Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Sepanjang 2019, Polisi Tangkap Puluhan Penambang Ilegal di Kalsel

- Apahabar.com Senin, 30 Desember 2019 - 19:23 WIB

Sepanjang 2019, Polisi Tangkap Puluhan Penambang Ilegal di Kalsel

Kapolda Irjen Pol Yazid Fanani dalam jumpa pers akhir tahun di Mapolda Kalsel, Senin malam. Foto-apahabar.com/Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Sepanjang 2019, Polda Kalsel mengungkap 20 kasus pertambangan tanpa izin atau Peti.

Dari masing-masing kasus, sebanyak 20 tersangka ikut ditangkap jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) setempat.

“Baik penambang ilegal batu bara maupun emas,” ucap Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani didampingi Kabag Bin Opsnal Ditreskrimsus Polda Kalsel, AKBP Suprapto, Senin (30/12) malam.

12 tersangka sebagai target operasi (TO) dan 8 tersangka bukan target operasi (Non-TO).

“Peti ada terdapat di Tabalong, Banjar, Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru,” ungkapnya.

Menurutnya, capaian ini hasil tindak lanjut dari inspeksi mendadak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), beberapa bulan lalu.

Walhasil, Ditreskrimsus Polda Kalsel berhasil menyelamatkan kerugian negara sebesar Rp21 miliar.

“Sedangkan uang negara yang berhasil diselamatkan dari kasus korupsi kurang lebih Rp30 miliar,” bebernya.

Tak hanya itu, Ditreskrimsus juga mengamankan berbagai macam peralatan dari kegiatan pertambangan tanpa izin tersebut.

Di antaranya eksavator berbagai jenis, dump truck, emas mentah, timbangan emas, tabung gas, garam Inggris, penjepit emas, batu bara kurang lebih 60 ton.

Kemudian, terdapat magnet, uang tunai, tanah merah, pasir silika, mesin penyodot air, mesin penyodot pasir, dan lainnya.

Rata-rata pelaku dijerat polisi dengan Undang-undang Pertambangan.

“Bisa dikenakan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Namun apabila biasa saja maka hukuman 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Baca Juga: Catatan Akhir Tahun, Polisi: Kriminalitas di Tanah Bumbu Menurun

Baca Juga: Kasus Order Fiktif Ojol di Banjarbaru Berakhir Damai, Simak Modus Pelaku

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Barut Kembali Ringkus Pengedar Narkoba 

Baca Juga: Penyerang Novel Baswedan Pelaku Diduga Anggota Polri Aktif

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Pembunuhan Pria Bertato Karena Salah Paham
apahabar.com

Hukum

Tragis! Usai Bunuh Anak Kandungnya, Tersangka Mardi Mengaku Menyesal
apahabar.com

Hukum

Bingung Cari Sandal, Roy Marten dan Anto Gagal Bawa Kabur Handphone
apahabar.com

Hukum

Sedang Nikmati Sabu, Warga HST Disergap John Lee CS
apahabar.com

Hukum

Iptu Komaruddin Tabuh Genderang Perang Terhadap Curanmor
apahabar.com

Hukum

Miliki Sabu 9,5 Kg dan Ekstasi 24 Ribu Butir Zul Zivilia Terancam Hukuman Mati
apahabar.com

Hukum

Kecelakaan Maut di Batola, Pelakunya Positif Narkoba
apahabar.com

Hukum

Razia di Sari Gadung, Satpol PP Tanbu Musnahkan Ratusan Liter Tuak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com