Asrama di Kayu Tangi Jadi Lokasi Karantina, Warga Ungkap Biang Penolakan Puluhan Warga Tolak Kawasan Kayu Tangi Jadi Lokasi Karantina Warga Tapin Positif Covid-19 Termasuk Klaster Gowa, Pelacakan Dimulai Update Corona di Batola: ODP Naik, Barambai Terbanyak Bantu Pemerintah, Ketum Hipmi Rela Hotelnya Jadi Tempat Isolasi




Home Nasional

Rabu, 18 Desember 2019 - 09:18 WIB

Usulan Anggota Dewan Pengawas KPK, Jokowi Sebut Sejumlah Nama

rzky p - Apahabar.com

Presiden Joko Widodo dalam diskusi dengan wartawan di Balikpapan, Rabu (18/12). Foto-Antara

Presiden Joko Widodo dalam diskusi dengan wartawan di Balikpapan, Rabu (18/12). Foto-Antara

apahabar.com, BALIKPAPAN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan sejumlah nama yang diusulkan sebagai calon anggota Dewan Pengawas KPK.

“Dewan Pengawas KPK ya nama-nama sudah masuk tapi belum difinalkan karena kan hanya 5, ada dari hakim, ada dari jaksa, ada dari mantan KPK, ada dari ekonom, ada dari akademisi, ada dari ahli pidana,” kata Jokowi dalam diskusi dengan wartawan di Balikpapan, Rabu (18/12) pagi.

Lima orang anggota Dewas KPK rencananya akan dilantik bersama dengan lima orang komisioner KPK 2019-2023 pada 20 Desember 2019.

“Ada hakim Albertine Ho, itu tapi belum diputuskan loh ya, Pak Artidjo, saya ingat tapi lupa, dan belum diputuskan,” tambah Jokowi sambil menambahkan nama Ketua KPK jilid 1 Taufiequerachman Ruki juga diusulkan sebagai calon anggota Dewan Pengawas.

Jokowi memastikan bahwa orang-orang yang terpilih sebagai Dewan Pengawas adalah orang-orang yang baik.

“Saya kira itu namanya ya nanti ditunggu sehari saja kok, yang jelas nama-namanya nama yang baik lah, saya memastikan nama yang baik,” tegas Jokowi.

Mengenai calon dari jaksa dan ekonom, Presiden belum mau menyebutkan nama-nama mereka.

Baca juga :  KPK Soroti Sektor Pengadaan Barang dan Jasa Kalsel

“Jaksa siapa ya, ada jaksa yang tidak aktif lagi (pensiun) kelihatannya, kalau ekonom masuk biar seimbang, (anggota dewan pengawas) pasti baik-baiklah,” tambah Jokowi.

Presiden mengaku masih akan terus menyaring usulan nama-nama tersebut sampai Kamis (19/12).

“Jumat (20/12) dilantik, Kamis kan sudah tahu, ini terus disaring,” ungkapnya.

Jokowi kembali menegaskan bahwa nama-nama tersebut belum final dan masih akan dibahas kembali.

Albertina Ho dikenal sebagai ketua majelis hakim yang menyidangkan kasus suap pegawai pajak Gayus Tambunan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ia dikenal gigih dan tegas dalam menyidangkan perkara. Saat ini Albertina Ho menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kupang.

Sedangkan Artidjo Alkostar adalah mantan Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung. Ia mendapat banyak sorotan atas keputusan memperberat vonis terdakwa kasus korupsi, Artidjo sudah pensiun pada Maret 2018.

Semantara Taufiequrachman Ruki adalah Ketua KPK periode 2003-2007 dan pelaksana tugas ketua KPK 2015 yang merupakan lulusan terbaik Akademi kepolisian (Akpol) 1971.

Dewan Pengawas antara lain bertugas untuk mengawasi pelaksanaan tugas dan wewenang KPK, memberikan izin atau tidak memberikan izin penyadapan, penggeledahan, penyitaan, menyusun dan menetapkan kode etik pimpinan dan pegawai KPK, menerima dan laporan dari masyarakat mengenai adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh pimpinan dan pegawai dan lainnya.

Baca juga :  Jokowi Optimis Dengan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Dewan Pengawas juga menerima dan menindaklanjuti laporan dari masyarakat mengenai adanya dugaan pelanggaran kode etik oleh pimpinan dan Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi atau pelanggaran ketentuan.

Pasal 69A ayat (l) UU No 19 tahun 2019 tentang Perubahan UU KPK menyatakan “Ketua dan anggota Dewan Pengawas untuk pertama kalinya ditunjuk dan diangkat oleh Presiden Republik Indonesia”.

Kehadiran Dewan Pengawas di bawah Presiden memang diatur sebagaimana dalam Pasal 37A, Pasal 37B, Pasal 37C, Pasal 37D, Pasal 37E, Pasal 37F, dan Pasal 37G serta Pasal 69A, Pasal 69B, Pasal 69C, dan Pasal 69D.

Baca Juga: Keberadaan Dewan Pengawas Perkokoh KPK

Baca Juga: Sepanjang 2016-2019 KPK Tetapkan 608 Tersangka Korupsi, Selamatkan Uang Negara Rp 63 Triliun

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi: Segera Buka Akses ke Daerah Terisolir di Sukajaya Bogor
apahabar.com

Nasional

Dukung Inpres Jokowi, Hipmi Minta Menteri Tak Seenaknya Buat Regulasi Baru

Nasional

Pelaku Pembunuhan Mayat di Dalam Drum Tertangkap!
apahabar.com

Nasional

Ustaz Somad: Ibu Meninggal Persis Seperti Keinginan Beliau
apahabar.com

Nasional

Saul Canelo Alvarez KO Rocky Fielding di Ronde 3
apahabar.com

Nasional

KPK Akan Sorot Pelaksanaan PPDB 
apahabar.com

Nasional

Terdapat 3.680 Korban, Polisi Ungkap Sindikat Mafia Perumahan Syariah
apahabar.com

Nasional

Mutilasi Warga dan Tembak Polisi, Ali Kalora Cs Diburu Satgas Tinombala