apahabar.com
Pengurus Ikatan Pesantren Indonesia Cabang Banjar bersama Bupati Banjar KH Khalilurrahman. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Bertempat di Aula BarakatMartapura, Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Cabang Kabupaten Banjar menggelar musyawarah pertama untuk membentuk kepengurusan, Minggu (25/12).

Terpilih secara aklamasi, KH. Muhammad Itqon sebagai Ketua Umum, Ustadz Khairullah Zain sebagai Ketua Harian, Ustadz Mulkan sebagai Sekretaris, dan Ustadz Hairullah sebagai Bendahara.

Bupati Banjar dalam sambutannya berharap, Ikatan Pesantren Indonesia Cabang Kabupaten Banjar mampu menjadi ruang aspirasi dan konsolidasi serta wadah pemersatu bagi pesantren, pemerintah, dan seluruh unsur terkait dalam memajukan pesantren di Kabupaten Banjar.

Menghadapi era revolusi industri 4.0 yang tidak bisa dihindari, Guru Khalil mengingatkan agar pesantren harus menguasai ilmu teknologi agar tidak dikuasai dan dapat bersaing.

“Hadirnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 yang memastikan pesantren tidak hanya mengembangkan fungsi pendidikan, tapi juga mengembangkan fungsi dakwah dan fungsi pemberdayaan masyarakat,” kata Bupati yang akrab disebut dengan Guru Khalil tersebut.

Diharapkan Bupati, kehadiran IPI dapat bersama pemerintah membangun santri-santri yang unggul dan siap menjawab tantangan di era revolusi 4.0.

IPI sendiri adalah organisasi independen berasaskan Pancasila dan berakidah Islam AhlussunnahWal Jamaah yang tidak berafiliasi politik dan berfungsi selain sebagai wadah silaturahmi, koordinasi, konsultasi, interaksi, juga yang utama peningkatan sumber daya manusia pesantren.

Program unggulan IPI penyaluran beasiswa bagi santri, menciptakan dan membina usahawan Islam, bantuan pembinaan dan permodalan untuk koperasi pondok pesantren dengan sistem syariah.

Selain Bupati Banjar, hadir dalam acara Musyawarah Cabang IPI DPC Kabupaten Banjar tersebut Ketua Harian DPW IPI Kalsel KH. Abdul Hamid Marzuki, Perwakilan Kemenag Kabupaten Banjar, Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Perwakilan Anggota DPRD Kabupaten Banjar Gusti Abdurrahman, Ketua Tanfizhiah PCNU Ustadz Nuryadi, dan sejumlah tokoh utusan pesantren dan tokoh pemuda Kabupaten Banjar.

Baca Juga: Al Falah Banjarbaru Jadi Model Pesantren Ramah Anak

Baca Juga: Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, Pemkot Banjarbaru Apresiasi Pondok Pesantren Al-Falah

Editor: Muhammad Bulkini