apahabar.com
Menteri Perhubungan Republik Indonesia pada Kabinet Indonesia Maju (2019 - 2024), Budi Karya Sumadi tampak datang lebih awal di acara peresmian terminal baru Syamsudin Noor. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARBARU – Sebanyak 1.400 orang personel gabungan TNI dan Polisi dikerahkan untuk mengamankan kedatangan Presiden Jokowi di Kalimantan Selatan.

Komandan Korem 101/Antasari Inf M Syech Ismed mengatakan, ribuan personel tersebut disiagakan sejak pagi hingga acara selesai.

“Di sekitar Bandara ini kita amankan sesuai radius dengan protap yang ada,” ujarnya, Rabu (18/12) pagi.

apahabar.com
Komandan Korem 101/Antasari Inf M Syech Ismed. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

Beberapa fasilitas keamanan tampak tersedia kendaraan Jihandak milik TNI AD yang disediakan tidak jauh dari lokasi acara peresmian terminal baru Bandara Syamsudin Noor.

Danrem menyebut, kendaraan penjinak bom tersebut selalu disiagakan setiap kali ada kunjungan kepresidenan ke daerah.

Ketatnya pengamanan di Bandara Syamsudin Noor diakui Danrem tidak akan mengganggu pengunjung di Bandara tersebut. Dia memastikan, tidak ada penutupan akses pengunjung bandara bagi para penumpang angkutan udara.

Menurut agenda, Jokowi akan tiba sekitar pukul 11.00 Wita dan akan langsung meresmikan terminal baru Syamsudin Noor.

Baca Juga: Tinjau Lokasi Ibu Kota Negara Baru, Jokowi Belum Tentukan di Mana Bangun Istana

Baca Juga: Desember, Jokowi Digadang Resmikan Operasional Bandara Syamsudin Noor Internasional

Reporter: Rizal khalqi
Editor: Muhammad Bulkini