Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan 13 Menit di SDL, Jokowi Disambut Meriah Ribuan Pengungsi Banjir Kalsel Titah Jokowi di Mataraman Kalsel: Segera Perbaiki Jembatan BREAKING! Jokowi Tiba di Kalsel, Langsung Blusukan Bagi Sembako

Tekan Lonjakan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Sayed Jafar Launching RLKC

- Apahabar.com Senin, 23 Desember 2019 - 18:12 WIB

Tekan Lonjakan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Sayed Jafar Launching RLKC

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar bersama Kasis dan para ASN Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kotabaru sesaat usai melaunching RLKC di Kotabaru. Foto-apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Masih tingginya kasus kekerasan yang menimpa kaum perempuan dan anak menjadi atensi tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru.

Keseriusan penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak itu tergambar, saat Pemkab Kotabaru melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana melakukan launching Rumah Layanan Krisis Center (RLKC), Senin (23/12) siang.

Bupati Sayed Jafar mengatakan, keberadaan RLKC sebagai upaya mengantisipasi menekan terjadinya kasus kekerasan dalam rumah tangga termasuk kasus yang menimpa perempuan dan anak Kabupaten Kotabaru.

“Hal ini juga sebagai langkah, dan keseriusan penanganan dari Pemkab Kotabaru untuk menekan, dan meminimalisir terjadinya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujarnya.

Menurutnya, diresmikannya RLKC juga merupakan langkah untuk mempermudah masyarakat mendapatkan penanganan, dan pendampingan apabila mengalami kasus dalam keluarga.

“Dengan adanya rumah layanan ini dapat dijadikan wadah untuk memecahkan berbagai persoalan. Utamanya, yang menyangkut dengan kasus kekerasan perempuan dan anak,” harap Bupati Sayed.

Sementara, Cipta Waspada, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kotabaru menyampaikan, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kotabaru mengalami peningkatan.

“Kasus itu, sangat tinggi di Kotabaru. Tapi, semuanya bisa ditangani dengan baik. Nah, keberadaan rumah layanan ini kedepan dapat bermanfaat, dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan pendampingan, dan rumah singgah bagi korban kekerasan,” pungkasnya menutup.

Baca Juga: FOTO: Aksi Solidaritas “Urang” Banjar untuk Muslim Uighur

Baca Juga: Demi Uighur, “Urang” Banjar Rela Hujan-hujanan di Jalan

Baca Juga: Usai Akad Islam, Mempelai di Banjarmasin Lakukan Pemberkatan

Baca Juga: Mengenal Maskot Pilkada Kalsel “Si Buti”

Reporter: Ahc20
Editor: Syarif

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tak Sinkron dengan Provinsi, Data Covid-19 HST Hanya Nambah Satu Positif
apahabar.com

Kalsel

Giliran Buruh Siap Demo Dewan Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Buka Pendaftaran Pertengahan November, PAN Tegaskan Tak Ada Mahar
apahabar.com

Kalsel

Iduladha di Masa Pandemi, Ketua DPRD Kotabaru Pilih Mudik
apahabar.com

Kalsel

Tiga Wilayah Kalsel Masih Terancam Banjir, Ada Dua Faktor Penyebab Menurut BPBD Erat Kaitannya
vaksin covid-19

Kalsel

Polisi Jaga Ketat Distribusi Vaksin Covid-19 Tahap Dua di Kalsel
DPR

Kalsel

Anggota DPR RI Pengganti Zairullah Azhar Terima Aspirasi Rusaknya Jalan di Tapin
apahabar.com

Kalsel

Di Kalsel, Panglima TNI dan Polri Salurkan Bantuan Baksos Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com