Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu

Terdakwa Kasus Pencabulan 9 Santriwati di Limpasu Divonis 12 Tahun

- Apahabar.com Kamis, 19 Desember 2019 - 17:21 WIB

Terdakwa Kasus Pencabulan 9 Santriwati di Limpasu Divonis 12 Tahun

Tertunduk, AJM, terdakwa kasus pencabulan santriwati pada salah satu Ponpes di Limpasu mendengarkan putusan Majelis Hakim PN Kelas II Barabai. Foto-apahabar.com/HN Lazuardi

apahabar.com, BARABAI – Terdakwa pencabulan terhadap santriwati, Ahmad Junaidi Mukti atau AJM (61), divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Barabai, dengan hukuman penjara 12 tahun, AJM juga dikenakan pidana denda sebesar Rp500 juta, Kamis (19/12) siang.

“Terdakwa dan pengacara diberikan waktu 7 hari untuk menentukan sikap,” ujar Hakim Ketua, Ziyad.

Vonis itu sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Bayu Teguh Setiawan. Hanya saja berbeda terhadap denda yang sebelumnya Rp200 juta.

“Kalau untuk penentuan sikap (terdakwa minta banding), jelas saya akan laporkan dulu kepada pimpinan. Melaporkan secara berjenjang. Perkara ini kan menarik perhatian,” kata Bayu.

Saat sidang digelar, keluarga terdakwa menghadiri sidang putusan itu.

Menyikapi putusan Pengadilan Negeri Kelas II Barabai, keluarga terdakwa Ahmad Junaidi Mukti (61) tetap tenang.

Terlihat usai persidangan, keluarga terdakwa langsung meninggalkan kantor PN Barabai.

Namun, AJM sendiri masih membantah apa yang didakwakan terhadap dia.

“Saya tidak terima dengan dakwaan itu. Untuk banding, saya pikir-pikir dulu,” kata AJM usai menjalani sidang putusan.

Sementara kuasa hukum terdakwa, Nazmaniah Imberan dan Saidina Hamzah mengatakan untuk banding tergantung kliennya, AJM.

“Itukan haknya terdakwa. Kita optimis saja mendampingi selayaknya tugas kuasa hukum,” tegas Saidina.

Seperti diketahui, AJM adalah oknum pengasuh sekaligus pendiri salah satu pondok pesantren di Kecamatan Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) ini ditetapkan tersangka kasus kekerasan seksual pada 9 santriwatinya.

Ditetapkannya AJM sebagai tersangka, usai salah satu orang tua korban, Khairullah atau Uwah melaporkan kasus itu ke Polres HST pasa 9 Mei 2019.

Pada 17 Mei AJM dipanggil sebagai saksi oleh polisi. Hingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan pada 23 Mei.

“Melalui penyelidikan panjang, meski pada saat pemeriksaan pelaku tidak mengakui perbuatannya tapi karena bukti-bukti lengkap, maka dilakukan penahanan terhadap oknum tersebut dan telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kapolres HST,  AKBP Sabana Atmojo kepada apahabar.com, Jumat (31/5).

Sebulan lamanya Polisi mendalami kasus ini sebelum benar-benar menyampaikannya ke publik. Akhirnya Polres HST menetapkan 9 santri sebagai korban pencabulan HST.

Agar segera bisa mengadili pelaku, Polres HST menyerahkan Surat Pemberitahuan Dimulai Penyidikan (SPDP) pada 27 Juni lalu untuk disidangkan. Namun oleh jaksa, dinyatakan belum lengkap (P18), Kamis 11 Juli 2019.

Hingga akhirnya, berkas dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri HST dan diserahkan ke PN Barabai pada Selasa (13/9). Perkara pun mulai disidangkan pada hari berikutnya.

Baca Juga: Lagi, Sidang Kasus Pencabulan di Ponpes Limpasu Ditunda Hakim

Baca Juga: Sidang Lanjutan Kasus Pencabulan 9 Santriwati di Limpasu Sempat Alot

apahabar.com

Berdiskusi, Terdakwa AJM berunding dengan dua Kuasa Hukumnya, Nazmaniah Imberan dan Saidina Hamzah usai pembacaan putusan oleh Hakim Ketua, Ziyad. Foto-apahabar.com/HN Lazuardi

apahabar.com

Terdakwa AJM usai menjalani sidang putusan di PN Kelas II Barabai. Foto-Istimewa

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai
apahabar.com

Hukum

Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria di Tanah Bumbu Diamankan Polisi
apahabar.com

Hukum

Simpan Belasan Paket Sabu di Saku, Warga HKSN Banjarmasin Dibekuk Polisi
apahabar.com

Hukum

Bawa Sabu ke Tabalong, Pemuda Asal Banjarmasin dan Barut Ditangkap Polisi
apahabar.com

Hukum

Dugaan Korupsi Jalan Tani Desa Ambawang Tala, Eks Kades-Kontraktor Resmi Tersangka
apahabar.com

Hukum

Niat Kabur, Pencuri Mobil di Balikpapan Utara Diringkus di Banjarmasin 
apahabar.com

Hukum

Terkait Penetapan Tersangka Bachtiar Nasir, Ahli Hukum: Bukan Kriminalisasi Selama Ada Bukti
apahabar.com

Hukum

Pelaku Pembunuhan Berencana Diringkuk
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com