Curi Susu Demi Keponakan, Perkara Remaja Banjarmasin Dihentikan Lewat Restorasi Justice Fakta Baru Pembacokan di SPBU Banjar, Tak Ada Duit yang Hilang Dear KPK! Jangan Sia-siakan Pengorbanan Kades Aisyah Kotabaru Anies Baswedan untuk Presiden 2024 Mulai Bergaung di Kalsel Diterjang Banjir Rob, Pemukiman Warga Pesisir Pantai Tala Porak Poranda

Anggaran Bantuan Sosial Bencana Kota Banjarmasin Bertambah di 2020

apahabar.com, BANJARMASIN – Dinas Sosial Kota Banjarmasin menambahkan anggaran bantuan sosial bencana di dalam Anggaran Pendapatan
- Apahabar.com     Kamis, 2 Januari 2020 - 16:26 WITA

Anggaran Bantuan Sosial Bencana Kota Banjarmasin Bertambah di 2020

Kepala Dinas Sosial Banjarmasin, Iwan Ristianto. Foto- Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Dinas Sosial Kota Banjarmasin menambahkan anggaran bantuan sosial bencana di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020.

Dikemukakan Kepala Dinas Sosial Banjarmasin, Iwan Ristianto, bertambahnya anggaran yang semula hanya Rp600 juta di tahun 2019, kini menjadi Rp825 Juta di tahun 2020. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi kejadian di tahun 2019 lalu. Di mana pada tahun itu, anggaran bantuan sosial bencana habis.

“Ini sebagai langkah antisipasi. Sewaktu anggaran 2019 dianggarkan Rp600 juta, ternyata tidak mencukupi, sebab banyaknya musibah yang terjadi di 2019,” sebutnya di sela rapat paripurna DPRD Banjarmasin, Kamis (2/1).

Setelah itu, pihaknya menurut Iwan, meminta anggaran tambahan di APBD Perubahan menjadi Rp800 juta lebih.

“Nah untuk di 2020, anggaran APBD perubahan itu tadi menjadi acuan anggaran di 2020 menjadi APBD Murni untuk anggaran bantuan bencana menjadi Rp825 Juta,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, satu Kepala Keluarga (KK) akan  mendapat bantuan berupa bahan pokok, tenda, bahan dapur. Apabila ada anak yang masih sekolah, maka dibelikan baju seragam.

“Bantuannya beragam, dari Rp1 juta sampai Rp1,5 juta per KK,” terangnya lagi.

Dikatakan Iwan, mengingat di tahun 2019 lalu, intens musibah yang terjadi hampir sama dengan 2018, namun dari jumlah korban lebih besar dari tahun sebelumnya, bahkan ada sampai tiga buah RT sekaligus menjadi korban.

“Kita berharap ya, untuk 2020 kita harapkan anggaran itu pun tidak habis. Bantuan sosial bencana ini dipakai tidak hanya untuk kebakaran saja melainkan dapat diperuntukkan jika musibah lain seperti Banjir dan sebagainya juga,” jelasnya.

Baca Juga: Banjir di Tapin, PLN: Antisipasi Bahaya Listrik dengan 5 Langkah Aman

Baca Juga: Ibnu Sina Buka Suara Terkait Menumpuknya Eceng Gondok di Jembatan Antasari

Baca Juga: Tim BPBD Tapin Tak Ingin Kalah dengan Dingin dan Banjir

Baca Juga: Update Banjir di Tapin: Serbuan Eceng Gondok Ancam Jembatan Malingkung

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Sebabkan Macet dan Menyalahi Aturan, PKL di Banjarbaru Bakal Ditertibkan
apahabar.com

Kalsel

KPU Banjarmasin Pilih Ketua Plh, Gusti Makmur Absen
apahabar.com

Kalsel

Kunjungan Danrem 101/Antasari di Makodim Tanbu Disambut Kegiatan Bakti Sosial
apahabar.com

Kalsel

Klaim Restorasi Ribuan Hektar Gambut Rusak di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Via WhatsApp, Pramuka di Banjarmasin Sukses Galang Dana untuk Warga
Apahabar.com

Kalsel

Baru Diaspal, Jalan Hasan Basry Mawangi HSS Amblas Lagi
Banjir Kalsel

Kalsel

Banjir Kalsel Meluas, Kemensos RI Kirim Bantuan 10 Kontainer Logistik
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel: Total 6.836 Kasus Positif, 4.232 Pasien Sembuh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com