Pantas GR86 Jadi Primadona di GIIAS 2022, Berapa Harganya? Akhirnya, Truk Pertamina yang Terbalik di Martapura Berhasil Dievakuasi Maksimalkan Potensi EBT, CPI: Pengembangan EBT Jangan Asal-asalan! Dilantik Jadi Sekda, Yani Tambah Daftar Kosong Kepala Dinas Pemkab HST Heboh Siswa Banjarmasin Diduga Tertular Covid-19, Disdik Turun Tangan
agustus

Sukamta Tak Beri Toleransi Oknum yang Permainkan Anggaran Desa

- Apahabar.com     Rabu, 18 Desember 2019 - 09:12 WITA

Sukamta Tak Beri Toleransi Oknum yang Permainkan Anggaran Desa

Bupati Tala, Sukamta. Foto-apahabar.com

apahabar.com, PELAIHARI – Bupati Tanah Laut (Tala), Sukamta, memperingatkan kepada setiap aparatur desa di wilayahnya agar tidak melakukan mark up atau melakukan pekerjaan fiktif.

“Tidak ada toleransi dan tidak ada ampunannya bagi yang berani bermain-main,” tegas Sukamta.

Peringatan keras itu ia sampaikan saat memberikan arahan dalam rakor Evaluasi Pelaksanaan Pemeriksaan Temuan Hasil Pemeriksaan serta Tindak Lanjut atas Hasil Pemeriksaan terhadap Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Balairung Tuntung Pandang, Selasa (17/12).

Sukamta pun meminta sekretaris desa (sekdes) untuk bekerja maksimal membantu kepala desa. Dalam beberapa kasus, kesalahan terjadi karena sekdes tidak bekerja maksimal.

Menurut Sukamta, sudah seharusnya sekdes menjalin koordinasi yang baik dengan kepala desa. Sebagai pejabat pengendali tata kelola keuangan, mestinya sekdes juga dapat memahami kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam laporan keuangan.

“Kita melihat kesalahan-kesalahan itu terjadi karena sekdes tidak bekerja secara maksimal, termasuk pemahaman tentang barang dan jasa masih sangat rendah,” katanya.

Pemkab Tala berencana akan menggelar bimbingan teknis untuk mencegah kesalahan berulang yang dilakukan perangkat desa. Sukamta juga berpesan kepada aparatur desa agar tidak malu bertanya jika menemui persoalan yang tidak dipahami.

“Kita harus sama-sama menjaga. Kalau tidak paham harus bertanya. Insya Allah orang-orang di Inspektorat akan membantu memberikan solusi,” katanya.

Dalam evaluasi kali ini disampaikan hasil temuan pada 2018 hingga 2019. Dari 102 desa yang sudah diaudit, semua yang bersifat material mencapai Rp 3,6 miliar.

Hasil audit ini disampaikan sudah berhasil diselesaikan Rp 1,8 miliar, sementara sisanya masih perlu diselesaikan agar tidak bermasalah secara hukum.

“Itulah kenapa kita panggil semua kades untuk hadir di acara ini. Supaya kesalahan-kesalahan yang terjadi tahun kemarin, tidak terjadi lagi di tahun depan. Mumpung lagi proses penyusunan APBDes,” jelasnya.

Baca Juga: Masyarakat Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana Desa Banua Asam

Baca Juga: Dewan Kota Sesalkan Serapan Anggaran 2019 Kurang Maksimal

Reporter: Ahc14
Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

The Fed

Tak Berkategori

Indikasi Kebijakan Longgar The Fed, Rupiah Berpeluang Menguat
apahabar.com

Tak Berkategori

Ikuti Ajaran Rasulullah Cara Lengkapi Keberkahan Hidup
apahabar.com

Tak Berkategori

Debat Kedua Pilbub Tanbu, Mila – Zainal Komitmen Bangun Kampung
Prokes

Tak Berkategori

Abai Prokes, 6 Warga di Tabalong Terjaring Operasi Yustisi

Tak Berkategori

Arti Nama Adzam Ardiansyah Sutisna, Anak Pertama Sule dan Nathalie Holscher

Tak Berkategori

Surat Kabar Tuai Ancaman Usai Terbitkan Kartun Nabi
Chelsea

Tak Berkategori

Jadwal Lengkap Liga Inggris Pekan ke-6, Manchester United Vs Chelsea, Frank Lampard Disorot
Banjarmasin

Tak Berkategori

Kasus BPK Tewaskan Ibu Muda, Pemkot Bakal Kumpulkan Relawan se-Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com