Ansharuddin Curhat, Eh Wabup Balangan Maradang INNALILLAHI, Anggota TNI Ditemukan Membusuk di Indekos Banjarmasin Kesbangpol dan KPU Jamin Hak 8.620 Pemilih Difabel di Kalsel Terpenuhi Tabir Kematian 2 Bocah di Benawa HST, Korban Dipocong Hidup-Hidup oleh Ibu Kandung Pembunuhan Wakar di Kelayan B Sudah Direncanakan, Pelaku Khilaf karena Luka Lama

Satu Visi Politik Tanpa Mahar, Denny Optimis Peroleh Rekomendasi NasDem di Pilgub Kalsel

- Apahabar.com Minggu, 8 Desember 2019 - 11:01 WIB

Satu Visi Politik Tanpa Mahar, Denny Optimis Peroleh Rekomendasi NasDem di Pilgub Kalsel

Denny Indrayana (tengah) saat menghadiri acara silaturahmi dan Konsolidasi bersama DPP Partai NasDem. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM era presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Denny Indrayana optimis akan memperoleh rekomendasi Partai NasDem di Pilgub Kalsel 2020 nanti.

Optimisme itu lahir bukan tanpa alasan. Mengingat, Denny Indrayana dan Partai NasDem dinilai satu komitmen dalam memperjuangkan politik tanpa mahar.

“Saya pikir setiap partai politik dan calon harus punya prinsip itu (Politik tanpa mahar, red),” ucap Denny Indrayana kepada¬†apahabar.com, Sabtu (7/12) malam.

Mahar dan politik uang, kata dia, seakan meracuni demokrasi di Indonesia. Justru akan melahirkan pesta korupsi di Tanah Air.

“Itu yang harus kita perangi, termasuk semua partai politik,” tegasnya.

Secara pribadi, Denny optimis akan diusung oleh partai besutan Surya Paloh tersebut.

Apapun hasilnya nanti, mantan staf khusus presiden SBY ini sangat menghormati proses di internal Partai Nasdem.

“Saya sudah bertemu dengan pimpinan partai. Saya meyakini itu komitmen yang dijalankan secara konsisten,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Ahmad HI Ali sangat gencar menggaungkan politik tanpa mahar.

“Nasdem memilih pemimpin berdasarkan ide dan gagasan. Bukan karena uang,” bebernya.

Nasdem akan mendorong generasi terbaik agar bisa berkontribusi membangun demokrasi yang cerdas di Kalsel.

“Untuk memperoleh rekomendasi Partai Nasdem, tak perlu berkenalan dengan wakil ketua umum, atau pengurus DPP Partai NasDem. Bahkan, tak perlu juga
membawa satu koper uang. Karena itu tidak menjadi syarat Partai NasDem,” tegasnya.

Partai NasDem akan menyaring calon kepala daerah melalui hasil 8 lembaga survei.

Dari hasil itu, dipilih untuk diberikan rekomendasi usungan partai berdasarkan kriteria yang diharapkan masyarakat.

Calon kepala daerah yang diusung adalah putera terbaik, tidak mesti kader partai.

“Kita bisa membaca keinginan publik lewat lembaga survei. Jika sudah tahu tidak berpotensi jangan kita paksakan,” pungkasnya.

Baca Juga: Pidato di Depan Waketum, Ketua Nasdem Kalsel Isyaratkan Mundur

Baca Juga: Rakernas Ricuh, Kongres PAN Mengawang-awang

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Ananda-Mushaffa Siap Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur Kota Banjarmasin Era H Muhidin
apahabar.com

Politik

Pilkada 2020, Sahbirin – Muhidin Jadi yang Pertama Mendaftar ke KPU Kalsel
apahabar.com

Politik

Simak Alasan Khairul Saleh-Habib Ali Setor Dana Awal Kampanye Cuma Rp 100 Ribu
apahabar.com

Politik

Debat Terakhir Pilbup Kotabaru, Isu Pemekaran Kambatang Lima Mencuat
apahabar.com

Politik

Belum Sowan ke Megawati, PDIP Kalteng: Semua Figur Berpeluang
Habib Aboe Bakar

Politik

Bantah All PKS Man di Pilwali Banjarmasin, Habib Aboe Bakar Bulat Menangkan Ananda-Musaffa
apahabar.com

Politik

Pilkada 2020, KNPI Kalsel Ajak Pemuda Awasi Kecurangan
apahabar.com

Politik

Pilkada Serentak 2020, PDIP Kalsel Siapkan Struktur Saksi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com