Sopir di Banjarmasin Setop Logistik ke Palangka Raya, Ada Apa? Resmi, Batola Laksanakan PSBB Jilid Kedua Horee, Insentif Tenaga Medis di Banjarmasin Segera Dibayar Kebakaran Jalan Manggis, Korban Tinggal Baju di Badan Siang Bolong, Si Jago Merah Mengamuk di Jalan Manggis




Home Kalsel

Selasa, 14 Januari 2020 - 16:45 WIB

Balapan Liar di Banjabaru Masih Marak, Lokasi Teranyar Jalan Baru ke Bandara

Triaji Nazulmi - Apahabar.com

Balapan liar di sekitar perkantoran Setdaprov Kalsel yang dibubarkan Polres Banjarbaru. Foto-Instagram Polres Banjarbaru

Balapan liar di sekitar perkantoran Setdaprov Kalsel yang dibubarkan Polres Banjarbaru. Foto-Instagram Polres Banjarbaru

apahabar.com, BANJARBARU – Awal tahun ini, aksi balapan liar di Banjarbaru masih marak terjadi. Menyusul banyaknya laporan warga yang resah masuk melalui aplikasi SiHarat Polres Banjarbaru.

“Banyak laporan keresahan warga akibat balap liar, awal tahun ini lebih dari tiga laporan, mulai dari sebelum tanggal 8, lalu tanggal 9 bahkan kemarin juga ada laporan balap liar ini,” ujar Kasat Lantas Polres Banjarbaru, AKP Gustaf Adolf Mamuaya kepada apahabar.com, Selasa (14/1) siang.

Ada dua lokasi favorit yang sering digunakan untuk balap liar ini. Di Lapangan Murjani dan di seputaran Komplek Perkantoran Setdaprov Kalsel, Sungai Tiung Cempaka.

Bahkan, lokasi terbaru kata Gustaf di Landasan Ulin. “Paling sering laporan di Setdaprov, ada juga di Landasan Ulin di jalan baru bandara,” ungkapnya.

Meski begitu, untuk saat ini pihaknya masih memberikan toleransi dengan hanya menghalau pebalap liar yang kebanyak dari usia remaja.

Baca juga :  Hindari Positif Hamil Selama Pandemi, DP2KBP3A Batola Berbagi Kontrasepsi

“Upaya kita masih persuasif, menghalau dulu, membubarkan, kita mengingatkan kembali kepada anak-anak itu. Tapi kalau tidak diindahkan mau tidak mau kita akan mengambil tindakan penegakan hukum,” tegas Gustaf.

Menurutnya, balap liar ini bukan hanya masalah kesatuan lalu lintas saja, melainkan masalah banyak pihak. Dan perlu kerjasama yang baik agar balap liar tak lagi jadi momok keresahan warga.

“Ini bisa dikoordinasikan dengan Dinas pendidikan, Satpol pp, Dishub. Banyak yang bisa terkait dengan balap liar ini termasuk Dispora,” terangnya.

Harusnya, lanjut Gustaf mereka ikut kami giat dan lihat langsung puluhan bahkan ratusan anak anak usia sekolah menyalurkan hobinya ditempat yang tidak semestinya.

“Misal Dispora, minimal menyediakan tempat atau fasilitas untuk hobi mereka. Potensi anak anak balap liar ini banyak karena dari setiap patroli itu lumayan jumlah pesertanya,” paparnya.

Baca juga :  Melanggar PSBB di Banjarmasin Siap-Siap Disanksi, Berikut Aturannya

Untuk itu, Gustaf mengimbau kepada para orang tua agar tidak memberikan kendaraan (motor) kepada anaknya yang masih dibawah umur. Karena hal tersebut akan menjadi bom waktu bagi anak anak.

“Bukan hanya membahayakan si anak tapi juga pengendara motor lainnya. Karena anak yang dibawa umur rata rata mereka masih labil, mereka masih belum memahami sepenuhnya bahwa jalan raya adalah milik umum dan dia berkendara dengan orang lain,” pungkasnya.

Baca Juga: Nasruddin, “Nabi” dari Kahakan Alami Gangguan Jiwa!

Baca Juga: Bersih-Bersih di Kejari HST: Gawai, Kosmetik, hingga Zenith Palsu Jadi Abu

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Terganjal Perda Ramadan, Atlet Biliar tak Bisa Latihan
apahabar.com

Kalsel

Sepeda Motor Dominasi Arus Mudik
apahabar.com

Kalsel

POTRET Kemeriahan H-1 Haul Guru Sekumpul Ke-15
apahabar.com

Kalsel

Fenomena Cacar Monyet: Dinkes Kalsel Tingkatkan Pengawasan dan Pemeriksaan
apahabar.com

Kalsel

LPG 3 Kg Mahal, DPRD Kalsel Terus Soroti Kinerja Satgas Pangan
apahabar.com

Kalsel

Wacana Pemekaran Kabupaten di Kotabaru, Pengamat: Perlu Kajian Akademik!
apahabar.com

Kalsel

Pria Gangguan Jiwa Kambuhan Ngamuk, Seorang Mahasiswi Dilukai
apahabar.com

Kalsel

Di Usia 17 Tahun, AMPG Kalsel Makin Matang