apahabar.com
Bupati Barito Kuala, Hj Noormiliyani AS, meninjau bazaar makanan kreasi DWP Batola dalam rangkaian peringatan Hari Ibu dan HUT DWP. Foto-Humpro Setda Batola

apahabar.com, MARABAHAN – Tak sekadar seremonial, peringatan Hari Ibu dan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Barito Kuala dan juga berisi wejangan-wejangan dari Bupati Hj Noormiliyani AS.

Peringatan Hari Ibu dan HUT DWP Batola diawali dengan upacara bendera. Selain Noormiliyani sebagai pembina upacara, semua pelaksana upacara juga wanita.

Kendati mengenakan kebaya yang sebenarnya bisa membatasi ruang gerak, semua pelaksana upacara tetap terlihat lugas, lincah dan berwibawa.

“Pelaksanaan upacara seperti itulah yang menggambarkan peringatan Hari Ibu sesungguhnya,” ungkap Noormiliyani.

Lantas dalam perayaan HUT DWP, Noormiliyani memberikan penegasan-penegasan kepada istri-istri Aparat Sipil Negara (ASN) tersebut, terutama pejabat wanita.

“Perlu diingat bahwa sehebat apapun karir wanita, pulang ke rumah tetap istri seseorang,” tegas Noormiliyani.

“Jangan sampai semena-mena, karena suami orang biasa. Bagaimanapun suami adalah kepala rumah tangga dan imam,” sambungnya.

Tidak sekadar lip service, Noormiliyani berusaha selalu menyiapkan keperluan sang suami dan anak setiap hari, sebelum berangkat menunaikan tugas sebagai pimpinan daerah.

Andai kemudian harus berangkat lebih pagi, putri Gubernur Kalsel periode 1963-1968, H Aberani Sulaiman, ini memastikan semua kebutuhan keluarga dapat diselesaikan pembantu rumah tangga.

“Ayah sebenarnya tak pernah menginginkan saya menjadi pejabat. Beliau hanya ingin saya menjadi istri salehah, karena itu yang membawa setiap orang tua ke surga. Makanya ketika pulang ke rumah, saya tetap istri Hasanuddin Murad,” beber Noormiliyani.

“Juga jangan lupa menjaga suami masing-masing, serta selalu berusaha menciptakan suasana yang romantis,” tandas bupati wanita pertama di Kalimantan Selatan ini sembari diikuti koor tawa anggota DWP Batola.

Selain peringatan Hari Ibu dan HUT DWP, juga digelar perayaan kecil-kecilan hari ulang tahun Saraswati Dwi Putranti. Istri Wakil Bupati, Rahmadian Noor, ini tepat berusia 44 tahun.

Selain menjadi Ketua TP PKK Batola, Saraswati juga disibukkan dengan pekerjaan sebagai Kabid Tata Ruang dan Bina Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Batola.

Baca Juga: Puluhan Warga Batola Sudah Dijamah Bedah Rumah

Baca Juga: Satpol PP Batola Incar Delapan Putra Daerah

Baca Juga: Bidan Dominasi Jabatan Fungsional Tertentu di Batola

Baca Juga: Soal Seragam Non ASN, Noormiliyani Memegang Setara

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif