satu koper uang. Karena itu tidak menjadi syarat Partai NasDem,” tegasnya.

Partai NasDem akan menyaring calon kepala daerah melalui hasil 8 lembaga survei.

Dari hasil itu, dipilih untuk diberikan rekomendasi usungan partai berdasarkan kriteria yang diharapkan masyarakat.

Calon kepala daerah yang diusung adalah putera terbaik, tidak mesti kader partai.

“Kita bisa membaca keinginan publik lewat lembaga survei. Jika sudah tahu tidak berpotensi jangan kita paksakan,” pungkasnya.

Baca Juga: Pidato di Depan Waketum, Ketua Nasdem Kalsel Isyaratkan Mundur

Baca Juga: Rakernas Ricuh, Kongres PAN Mengawang-awang

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Covid-19 Melonjak, Wawali Banjarmasin Lupakan Pilkada
puan maharani

Politik

PDIP Resmi Usung Menantu Jokowi, Bobby Nasution di Pilkada Medan
apahabar.com

Politik

Minus Paman Birin, Tiga Nama Kembalikan Berkas ke Gerindra
apahabar.com

Politik

Relawan Demokrasi Berupaya Tingkatkan Partisipasi Pemilih di Tabalong
apahabar.com

Politik

Ben-Ujang Mantap Maju Pilkada Kalteng, Tunggu Deklarasinya
apahabar.com

Politik

Dugaan Pelanggaran Wabup Banjar, Bawaslu: Tidak Ditemukan Dugaan Pelanggaran
apahabar.com

Politik

Di Swiss, Jokowi-Ma’ruf Ungguli Prabowo-Sandi
apahabar.com

Politik

MHM Datang, Warga Sungai Dua Laut Minta Sinyal Internet Dibikin Ngebut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com