ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Nasional

Kamis, 5 Desember 2019 - 05:45 WIB

Stafsus Presiden, Aminuddin Ma’ruf: Anak Petani yang Ingin Inspirasi Santri

Redaksi - apahabar.com

Staf khusus Presiden Joko Widodo, Aminuddin Ma'ruf. Foto-Twitter

Staf khusus Presiden Joko Widodo, Aminuddin Ma'ruf. Foto-Twitter

apahabar.com, JAKARTA – Aminuddin Ma’ruf dipercaya menjadi Staf Khusus (Stafsus) Milenial Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Aminuddin ingin agar dirinya menjadi inspirasi bagi anak desa dan santri untuk selalu optimis meraih impiannya karena saat ini ada begitu banyak peluang dan kesempatan untuk maju.

Dalam Sarasehan Nasional yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) Pengurus Besar Nahdhatul Ulama di Jakarta, ia mengatakan sudah saatnya anak-anak muda mengambil bagian, berperan dalam pembangunan, dan tetap optimis menghadapi hari depan.

“Saya anak desa. Orangtua saya petani,” kata mantan Ketua Umum PMII itu yang disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.

Baca juga :  2 Petani di Poso Diduga Disandera MIT, 1 Ditemukan Tewas

Langkahnya hingga ditetapkan sebagai salah satu Staf Khusus Presiden dari kalangan milenial itu terbilang menginspirasi anak-anak muda seusianya.

Aminuddin yang lahir di Karawang, 27 Juli 1986 itu adalah sosok aktivis muda Islam yang berjuang dari bawah, dimulai sebagai aktivis mahasiswa di PMII Cabang Jakarta Timur, sampai mencapai posisi puncak sebagai Ketua Umum PB PMII di periode 2014-2016.

Dia kemudian berinisiatif menggalang suara dari kalangan muda santri dan pesantren dengan membentuk Samawi (Solidaritas Ulama Muda Jokowi). Sampai kemudian ditetapkan sebagai Staf Khusus Presiden Gugus Muda, Aminuddin menegaskan bahwa anak muda saat ini punya peluang yang lebih besar untuk maju.

Baca juga :  Resmi, Pegawai KPK Berubah Status Jadi ASN

Baca Juga: Jokowi Minta Kowani Tangkal Berita Bohong

Baca Juga: Kisah Pilu Ibu Muda, Ditinggal Suami Karena Bayinya Cacat

Baca Juga: Pasca-ledakan Granat Asap, Monas Tetap Buka dan Beroperasi Normal untuk Umum

Baca Juga: Akomodir Usulan Indonesia, Arab Saudi Bangun Toilet Bertingkat di Mina

Sumber: Republika
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Update Corona, Habib Banua Desak Penerbangan dari China Ditutup
apahabar.com

Nasional

Dua Hari Sempat Turun, Kasus Baru Corona di China Naik Lagi
apahabar.com

Nasional

Pemilu 2019, Hari yang Melelahkan bagi Pejuang Demokrasi
apahabar.com

Nasional

Terungkap, Pengakuan Pria yang Tinggalkan Istri karena Bayinya Cacat
apahabar.com

Nasional

Posko Logistik Jakarta Barat Kekurangan Pasokan Air Bersih
apahabar.com

Nasional

Bocah di Deli Serdang Sudah 20 Hari Tidur
apahabar.com

Nasional

7 Alat Sistem Peringatan Dini di Pantai Gunungkidul Tak Berfungsi
apahabar.com

Nasional

Ada Wartawan Terpapar Corona, PWI Ingatkan Protap Peliputan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com