Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Soal Seragam Non ASN, Noormiliyani Memegang Setara

- Apahabar.com Selasa, 17 Desember 2019 - 15:34 WIB

Soal Seragam Non ASN, Noormiliyani Memegang Setara

Bupati Barito Kuala, Hj Noormiliyani AS, tetap memperbolehkan pegawai non ASN menggunakan PDH. Foto-Humpro Setda Batola

apahabar.com, MARABAHAN – Meski sudah berlaku di beberapa pemerintah daerah, larangan pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN) mengenakan seragam ASN belum diterapkan di Barito Kuala.

Seragam yang dipersoalkan adalah Pakaian Dinas Harian (PDH) berwarna khaki. Biasanya seragam ini dikenakan setiap Senin dan Selasa.

Banjarmasin merupakan salah satu daerah yang menerapkan aturan tersebut, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) tentang Tata Laksana ASN.

Sebagai tindak lanjut aturan tersebut, pegawai non ASN mengenakan atasan putih dan bawahan hitam sejak 9 Desember 2019. Sedangkan Kamis tetap memakai sasirangan dan Jumat setelan olahraga.

Namun Pemkab Batola tampaknya belum memikirkan penerapan peraturan tersebut. Atas pertimbangan manusiawi, aturan seragam semua pegawai di Batola tidak berubah.

“Kami masih belum berpikir yang demikian, karena seolah-olah membeda-bedakan. Mereka juga bagian dari masyarakat dan ASN,” tegas Bupati Hj Noormiliyani AS, Minggu (15/12).

“Hal yang membedakan cuma nama. Kalau seragam juga dibedakan, tentu kasihan mereka (pegawai non ASN),” sambungnya.

Justru dengan tetap mengenakan seragam yang sama, pegawai non ASN tidak merasa memiliki jurang pemisah dalam bersosialisasi dengan ASN.

“Sesuai dengan Setara sebagai motto Batola, saya tidak berpikir ingin mengkotak-kotakkan ASN dengan pegawai non ASN,” beber Noormiliyani.

Sikap Noormiliyani disambut positif sejumlah ASN di Batola. Mereka juga beranggapan perbedaan warna seragam terlalu memperlihatkan perbedaan.

“Saya berterimakasih kepada Bupati Batola, karena tidak membeda-bedakan seragam ASN dengan non ASN,” cetus Bagus Saputra, tenaga honor di Setda Batola.

“Seperti pernyataan Bupati, kami juga bagian dari masyarakat dan sama-sama bekerja dengan ASN untuk kemajuan Batola,” tandasnya.

Baca Juga: DPRD Batola Rampungkan Dua Raperda

Baca Juga: Batola Kembali Terima Penghargaan Peduli HAM

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Aprianoor

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Batola

Kalender 2019 Ditutup, Inilah Kebanggaan Bupati Batola
apahabar.com

Pemkab Batola

Batola Terima Predikat Kepatuhan dari Ombudsman RI
apahabar.com

Pemkab Batola

Menu Jejangkit Dominasi Festival Pangan Lokal dan Ikan Batola
apahabar.com

Pemkab Batola

Inilah Setara, Kelotok Susur Sungai Milik Pemkab Batola
Pilgub

Pemkab Batola

Imbas Pandemi, Partisipasi Pemilih Pilgub Kalsel di Batola Merosot Tajam
apahabar.com

Pemkab Batola

Dimulai Hari Ini, Berikut Alokasi CPNS di Barito Kuala
apahabar.com

Pemkab Batola

Menunggu Asam Turun, Inilah yang Bisa Dilakukan Petani Ikan Marabahan
apahabar.com

Pemkab Batola

3 Pasien Kembali Dinyatakan Sembuh, Termasuk Kasus Awal di Batola
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com