Persiba Cuci Gudang, Coret Tujuh Pemain Jelang Delapan Besar Liga 2 Paman Birin Minta Wali Kota dan Bupati Maksimalkan Serapan Anggaran 2022 Kasus Covid-19 di 21 Daerah Naik, Pemerintah Meminta Masyarakat Tetap Waspada Truk Terguling di A Yani Banjarmasin, Satu Orang Tewas Sopir Truk Terguling di A Yani Banjarmasin Bakal Tersangka!

Wali Kota Tarakan Terbitkan Edaran Pembatasan Pembelian BBM

- Apahabar.com     Senin, 30 Desember 2019 - 05:30 WITA

Wali Kota Tarakan Terbitkan Edaran Pembatasan Pembelian BBM

Ilustrasi SPBU. Foto-tribunnews/Herudin

apahabar.com, TARAKAN – Wali Kota Tarakan, Khairul menerbitkan surat edaran nomor : 510/786/DISDAGKOP-UKM tentang Pembatasan Pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Jumat (27/12).

Surat edaran ini ditujukan kepada pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Tarakan dan seluruh masyarakat pengguna BBM.

Surat edaran tersebut menjelaskan bahwa kendaraan roda 4 pembelian BBM jenis solar maksimal Rp150 ribu per hari. Sedangkan kendaraan roda 6 untuk pembelian solar maksimal Rp250 ribu per hari.

Sedangkan untuk BBM jenis premium, kendaraan roda 2 dan roda 3 maksimal pembelian Rp30 ribu per hari dan kendaraan roda 4 maksimal pembelian Rp150 ribu per hari.

“Untuk memberikan perlindungan terhadap konsumen dari pembelian berulang-ulang, mengurangi antrean di SPBU dan menjaga ketertiban, keindahan, kebersihan dan keamanan Kota Tarakan sehingga dilakukan pembatasan pembelian BBM tersebut,” kata Khairul.

Dalam surat edaran terus dinyatakan bahwa pembelian tidak dibenarkan berulang-ulang dalam sehari. Pemilik SPBU diimbau agar tidak melayani masyarakat yang melakukan pengisian dengan tangki kendaraan yang telah dimodifikasi atau menambah kapasitas tangki kendaraan.

Masyarakat dihimbau agar tidak membeli BBM menggunakan jerigen atau lainnya, kecuali untuk usaha pertanian, perikanan, genset rumah sakit tipe c dan d, panti asuhan dan panti jompo berhak mendapatkan solar subsidi dengan rekomendasi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang membidangi.

“Pelanggaran terhadap ketentuan angka l sampai dengan angka 5 dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” katanya.

Baca Juga: 2020, Pertamina Targetkan Transaksi di SPBU Gunakan Non Tunai

Baca Juga: Terungkap Motif Duel Maut di SPBU Liang Anggang

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltara

Varian Delta Masuk, Kaltara Serukan Masker Dua Lapis
apahabar.com

Kaltara

Tak Sampaikan LPJ, Siap-Siap Tak Dapat Bantuan
apahabar.com

Kaltara

Dekranas Jadikan UMKM Perbatasan Prioritas Pengembangan
apahabar.com

Kaltara

Ekspor Non Migas Kaltara ke India Naik 157,87 Persen
apahabar.com

Kaltara

Sejumlah Sekolah di Kaltara Diganjar Penghargaan Lingkungan Hidup
apahabar.com

Kaltara

Arus Mudik dan Balik Lebaran di Kaltara Lancar
covid

Kaltara

Update Covid-19 Kapuas: Positif 34, Sembuh 44
apahabar.com

Kaltara

Pemprov Kaltara Kekurangan 3.741 PNS, Tertarik?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com