Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

57 Warganya Tewas, Kanada Peringatkan Iran

- Apahabar.com Sabtu, 11 Januari 2020 - 13:25 WIB

57 Warganya Tewas, Kanada Peringatkan Iran

Petugas menunjukkan foto korban salah penumpang pesawat Ukraina yang ditembak Iran. Foto-retuers.

apahabar.com, OTTAWA – Insiden penembakan pesawat Ukraina yang menewaskan 176 penumpang, Rabu (8/1) lalu menimbulkan luka mendalam bagi Kanada. Sebab, sedikitnya 57 warga Kanada tewas dalam peristiwa tersebut.

Dilaporkan Antara, kerabat beberapa warga Kanada yang tewas itu menuntut Perdana Menteri Justin Trudeau untuk mengambil sikap tegas.

“Waktu akan berbicara dan dunia sedang mengamati,” kata Menteri Luar Negeri Francois-Philippe Champagne saat ditanya apakah Iran melakukan penyelidikan atas apa yang terjadi dengan itikad baik.

“Saya kira keterbukaanlah yang sedang dicari masyarakat internasional sekarang,” katanya dalam konferensi pers.

Champagne mengatakan negaranya sekarang memikirkan 57 warga Kanada yang tewas dalam kecelakaan itu. Pihaknya juga sedang membentuk satuan tugas darurat untuk membantu keluarga korban.

Hubungan kedua negara memang tidak bagus. Mengingat Kanada sudah memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran pada 2012 lalu.

Seperti diketahui, peristiwa penembakan itu terjadi pada Rabu lalu, menewaskan 176 orang di pesawat.

Iran mengaku penembakan itu akibat human error. Sebab siaga mereka atas pembalasan yang mungkin terjadi setelah pihaknya meluncurkan roket ke pangkalan pasukan AS di Irak.

Peluncuran roket itu dilakukan sebagai balasan mereka atas serangan drone AS menewaskan jenderal Iran, Qasem Soleimani, di Irak.

Sementara itu, Presiden Iran Hassan Rouhani melalui akun Twitter pribadi, Sabtu (11/1) juga mengakui kesalahan menembak jatuh pesawat Ukraina dengan rudal.

“Investigasi internal Angkatan Bersenjata telah menyimpulkan bahwa misil yang ditembakkan karena kesalahan manusia dan menyebabkan jatuhnya pesawat Ukraina dan menewaskan seluruh penumpang yang tidak bersalah,” cuit Rouhani.

“Investigasi akan berlanjut dan kami akan menuntut tragedi hebat ini sebagai kesalahan tak termaafkan. Republik Islam Iran sangat menyesali kesalahan ini, doa saya tujukan kepada semua keluarga yang berkabung. Saya mengucapkan belasungkawa yang tulus,” sambungnya.

Baca Juga: Tembak Jatuh Pesawat Ukraina, Iran Minta Maaf

Baca Juga: Langgar Sanksi AS terhadap Iran, Bos Huawei Ditangkap di Kanada

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Gempa Magnitude 7,1 di Turki Sebabkan Tsunami, Berdampak ke Indonesia?
apahabar.com

Internasional

Pembatasan Dilonggarkan, Kasus Covid-19 India Salip Italia
apahbaar.com

Internasional

Viral, Penumpang Buka Pintu Darurat Pesawat dan Duduk di Sayap
apahabar.com

Internasional

Pascaledakan, Persediaan Gandum Lebanon Menipis
apahabar.com

Internasional

Rusia Siapkan Vaksinasi Massal Corona pada Oktober
apahabar.com

Internasional

China Uji Coba Vaksin Covid-19 pada Manusia di Uni Emirat Arab
apahabar.com

Internasional

Rilis Video dari RS, Donald Trump Mengaku Jauh Lebih Baik dan Berharap Segera Pulih
apahabar.com

Internasional

Down, Facebook Pastikan Bukan Akibat Serangan DDoS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com