UPDATE 264 Rumah di HST Hilang Disapu Banjir, 9 Meninggal BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar

Tes Wawasan Kebangsaan, Aktor Baru dalam Seleksi Para Calon Abdi Negara

- Apahabar.com Jumat, 20 Desember 2019 - 19:08 WIB

Tes Wawasan Kebangsaan, Aktor Baru dalam Seleksi Para Calon Abdi Negara

ilustrasi PNS.Foto-Net

Oleh: Nuris Shobah

BEBERAPA hari lalu lalu, hari terakhir pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS oleh BKN.

Beberapa kementerian, lembaga, dan instansi telah mengumumkan hasil seleksi administrasi.

Pelamar yang lolos seleksi akan menaiki tangga selanjutnya yaitu seleksi kompetensi dasar dengan passing grade masing-masing yang telah ditetapkan.

Tahapan ini sangatlah brilian, guna mengukuhkan PNS yang piawai di bidangnya. Tahap ini terdiri atas tes tulis, fisik, dan wawancara.

Dalam tes tulis tersebut, pemerintah menambahkan soal-soal wawasan kebangsaan. Upaya ini diterapkan sejak tahun lalu.

Tapi sungguh di luar ekspektasi, para calon pengabdi negara tersebut tidak paham mengenai wawasan kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan nasionalisme walaupun hanya sampai pengetahuannya saja.

Alhasil 80 % pelamar CPNS tahun 2018 gagal dalam tes tersebut. Hal ini seharusnya tidak terjadi mengingat tanggung jawab yang akan mereka pikul sebagai abdi negara.

Seorang abdi negara bertugas melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh pejabat pembina kepegawaian sesuai peraturan perundang-undangan yang berlandaskan Pancasila.

Lalu apa jadinya jika mereka tidak paham hal tersebut? Apakah mereka mampu melaksanakan tugas dengan benar?

Wawasan kebangsaan tentulah berpengaruh terhadap baik buruknya kinerja mereka.

Akibat kurangnya pemahaman wawasan kebangsaan, maka sering terjadi penyalahgunaan wewenang mereka yang melenceng dari tujuan mencapai cita-cita bangsa dan negara.

Terbukti hingga saat ini masih banyak PNS yang dipecat karena korupsi. Terlebih sikap mereka yang seolah-olah minta dilayani dan bukan melayani.

Secara tidak langsung Kita tahu bahwa mereka belum mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila seutuhnya.

Lebih mengejutkan lagi paham radikalisme mulai muncul di tubuh mereka. Jika hal ini tidak segera dicegah, maka bukanlah tidak mungkin kestabilan negara akan terganggu.

Salah satu cara menangkal hal tersebut adalah dengan memasukkan tes wawasan kebangsaan.

Tes wawasan kebangsaan harus tetap menjadi bagian dan menjadi poin plus dari sekian banyak soal tes CPNS demi kebaikan kita bersama, baik dari kalangan abdi negara dan masyarakatnya.

Ini sangatlah diperlukan, mengingat urgensi wawasan kebangsaan para PNS yang menurut saya mencapai level darurat.

Baca Juga: B30 Terkesan Dipaksakan, dan Tak Sepenuhnya Sesuai NDPE

Baca Juga: Guru Potensial di Era Milenial

Penulis adalah Mahasiswi Universitas Islam Malang

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Opini

Ijtihad Politik Pemilih 2020
apahabar.com

Opini

Memurnikan Sakit Berbekal Tauhid
apahabar.com

Opini

Catatan Jaya Suprana: Mendambakan Keadilan Sosial
apahabar.com

Opini

Alumni Pesantren VS Ustadz Karbitan
apahabar.com

Opini

Peran Besar Para Influencer di Tengah Wabah
apahabar.com

Opini

Iuran BPJS Naik, Rakyat Tercengang
apahabar.com

Opini

Indonesia Lockdown: Melawan Virus Covid-19 dan RUU Omnibus Law
apahabar.com

Opini

Habib Rizieq Syihab dalam Pusaran Kebencian dan Kerinduan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com