Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan

SEA Games 2019: Akhir Penantian Tim Voli Indonesia Selama 10 Tahun Raih Emas

- Apahabar.com     Selasa, 10 Desember 2019 - 19:48 WITA

SEA Games 2019: Akhir Penantian Tim Voli Indonesia Selama 10 Tahun Raih Emas

Tim bola voli Indonesia. Foto-Antara

apahabar.com, MANILA – Tim bola voli putra Indonesia sukses merebut medali emas di ajang SEA Games 2019 Manila. Ini merupakan akhir dari penantian setelah menunggu 10 tahun.

Keberhasilan itu tak luput dari kemenangan dari tuan rumah Filipina pada laga final di Philsports Arena, Metro Manila, Selasa (10/12). Emas sendiri terakhir kali diraih Indonesia pada SEA Games 2009 Laos.

Rivan Nurmulki dan kawan-kawan meraih emas setelah unggul telak 3-0 (25-21, 27-25, 25-17) atas tim yang membuat kejutan dengan menjungkalkan sang juara bertahan kejuaraan dua tahunan itu yakni Thailand.

Absennya Thailand di partai puncak memang menjadi berkah bagi Indonesia. Pasalnya selama ini tim asal Negeri Gajah Putih ini menjadi momok untuk meraih prestasi tertinggi. Hasilnya emas dipersembahkan untuk kontingen Indonesia.

Tim Indonesia yang sudah haus akan emas dari cabang olahraga bola voli langsung memberikan tekanan meski Filipina mendapatkan dukungan penuh suporter fanatiknya.

Sigit Ardian dan kawan-kawan terlihat tidak canggung meski sebagai tamu. Spike-spike keras tipikal pemain Indonesia terus dilakukan meski lawan juga tidak tinggal diam. Indonesia bahkan sempat tertekan meski akhirnya mampu mengakhiri pertandingan dengan skor 25-21.

Memasuki set kedua pertandingan jauh lebih ketat. Tuan rumah yang dimotori John Vic de Gusman ini juga tidak kalah sengit dalam memberikan perlawanan. Perolehan poin pun cukup ketat dan bahkan masing-masing tidak bisa unggul jauh.

Tim Merah Putih yang sejak awal menargetkan medali emas, terus melakukan kombinasi serangan melalui Rivan Nurmulki maupun Sigit Ardian dan dimotori langsung sang kapten Nizar Munawar. Berkat ketenangan, timnas mampu kembali unggul 27-25.

Memasuki set ketiga, Indonesia yang sudah unggul 2-0 terus melancarkan serangan. Permainan yang diperagakan kedua tim hampir sama dengan dua set sebelumnya. Hanya saja anak asuh Li Qiujiang ini mampu unggul hingga kedudukan 16-11.

Unggul lima poin membuat semangat pemain Indonesia bertambah. Pelan tapi pasti poin demi poin berhasil diraih. Akhirnya timnas yang sudah haus gelar itu mampu mengakhiri pertandingan dengan skor 25-17.

Sementara itu di sektor putri tim Indonesia harus puas dengan medali perunggu setelah pada pertandingan penentuan menang atas tuan rumah Filipina dengan skor 3-2 (25-20, 24-26, 25-15, 20-25, 16-14).

Baca Juga: Siap Bangkit, Djanur Enggan Terkecoh Kekalahan PSM dari Persela

Baca Juga: Evan Dimas, Salahudin dan Emas SEA Games 1991

Sumber: Antara
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Terima Kabar PON XX 2020 Digelar di Papua dan Jawa Timur, Kadispora: Kalsel Siap Ikut

Sport

Terima Kabar PON XX 2020 Digelar di Papua dan Jawa Timur, Kadispora: Kalsel Siap Ikut
apahabar.com

Sport

Live Trans7 MotoGP Valencia 2020 Malam Ini, Utak-atik Peluang Joan Mir Juara Dunia, Morbidelli Siap Jegal
apahabar.com

Sport

SMKN 2 Banjarmasin Bersikukuh Tambah Koleksi Juara di apahabar.com Futsal Tournament

Sport

Jadwal Piala Menpora 2021: Berhitung Peluang Calon Pendamping Persebaya
apahabar.com

Sport

Laskar Antasari Muda Ditempa di Ibu Kota
Piala Menpora

Sport

Babak Pertama Piala Menpora: Barito Putera Unggul 2-0 Atas Arema FC
apahabar.com

Sport

Gol Erikson ke Gawang Inter, Buka Peluang Spurs ke 16 Besar

Sport

Sah! Cristiano Ronaldo Pecahkan Rekor Gol Sepanjang Masa Josef Bican
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com