Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

Uji Kompetensi, Redpel apahabar.com Terbaik di Madya

- Apahabar.com     Minggu, 15 Desember 2019 - 21:22 WITA

Uji Kompetensi, Redpel apahabar.com Terbaik di Madya

Salah satu Penguji UKJ di Bontang, Bayu Wardana menyerahkan sertifikat kompetensi jurnalis kepada Redaktur Pelaksana apahabar.com. Foto-apahabar.com/Muhammad Robby

apahabar.com, BONTANG – Lima jurnalis asal Kalimantan Selatan dinyatakan kompeten dalam profesinya.

Mereka yang tergabung dalam keanggotaan Aliansi Jurnalis Independen atau AJI itu mengikuti Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) di Bontang, Kalimantan Timur.

UKJ digelar AJI Balikpapan yang membawahi Kalsel hingga Kaltara, selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Desember.

“UKJ ini bukan sekadar formalitas belaka. Mereka yang lulus dinyatakan kompeten sebagai jurnalis,” ujar Ketua Badan Penguji Aji Indonesia Budi Santoso di sela penutupan UKJ, Minggu malam.

UKJ digelar AJI sebagai upaya menjawab persoalan profesionalisme dan independensi khususnya di tahun politik dan era jurnalisme digital seperti sekarang. Juga, refleksi penegakkan etika jurnalistik di kalangan jurnalis.

Sebagai panduan utama, jurnalis dibekali oleh kode etik selama bekerja. Karenanya, jurnalis setara dengan profesi lainya, seperti: dokter, advokat, atau guru.

Secara nasional, Indonesia memiliki Kode Etik Jurnalistik atau KEJ yang dirancang oleh Dewan Pers, sebagai wakil sejumlah organisasi jurnalis.

Dari 11 pasal, AJI sendiri kemudian meratifikasinya menjadi 20 poin utama. Mulai dari menghormati hak publik akan informasi yang benar hingga menggunakan cara yang etis dan profesional selama bekerja.

20 ‘pasal’ itu yang kemudian digunakan jurnalis selama menjalankan kerja-kerja jurnalistik; mencari, memiliki, menyimpan, mengolah, dan mendistribusikan informasi ke publik. Selain KEJ, AJI juga mengatur etik anggotanya melalui kode perilaku.

Pemahaman akan KEJ dan Kode Perilaku itu, kata Budi, diujikan ke jurnalis selama UKJ. Untuk memastikan mereka sudah menjalankan praktik jurnalistik yang ideal. Memahami Undang-Undang Pers dan tidak melabrak regulasi.

“Penilaian yang penguji lakukan tidak sembarangan, butuh berjam-jam untuk melakukan penilaian,” jelas jurnalis senior LKBN Antara itu.

Selain Budi, belasan jurnalis diuji oleh jurnalis senior seperti Abdi Purnomo (Tempo), dan Bayu Wardhana (independen.id). Pengetahuan umum tentang pers, teori jurnalistik, dan kode etik yang dimiliki masing-masing peserta ujian diukur oleh para penguji tersebut.

Ada 18 jurnalis lintas media mengikuti UKJ itu. Lima di antaranya berasal dari Kalsel. Baik, media online hingga televisi.

Dari kelima peserta, Redaktur Pelaksana apahabar.com Fariz Fadhillah meraih predikat terbaik di jenjang kompetensi jurnalis madya.

Fariz berhasil mengungguli tiga peserta yang berasal dari media nasional, lokal, dan televisi.

“UKJ bukan cuma penting untuk pembuktian kompetensi, tapi juga peningkatan kapasitas jurnalistik, khususnya soal etika,” jelas Fariz.

UKJ AJI, kata Fariz, tak cuma melulu ihwal pendalaman nilai dan unsur berita. Pun, dengan keterampilan mengolah informasi semata.

“Etika ini penting sebagai pemandu dan alarm untuk jurnalis,” kata dia.

Selain Fariz, mereka yang dinyatakan ke lolos UKJ di jenjang jurnalis muda antara lain Ahmad Husaini (Jejakrekam), Muhammad Robby (Apahabar), Yanda Ramadhani (TVRi), dan Donny Muslim (Banjarhits-Kumparan).

Sementara, Sekretaris AJI Balikpapan, Teddy Rumengan mengatakan sekitar 90 persen anggota AJI Balikpapan sudah terverifikasi oleh Dewan Pers.

“Kita ingin kawan-kawan semua terverifikasi. Bukan hanya sesuai standar jurnalistik, tapi juga menyangkut etik dan moral,” tegasnya.

Mereka terus berupaya merangkul anggota AJI Balikpapan yang tersebar di seluruh Kalimantan agar tersertikasi oleh Dewan Pers.

“Ini akan terus dilaksanakan agar jurnalis benar-benar menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.

Baca Juga: Pelajar yang Tenggelam di Sungai Karang Mumus Akhirnya Ditemukan!

Baca Juga: Pemerintah Targetkan 126 Juta Hektar Lahan di Kaltim Dilindungi

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Penajam

Kaltim

Warga Penajam Mau ke Balikpapan, KTP Bakal Ditahan di Posko Cek Poin
apahabar.com

Kaltim

Gubernur: Apeksi Mitra Kerja Pemerintah
apahabar.com

Kaltim

Gubernur Kaltim Harapkan Pjs Bupati/Wali Kota Sukseskan Pilkada dan Cegah Covid-19

Kaltim

Puluhan Ribu Pil Ekstasi dan Sabu Diblender Polresta Samarinda
Banjir Lumpur di Balikpapan

Kaltim

Banjir Lumpur di Prapatan Balikpapan, 6 Rumah Warga Kena Imbas
Polda Kaltim

Kaltim

Polda Kaltim Blender 1 Kg Sabu, 5 Tersangka Masuk Bui
APPB

Kaltim

APPB Desak KPK Periksa Wali Kota Balikpapan, Begini Respon Rizal Effendi
Kejuaraan Kota Bulutangkis

Kaltim

Mendadak, Kejurkot Bulutangkis Balikpapan Ditunda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com