Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir

Akhir 2020, Jembatan Mandastana di Batola Berpotensi Dibangun Lagi

- Apahabar.com Senin, 6 Januari 2020 - 18:41 WIB

Akhir 2020, Jembatan Mandastana di Batola Berpotensi Dibangun Lagi

Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor, bersama Penjabat Sekda, Abdul Manaf, serta Kepala Dinas PUPR, Saberi Thanoor, meninjau lokasi Jembatan Mandastana yang sudah dihancurkan. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Pembangunan ulang Jembatan Mandastana yang ambruk 17 Agustus 2017, bisa saja dilakukan mulai akhir 2020.

Status Jembatan Mandastana sudah almarhum, seiring perampungan proses pembongkaran. Hanya tersisa beberapa tiang jembatan yang masih menyembul di atas air sungai.

Pembongkaran tersebut merupakan tindakan antisipasi dari pihak terkait, mengingat bangkai jembatan menutupi sebagian besar sungai yang masih banyak dilewati kelotok.

Selain menormalkan arus lalu lintas sungai, dikhawatirkan jembatan tersebut ambruk kembali dan memakan korban.

Setelah selesai dibongkar, Pemkab Barito Kuala mulai menyusun rencana pembangunan ulang.

“Pembongkaran sudah selesai, demikian pula proses hukum yang berhubungan dengan jembatan,” papar Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor, Senin (6/1).

“Dengan demikian, kami sudah diperbolehkan melakukan penanganan dengan membangun kembali jembatan di lokasi yang sama,” imbuhnya.

Sebelum dibangun kembali, dilakukan kajian teknis dari Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat, terutama kemungkinan pemanfaatan bekas tiang jembatan.

“Begitu selesai diteliti, baru kemudian memasuki perencanaan desain. Pun jembatan baru bisa dibangun, kalau desain disetujui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” jelas Rahmadi.

“Andai semua tahapan dilalui tanpa kendala, proses pengerjaan dapat dilakukan akhir 2020 menggunakan Anggaran Perubahan. Kalau tak memungkinkan, berarti dibangun setahun kemudian,” imbuhnya.

Pembangunan ulang tersebut dipastikan menggunakan APBD murni, sekalipun terdapat uang pengembalian dari salah seorang terpidana sebesar Rp16,3 miliar.

“Oleh karena bukan Badan Layanan Unit Daerah (BLUD), kami harus bekerja sesuai Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA),” sahut Saberi Thanoor, Kepala Dinas PUPR Batola.

“Sesuai aturan tersebut, dana pengembalian tidak bisa langsung digunakan untuk membangun ulang jembatan,” sambungnya.

Uang pengembalian itu lebih dulu masuk ke kas daerah dan didata Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Batola sebagai sebagai pendapatan daerah.

“Artinya pembangunan menggunakan dana alokasi belanja ABPD yang telah diajukan PUPR dan disetujui DPRD,” tandas Saberi.

Kasus ambruknya Jembatan Mandastana menyeret Rusman Adji, Yudi Ismani dan Datmi ke bui. Mereka masing-masing dihukum penjara 4,6 tahun, 4 tahun dan 4 tahun.

Selain menjalani kurungan, Rusman juga diwajibkan mengembalikan uang negara senilai Rp16,3 miliar.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan Polda Kalimantan Selatan, terjadi pengurangan volume pekerjaan tiang pancang dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi.

Baca Juga: Dibongkar, Jembatan Mandastana Belum Tentu Dibangun Ulang

Baca Juga: PPTK Jembatan Mandastana Divonis 4 Tahun Penjara

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Virus Corona

Kalsel

Hari Ini Vaksin Covid-19 Tiba, Segini Jatah untuk Banjarmasin
Kunjungan Wisatawan di Tanah Laut Capai 345 Ribu Orang

Kalsel

Kunjungan Wisatawan di Tanah Laut Capai 345 Ribu Orang
apahabar.com

Kalsel

Baru Buka, Okupansi Hotel 88 Banjarmasin Terimbas Corona
apahabar.com

Kalsel

Gelar Pesta Rakyat di Peringatan Harjad, Pemprov Kalsel Siapkan Ribuan Porsi Makanan
apahabar.com

Kalsel

Kegembiraan Anak Yatim Dapat Helm Gratis dari Polwan
apahabar.com

Kalsel

Gerak Cepat, Feri Pembawa Ambulans di Kotabaru Langsung Didisinfektan
apahabar.com

Borneo

Terindikasi Beroperasi, Petugas Obok-Obok Eks Lokalisasi Pembatuan dan Batu Besi
apahabar.com

Kalsel

Sasirangan Tala Diyakini Mampu Bersaing di Pasaran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com